10 December 2019

BNN

BNN Tambah Pusat Rehabilitasi di Yogyakarta

Konfrontasi - Badan Narkotika Nasional (BNN) akan menjadikan Lapas Khusus Narkotika Yogyakarta di Pakem, Kabupaten Sleman, menjadi pusat rehabilitasi bagi pecandu narkotika dan obat-obatan terlarang.

"Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika itu akan dijadikan 'pilot project' rehabilitasi bagi pecandu," kata Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Endang Sudirman, Minggu (14/12).

BNN Dukung Jokowi Hukum Mati Bandar Narkoba

KONFRONTASI - Guna memberikan efek jera, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah menegaskan bandar besar narkoba yang memproduksi secara besar-besaran layak di hukum mati.

"Kami mendukung penuh ketegasan pemerintah dalam mengeksekusi mati bandar besar narkoba yang ada di Indonesia, khususnya di Palangka Raya," kata Kepala BNN Kota Palangka Raya, M Soedjai di Palangka Raya, Jumat.

Pemandu Wisata Diciduk BNN Bawa 5 Kg Narkoba

Konfrontasi – Narkoba seberat 5 kilogram disita Badan Narkotika Nasional RI dari pemandu wisata. Penangkapan dilakukan di Pos Lintas Batas (PPLB) Entikong, Kabupaten Sanggau, Provinsi Kalimantan Barat.

BNN langsung bertindak saat mendapat laporan penyelundupan di Entikong. Kronologi penangkapan berawal dari penyergapan tersangka Lie Fung Njuk (40) di Malaysia. Tersangka bersama adiknya Lie Louk Iuat (37) memakai mobil dari Pontianak menuju Malaysia.

Ini Kata BNN Terkait Tertangkapnya Guru Besar Unhas yang "Nyabu"

KONFRONTASI-Kepala Humas Badan Narkotik Nasional, Komisaris Besar Sumirat Dwiyanto, tidak heran jika seorang wakil rektor terjerat kasus narkoba. Hal ini dinyatakan Sumirat menanggapi kasus tertangkapnya Wakil Rektor Universitas Hassanudin Prof Musakkir yang didtangkap karena pesta sabu di Makassar, Jum'at dini hari lalu.

"Kiai saja terjerat narkoba," ujar Sumirat ketika dihubungi Tempo, Jumat malam, 14 November 2014. Menurutnya, narkoba tidak memilih-milih korbannya.

Dari Laporan Masyarakat, BNN Berhasil Cokok Tiga Pengedar Ekstasi

KONFRONTASI-

Badan Narkotika Nasional Provinsi Bengkulu mengamankan tiga orang diduga pengedar dan pemakai narkoba berinisial JD (40) MI (32) AN (40), dengan barang bukti sebanyak tiga butir ekstasi, Jumat.

Kepala BNN Provinsi Bengkulu Kombes Pol Djoko Marjatno, melalui Kabag TU BNN Provinsi Bengkulu, Norr Said mengatakan, penangkapan tersangka berawal adanya laporan dari masyarakat yang sering melihat tersangka melakukan transaksi mencurigakan di kawasan Kebun Bler, Kota Bengkulu.

BNN Gagalkan Penyelundupan 6 Kg Sabu Asal Malaysia

KONFRONTASI - Narkotika jenis sabu seberat 6 kilogram asal  Malaysia gagal beredr di Indonesia. Badan Narkotika Nasional (BNN) menggagalkan penyelundupan sabu tersebut dari Malaysia ke Tanjung Balai, Sumatera  Utara. Juru bicara BNN Komisaris Besar Sumirat Dwiyanto mengatakan, sindikat jaringan narkoba Tanjung Balai ini, rutin menyelundupkan sabu dari Malaysia ke Tanjung Balai hingga Medan. "Dalam satu bulan, setidaknya mereka bisa mengambil sabu dari Malaysia sebanyak empat kali," kata Sumirat, Kamis, 23 Oktober 2014.

Duh, 75 Persen Pecandu Narkoba dari Kalangan Usia Produktif

KONFRONTASI-Sekitar 75 persen dari seluruh pecandu narkoba di Indonesia adalah pelajar atau dari kalangan usia produktif.

"Rata-rata pecandu narkoba adalah pelajar dan generasi muda, persentasenya sekitar 75 persen dari total pecandu yang mencapai 4,5 juta jiwa di seluruh Indonesia," kata Analis Peran Serta Masyarakat Deputi Pemberdayaan Masyarakat BNN, AKBP Maria Sorlury di Jakarta, Kamis (9/10).

BNN Tangkap WN Tiongkok Penyeludup Sabu

KONFRONTASI - Aparat gabungan yang terdiri dari petugas Bea Cukai, BNN dan Polresta Bandara Soekarno Hatta Tangerang, Kamis, 2 Oktober 2014, menangkap Empat warga negara asing (WNA).

Keempat tersangka berupaya menyelundupkan narkotika total senilai Rp21 miliar ke Indonesia dengan memanfaatkan paket jasa titipan dan menyamarkan dalam barang bawaan penumpang.

 

BNN Ungkap Keberadaan Ladang Ganja di Tapos

KONFRONTASI - Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil mengungkap keberadaan lahan ganja di kawasan Tapos, tepatnya di Kampung Pasir Pogor, Desa Cileungsi, Kecamatan Ciawi, Bogor, Jawa Barat.

"Petugas BNN melakukan penyelidikan dan berhasil menemukan ladang ganja yang terletak di kawasan kaki gunung Gede-Pangrango, yaitu pada ketinggian 1.000 meter di atas permukaan laut," kata Kepala Humas BNN Sumirat Dwiyanto di Jakarta, Selasa (15/9).

Perangi Narkoba, BNN Gandeng Jasa Marga

KONFRONTASI - Badan Narkotika Nasional (BNN) menggandeng PT Jasa Marga Tbk untuk turut aktif dalam penanggulangan dan pencegahan narkotik dan obat-obatan terlarang (narkoba), khususnya di sekitar jalan tol. 

"Nota Kesepahaman tentang Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), telah ditandatangani, Selasa (26/8) di Jakarta," kata Sekretaris Perusahaan PT Jasa Marga Tbk, David Wijayatno dalam pernyataan tertulis.

Pages