17 October 2019

BMKG

Gempa 6 SR Guncang Tuban, Getaran Terasa dari Yogya Hingga Denpasar

KONFRONTASI-Gempa bumi menguncang kawasan Tuban, Jawa Timur, Kamis (19/9/2019). Guncangan gempa berkekuatan 5,6 Skala Richter (SR) ini terasa hingga Malang serta Denpasar, Bali.

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 14.06 WIB. Pusat gempa berada di 6,40 Lintas Selatan (LS), dan 111,84 Bujur Timur (BT) atau 58 km Barat Laut Kabupaten Tuban.

Sedangkan kedalaman gempa berada pada 656 Km. "Tidak berpotensi tsunami," cuit akun twitter BMKG.

Waspadai Gelombang Potensi Tinggi di Sejumlah Perairan di Indonesia

KONFRONTASI-Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini atas potensi terjadinya gelombang tinggi di sejumlah perairan di Indonesia, Rabu hingga Jumat (20/9).
Berdasarkan informasi yang diunggah dalam laman www.BMKG.go.id, Rabu malam, gelombang tinggi mencapai 3,5 meter berpotensi terjadi di wilayah perairan Samudera Hindia barat Bengkulu.

Baru Pancaroba, Petani Jangan Terkecoh dengan Hujan yang Turun

KONFRONTASI-Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengimbau petani tidak terkecoh dengan hujan turun mulai akhir September sampai pertengahan Oktober mendatang karena baru memasuki pancaroba.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Gunung Kidul Bambang Wisnu Broto di Gunung Kidul, Senin, mengatakan dari koordinasi dengan BMKG Yogyakarta untuk wilayahnya musim hujan baru masuk November mendatang.

BMKG: Pulau Kalimantan Juga Punya Catatan Gempa

KONFRONTASI- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendata Kalimantan sebagai satu-satunya pulau di Indonesia dengan tingkat aktivitas kegempaan relatif paling rendah. Walau begitu, Pulau Kalimantan tetap punya struktur sesar dan memiliki catatan aktivitas gempa bumi.

Banten Masuki Puncak Musim Kemarau Hingga 2 Bulan Kedepan

KONFRONTASI-Wilayah Provinsi Banten mulai memasuki puncak musim kemarau hingga dua bulan kedepan. BMKG pun meminta masyarakat mewaspadai kelangkaan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

Kepala Seksi Observasi dan Informasi pada Stasiun Klimatologi Tangerang Selatan Yanuar Hendri mengatakan, beberapa wilayah di Banten 60 hari kedepan terpantau tidak akan turun hujan. Dengan kata lain, Banten dan sekitarnya kini sudah memasuki puncak musim kemarau.

Sulut Diminta Waspadai Ancaman Kekeringan

KONFRONTASI-Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (MBKG) Stasiun Klimatologi Minahasa Utara mengingatkan warga Sulawesi Utara di beberapa daerah agar waspada terhadap ancaman kekeringan.

Pasalnya, saat ini 6 dari 7 zona musim di Sulawesi Utara telah memasuki musim kemarau berdasarkan analisis hujan update 11 Agustus 2019.

Kepala Seksi Observasi dan Informasi, BMKG Minahasa Utara, Asep Hendrawan mengingatkan diperlukan kewaspadaan terkait ancaman bencana kekeringan di beberapa daerah.

BMKG: Jatim Masuki Puncak Musim Kemarau

KONFRONTASI-Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Juanda menyatakan, saat ini Provinsi Jawa Timur memasuki puncak musim kemarau sesuai pantauan peta monitoring hari tanpa hujan.

"Diperkirakan musim kemarau sampai dengan Oktober dasarian 1 sampai dengan 2," kata Kasi Data dan Informasi BMKG Juanda Teguh Tri Susanto, di Sidoarjo, Senin.  

Ia mengatakan, dari data yang ada hari tanpa hujan berturut-turut di wilayah Jawa Timur sebagian besar berada dalam kriteria kekeringan ekstrem lebih dari 60 hari dan sangat panjang 31-60 hari.

Satelit Deteksi Ribuan Titik Panas di Asia Tenggara Hingga Papua Nugini

KONFRONTASI-Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika mendeteksi titik panas yang berada di negara-negara wilayah Asia Tenggara dan Papua Nugini dalam sepekan terakhir di bulan Agustus.

Siaran pers yang diterima di Jakarta, Sabtu, BMKG mengidentifikasi sedikitnya 7.540 titik panas dalam periode tersebut seperti di negara Indonesia, Malaysia, Papua Nugini dan lainnya.

BMKG: Megathrust di Selat Sunda Itu Ancaman Nyata

KONFRONTASI-Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan, ancaman Sunda megathrust ada dan bisa saja terjadi sewaktu-waktu.

"Itu adalah ancaman riil. Ancaman nyata yang bisa terjadi," kata Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono di kantor BMKG, Jakarta Pusat, Sabtu, 3 Agustus 2019.

Dia menjelaskan, ancaman Sunda megathrust merupakan ancaman nyata di sepanjang Pantai Barat Sumatera. Jaraknya sekitar 200-250 km di laut lepas. 

BMKG: Jumlah Titik Panas 2019 Belum Separah 2015

Konfrontasi - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan, banyaknya titik panas di Indonesia pada 2019 ini belum separah 2015. Akan tetapi, khusus Riau, jumlah titik panas di sana saat ini hampir menyamai jumlah titik panas pada 2018.

"Hotspot 2019 ini belum separah 2015. Namun demikian khusus Riau jumlah hotspot-nya sudah mendekati 2018," ujar Kepala Staf Sub Bidang Analisis Informasi Iklim BMKG Pusat, Adi Ripaldi, Minggu (28/7/2019).

Pages