15 December 2019

BLBI

BLBI Diusut Lagi, KPK Gali Keterangan dari Kwik Kian Gie

KONFRONTASI-Mantan Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Industri Indonesia Kwik Kian Gie datang ke Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) pada Kamis (20/4/2017).

Usai keluar dari gedung KPK, Kwik mengaku dimintai keterangan sebagai saksi oleh penyelidik KPK terkait penerbitan Surat Keterangan Lunas Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).

Etos Kerja Lembek, KPK Tak Sanggup Tuntaskan BLBI dan Centurygate

KONFRONTASI- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak bisa menjelaskan secara detil, alasan mengapa kasus bailout Bank Century dan skandal Surat Keterangan Lunas Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (SKL BLBI).

Wakil Ketua KPK, Laode Muhamad Syarif beralasan kalau kelanjutan penanganan dua kasus itu harus dilakukan secara matang. Menurutnya, akan sia-sia bilamana kasus itu dilanjutkan namun tidak ada keuntungan yang didapat negara.

Raport Jaksa Agung Prasetyo Selama Dua Musim Melempem

Konfrontasi - Sudah dua tahun Jaksa Agung, Muhammad Prasetyo memimpin korps Adhyaksa. Selama itu pula, gebrakan yang diharapkan bisa menaikan pamor kejaksaan dalam memberantas korupsi masih dipertanyakan.

"Kita bingung apa gebrakan yang dibuat oleh Prasetyo," kata anggota Divisi Monitoring Hukum dan Peradilan Indonesia Corruption Watch (ICW) Lalola Easter dalam diskusi Catatan Terhadap Kejaksaan RI di kantornya, Jalan Kalibata Timur, Jakarta Selatan, Minggu (24/7/2016).

Tax Amnesty Hanya Untungkan Konglomerat dan Pengemplang BLBI

KONFRONTAS-Sekretariat Nasional Forum Indonesia Untuk Transparansi Anggaran (Seknas Fitra) menilai Wacana pemberian pengampunan pajak atau tax amnesty bagi para pengemplang pajak hanya akan memberi kenikmatan bagi para konglomerasi bahkan buronan Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) akan menjadi penikmat terbesar tax amnesty.

Tersangka BLBI Samadikun Minta Cicil Biaya Ganti Rugi, Ini Kata Jaksa Agung

Konfrontasi - Terpidana kasus korupsi dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) Samadikun Hartono berencana mengembalikan uang ganti rugi pada negara sebesar Rp169 miliar, dengan mencicil selama empat tahun. Menanggapi ini, Jaksa Agung M. Prasetyo menegaskan, tidak akan menuruti permintaan itu.

Singapura Klarifikasi Pemberitaan Terkait Hatrawan Aluwi

Konfrontasi - Kementerian Dalam Negeri Singapura menganggap pemberitaan media Indonesia mengenai terpidana kasus Bank Century, Hartawan Aluwi yang oleh media Indonesia ditangkap di Singapura, banyak yang tidak akurat.

Untuk itu, dalam keterangan tertulis yang disiarkan dalam laman resminya www.mha.gv.sg, Jumat (22/4/2016), Kementerian Dalam Negeri Singapura menyampaikan tiga hal berkaitan dengan Hartawan.

Jaksa Agung Berikan Alasan Samadikun Tidak Diborgol

Konfrontasi - Kejaksaan Agung menilai kondisi sudah aman sehingga tidak masalah jika Samadikun Hartono, buronan Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) tidak diborgol saat tiba di Indonesia dari China.

"Saya tidak melihat masalah itu, tapi yang jelas kan aman sampai dimasukkan ke Rutan Salemba," kata Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, Arminsyah di Jakarta, Jumat (22/4/2016).

Kejagung juga menegaskan tidak memperlakukan secara istimewa Samadikun yang ditangkap di Shanghai, China.

Samadikun Hartono Bungkam Seribu Bahasa, Wartawan Kesal

KONFRONTASI-Buronan BLBI Bank Moderen Samadikun Hartono dieksekusi di Rumah Tahanan (Rutan) Salemba, Jakarta Pusat, setelah diperiksa selama satu setengah jam.

“Dia ditahan di Rutan Salemba,” kata Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Arminsyah kepada wartawan, di Gedung Bundar, Kejaksaan Agung, Kamis (21/4) tengah malam.

Menurut Arminsyah, penahanan di Rutan Salemba sesuai dengan ketentuan perundangan yang berlaku.

Samadikun Hartono yang mengenakan kaus berkerah hitam-biru muda, memilih tutup mulut meski terus dicerca wartawan.

Begini Lika-liku Pemulangan Samadikun Hartono dari China ke Jakarta

KONFRONTASI-Bukan perkara mudah menangkap koruptor kasus Bantuan Likuditas Bank Indonesia (BLBI) Samadikun Hartono yang telah 13 tahun kabur ke luar negeri. Setelah ditangkap 14 April lalu, pemulangannya ke tanah air juga tidak semudah membalikkan telapak tangan.

Kepala BIN: Samadikun Hartono Punya Lima Paspor

KONFRONTASI-Penangkapan buronan perkara Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) Samadikun Hartono diakui Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Sutiyoso cukup sulit. Pasalnya, mantan komisaris utama Bank Modern ini Punya 5 paspor berbeda dari Gambia dan Dominika.

"Kenapa sulit. SH punya lima paspor dari Gambia dan Dominika. Masing-masing paspor punya nama dan identitas berbeda," kata Sutiyoso dalam konferensi pers di Bandara Halim Perdanakusuma, Kamis (21/4/2016)

Pages