21 April 2018

BLBI

Kasus Skandal BLBI Mendadak Hidup Kembali: Sjamsul Nursalim Dicari KPK

KONFRONTASI - Terkait kasus Surat Keterangan Lunas Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sampai sekarang berupaya menghadirkan bos PT Gajah Tunggal Tbk, Syamsul Nursalim.

"Kemarin kita sudah panggil sebanyak 2 kali yang bersangkutan kan tidak hadir dan posisinya juga di luar negeri jadi kami tidak bisa melakukan proses," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Selasa.

Penagamat: Tidak Masalah KPK Periksa Megawati sebagai Saksi Kasus BLBI

KONFRONTASI - Meski Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah memeriksa sejumlah saksi termasuk Budiono, mantan Menteri Keuangan era Presiden Megawati Soekarnoputiri, namun kasus penerbitan surat keterangan lunas (SKL) terhadap obligor penerima Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) masih jalan ditempat.

Dorodjatun Kuntjoro Jakti Kembali Diperiksa KPK Terkait Skandal BLBI

KONFRONTASI - Menteri Koordinator Perekonomian masa kepemimpinan Megawati Soekarnoputri, Dorodjatun Kuntjoro Jakti kembali diperiksa KPK sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi penerbitan Surat Keterangan Lunas (SKL) Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).

Pantauan merdeka.com, Rabu (21/2), Dorodjatun mengenakan batik biru tiba di Gedung Merah Putih KPK pukul 09.50 WIB. Tanpa mengeluarkan pernyataan secuil pun, dia langsung memasuki gedung.

Ketua Peradi Pertanyakan Hasil Audit BPK atas BLBI

KONFRONTASI-Ketua Dewan Pembina Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Otto Hasibuan menilai hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang menyatakan terdapat kerugian keuangan negara terkait penyelesaian kewajiban obligor Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) terjadi kejanggalan.

Otto menanggapi pemberitaan tentang hasil audit BPK terhadap penyelesaian kewajiban obligor BLBI tertanggal 25 Agustus 2017.

"Laporan audit tersebut sangat berbeda dan bertentangan dengan Laporan BPK atas kasus yang sama tertanggal 30 Nopember 2006," kata Otto di Jakarta Kamis.

Otto menyatakan salah satu obligor BLBI yakni pemegang saham Bank Dagang Nasional Indonesia (BDNI) Sjamsul Nursalim layak menerjma Surat Keterangan Lunas (SKL).

Otto beralasan obligor BLBI itu telah menyelesaikan seluruh kewajiban yang disepakati melalui perjanjian Master Settlement and Acquisition Agreement (MSAA) dan sesuai kebijakan Pemerintah, serta Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2002.

Kelayakan pemberian SKL itu berdasarkan laporan hasil audit BPK tertanggal 30 September 2006 yang telah disampaikan kepada DPR RI bersifat "final" dan mengikat.

Otto mempertanyakan penerbitan dua hasil audit BPK terhadap kebijakan pemerintah mengeluarkan SKL bagi obligor BLBi.

Otto sependapat dengan Guru Besar Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung I Gede Pantja Astawa tentang Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) mengabaikan hasil audit BPK tertanggal 30 September 2006 sebagai preseden buruk dalam penegakan hukum.

Sebagai anggota Majelis Kehormatan Kode Etik BPK Pantja mengkritisi BPK yang lima kali mengaudit, kemudian KPK menjadikan dasar audit kelima itu terdapat kerugian.

"Padahal empat (audit BPK) sebelumnya menyatakan sama (tidak ada kerugian negara)," tegas Otto.

Kasus SKL BLBI: KPK Cecar Mantan Menko Perekonomian Dorodjatun Kuntjoro Jakti

KONFRONTASI- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih mendalami perkara dugaan korupsi penerbitan surat keterangan lunas (SKL) bantuan likuiditas Bank Indonesia (BLBI) terhadap Bank Dagang Nasional Indonesia (BDNI).

Dalam kasus itu lembaga antirasywah pun telah memeriksa mantan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Dorodjatun Kuntjoro Jakti, Selasa (2/1).

Tags: 

Skandal BLBI: Syafrudin Tumenggung Harus Buru-buru Nyanyi!

Oleh: Djoko Edhi Abdurrrahman

Syafrudin Tumenggung, tersangka BLBI, sudah harus mulai menyanyi agar tak ditinggal seperti Setya Novanto.

Dari datanya, cukup jelas siapa saja yang harus dilibatkan dalam kasus BLBI ini. Terbitkan saja buru-buru sekarang. Budiono memang terlibat. Bahkan dalam kasus Paul Sutopo dalam satu berkas, nama Budiono bisa menghilang. Persis dengan sejumlah nama yang raib dari dakwaan KPK untuk Setnov.

Yang dihukum hanya Paul Sutopo, dan seorang lagi, duh lupa saya namanya.

KPK Mungkinkan Adanya Tersangka Lain Dalam Kasus BLBI

Kasus BLBI, Boediono Diperiksa sebagai Saksi ketika jabat Menkeu

KONFRONTASI- Wakil presiden ke-11 RI Boediono menyambangi Gedung Merah-Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, Kamis (28/12/2017) pagi.

Kedatangan Boediono tidak ada dalam jadwal atau agenda penyidikan/pemeriksaan KPK.

Ditahan KPK, Tersangka Kasus Korupsi BLBI Singgung Peran Boediono

KONFRONTASI- Mantan Kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) Syafruddin Temenggung ditahan penyidik KPK setelah menjalani pemeriksaan sebagai tersangka kasus BLBI.

Ia ditahan karena pada tahun 2004, Syafrudin menerbitan surat keterangan lunas BLBI kepada Syamsul Nursalim, selaku pemegang saham Bank Dagang Negara Indonesia (BDNI).

Syafruddin Temenggung, Tersangka Kasus Korupsi BLBI Singgung Peran Menteri Keuangan

KONFRONTASI - Mantan Kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) Syafruddin Temenggung ditahan penyidik KPK setelah menjalani pemeriksaan sebagai tersangka kasus BLBI.

Ia ditahan karena pada tahun 2004, Syafrudin menerbitan surat keterangan lunas BLBI kepada Syamsul Nursalim, selaku pemegang saham Bank Dagang Negara Indonesia (BDNI).

Pages