7 December 2019

BLBI

Soal Obligor BLBI, RR: Dikejar di Era Gus Dur, Diberi Kelonggaran di Era Megawati

KONFRONTASI-Mantan Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan dan Industri, Rizal Ramli menyebut rezim Megawati Soekarno Putri memberikan kelonggaran pada para penerima Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). Berbeda dengan rezim sebelumnya, Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, di mana para penerima kucuran dana dikejar untuk melunasi utangnya.

Rizal menyebut saat era Gus Dur, pemerintah meminta para penerima BLBI menyerahkan personal guarantee.

Rizal Ramli Soal BLBI: Mereka yang di Level Atas Juga Harus Diperiksa

KONFRONTASI-Menteri Koordinator bidang Ekonomi, Keuangan, dan Industri (Menko Ekuin) sekaligus Ketua Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KKSK) periode 2000-2001, Rizal Ramli menilai kasus korupsi penerbitan Surat Keterangan Lunas (SKL) oleh mantan Kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) Syafruddin Arsyad Temenggung tidak masuk akal. 

Rizal mengaku janggal banyaknya pihak yang memiliki kewenangan di atas jabatan Syafruddin tapi tidak ikut dijerat.

Kwik Kian Gie: Sjamsul Nursalim Obligor yang Tidak Kooperatif

KONFRONTASI-Mantan Menteri Negara Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan dan Industri (Menko Ekuin) sebagai Ketua Komite Kebijakan Sektor Keuangan (KKSK) Kwik Kian Gie menegaskan bahwa pemilik Bank Dagang Negara Indonesia (BDNI) Sjamsul Nursalim adalah obligor yang tidak kooperatif.
   

Rizal Ramli: 2005 Aset BDNI Rp4,5 Triliun, Tapi 2007 Dijual Cuma Rp200 Miliar Oleh Sri Mulyani

KONFRONTASI-Mantan Mantan Menteri Negara Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan dan Industri (Menko Ekuin) sebagai Ketua Komite Kebijakan Sektor Keuangan (KKSK) Rizal Ramli mengakui perubahan nilai kewajiban Sjamsul Nursalim dari Rp3,5 triliun menjadi Rp1,9 triliun karena perubahan kurs.

Rizal Ramli: BLBI Tak Bisa Dilepaskan dari Peran IMF

KONFRONTASI-Menko Perekonomian era Presiden Abudurahman Wahid, Rizal Ramli, mengungkapkan bahwa kebijakan Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) yang diwarnai korupsi tidak lepas dari peran International Monetary Fund (IMF).

"Seperti diketahui, Asia pada tahun 97-98 mengalami krisis (ekonomi). Kena negara-negara tetangga, kena Indonesia. Kalau kita tidak mengundang IMF, ekonomi Indonesia tetap kena krisis, anjlok sekitar 6 persen," ujar Rizal saat keluar dari Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Selasa (2/5).

Kwik Kian Gie Mengaku Tak Berdaya Tolak SKL BLBI: Bu Megawati selaku Presiden RI memutuskan untuk tetap menerbitkan SKL

KONFRONTASI- Mantan Menko Perekonomian Kwik Kian Gie mengaku pernah menentang diterbitkannya Surat Keterangan Lunas Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (SKL BLBI). Namun saat itu, Kwik mengaku usahanya gagal karena berhadapan dengan 'total football'. Apa maksudnya?

Ini Kesaksian Kwik Kian Gie dan Rizal Ramli soal Korupsi BLBI yang Dibanjiri Pengunjung

KONFRONTASI- Dua mantan Menko Perekonomian Kwik Gian Gie dan Rizal Ramli dihadirkan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Kamis (5/7) yang dibanjiri pengunjung..

Rizal Ramli: Soal Skandal BLBI, Kebijakan Strategis BPPN Tidak Mungkin Diambil Tanpa Melibatkan Menkeu, Menko dan Pejabat Tinggi di Atasnya lagi

KONFRONTASI -   Menko Perekonomian era Presiden Abudurahman Wahid,  Dr Rizal Ramli, mengungkapkan bahwa kasus BLBI harus dituntaskan dan KPK harus memeriksa para pejabat  atasan  Kepala BPPN Syafruddin Arsyad Temenggung yang jadi tersangka korupsi BLBI.  Dalam kasus BLBI itu, KPK harus memeriksa para pejabat atasan Kepala BPPN  yakni Menkeu (Boediono), Menko ekuin (Dorodjatun Kuntjorojakti) dan pejabat tinggi di atasnya lagi.

BLBI Berawal Dari Saran-saran IMF Yang Memperburuk Situasi

KONFRONTASI -   Menko Perekonomian era Presiden Abudurahman Wahid, Rizal Ramli, mengungkapkan bahwa kebijakan Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) yang diwarnai korupsi tidak lepas dari peran International Monetary Fund (IMF)  "Seperti diketahui, Asia pada tahun 97-98 mengalami krisis (ekonomi). Kena negara-negara tetangga, kena Indonesia.

Rizal Ramli Beberkan Dosa IMF di Korupsi BLBI

KONFRONTASI -  Usai diminta kesaksian soal korupsi Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), mantan menteri Rizal Ramli mengatakan kasus ini merupakan dampak dari rekomendasi IMF terhadap Indonesia.

Menurutnya, ia dipanggil lantaran dianggap tahu soal mekanisme pengambilan kebijakan soal BLBI ini. Mantan menteri koordinator perekonomian pada masa Presiden Abdurrahman Wahid ini, juga menyoroti ada tiga hal yang merupakan intervensi IMF sehingga membuat perekonomian nasional kacau.

Pages