24 August 2019

Bir

Gabungan Organisasi Massa Islam se-DKI Dukung Gubernur Anies untuk Jual Saham Bir Milik Pemprov DKI

KONFRONTASI- Gabungan organisasi massa Islam se-DKI Jakarta, mendukung sikap Gubernur DKI Jakarta, Anis Baswedan yang menjual 26,25 persen saham milik Pemprov DKI di perusahaan produsen bir PT Delta Djakarta.

Pernyataan dukungan diungkapkan pada acara Deklarasi Bersama Ormas Islam se-DKI Jakarta, Jum’at (22/3/2019) di Jakarta.

Koordinator Ormas Islam se DKI Jakarta, KH Ma’mun Alayubi mengatakan, seluruh pimpinan dan Ormas Islam menilai pelepasan saham mempunyai nilai pendidikan kepada masyarakat.

Sandiaga Pasti akan Jual Saham Bir Milik Pemprov DKI

Konfrontasi - Calon wakil gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menegaskan akan tetap menjual saham di perusahaan bir milik Pemprov DKI. Sandiaga berkata saham Pemprov DKI di perusahaan bir tidak bermanfaat bagi warga Jakarta.

"Saya dari pertama kali komitmen (saham bir) dijual. Itu karena nggak nyambung banget dengan visi membahagiakan warganya," kata Sandiaga di Jalan Borobudur, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (22/4/2017).

Ahok Sebut Minum Bir Disarankan Oleh Dokter, Ah Masa?

KONFRONTASI -  Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menunggu kebijakan dari pemerintah pusat terkait akan diperbolehkannya penjualan minuman beralkohol (minol) di bawah 5 persen.

"Kami tunggu saja (aturan dari pemerintah pusat). Gampang, tinggal balik ke Perda yang lama saja yang mengatur penjualan minuman beralkohol di bawah lima persen. Kita ikuti saja selesai," kata Ahok, di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Rabu (16/9/2015). (Wagub DKI: Minuman Beralkohol Bukan Dilarang tapi Diatur)

Pemkot Jogja Perbolehkan Kafe Jual Bir

KONFRONTASI - Kafe di Jogja boleh menyediakan bir atau minuman alkohol golongan A sejenis lainnya sekalipun aturan dari pemerintah pusat yang tertuang dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 6 Tahun 2015 tentang Minuman Beralkohol melarang penjualan minuman beralkohol di kafe.

Pasalnya, Pemkot Jogja masih mengacu pada regulasi lama Perda Nomor 7 Tahun 1953 mengenai pengaturan minuman keras yang mengizinkan penjualan minuman beralkohol golongan A di kafe.

Pemerintah akan Atur Penjualan Bir Daerah Wisata

KONFRONTASI - Kementerian Perdagangan (Kemendag) akan menyiapkan aturan petunjuk pelaksanaan (juklak) penjualan bir atau minuman dengan kadar alkohol dibawah lima persen golongan A bagi daerah wisata di Indonesia.

"Peraturan Menteri memang minimarket (tetap) tidak diperbolehkan, tapi pedagang kecil boleh berafiliasi dengan restoran atau hotel sesuai dengan pengaturan kita nanti," kata Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Srie Agustina, saat melakukan pemantauan harga bahan pokok di Pasar Grogol, Jakarta Barat, Minggu.

Dalam Perspektif Agama, Omongan Ahok Soal Bir Haram

KONFRONTASI - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Mohammad Taufik mengkritik keras pernyataan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang mengatakan bahwa bir atau minuman beralkohol memiliki manfaat dan tidak berbahaya.

Menurutnya, dalam perspektif agama, bir atau apapun yang memiliki kandungan alkohol adalah haram walau setetes bila diminum.

Kemendag Larang Minimarket Jual Bir

Konfrontasi - Kementerian Perdagangan melarang minimarket menjual minuman beralkohol golongan A atau yang memiliki kadar alkohol di bawah lima persen seperti bir dan lainnya mulai 16 April 2015.

"Per 16 April 2015 akan diterapkan, saya sudah berbicara kepada pengusaha minimarket," kata Menteri Perdagangan Rachmat Gobel usai menghadiri peresmian K-Log Park Cibitung, Bekasi, Kamis (akl/ar).