21 May 2018

Bimanesh Sutarjo

Bimanesh: Kecelakaan Novanto Rekayasa, Lukanya Cuma Lecet Sedikit

KONFRONTASI-Terdakwa kasus merintangi penyidikan, dr Bimanesh Sutarjo, menyebut kecelakaan mobil yang ditumpangi Setya Novanto merupakan rekayasa. Alasannya, luka di tubuh Novanto tidak sesuai dengan kejadian kecelakaan.

"Nggak mungkin lah kecelakaan ini terjadi bukan direkayasa. Saya katakan bahwa saya periksa pasien, itu keadaan pasien fisik cederanya nggak sesuai dengan sebuah kecelakaan," kata Bimanesh kepada Fredrich Yunadi yang bersaksi dalam sidang di Pengadilan Tipikor, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Jumat (4/5/2018).

Bimanesh menyatakan kejanggalan terdapat pada luka lecet yang dialami Novanto saat ia memeriksanya di rumah sakit. Menurutnya, jika laporan polisi kaca mobil disebelah kiri yang ditumpangi mantan Ketua DPR itu pecah, maka kepala Novanto juga bisa pecah.

"Laporan polisi menyatakan kaca belakang kiri pecah, kalau pecah pasti kepala juga pecah. Saya sudah lihat kejanggalan ketika malam hari saya melihat pasien. Memang ada hipertensi, tapi pas diantar karena kecelakaan kendaraan bermotor, saya lihat ini nggak mungkin," jelas Bimanesh.

"Hanya luka lecet kecil sangat nggak mungkin (kecelakaan). Apalagi kaca belakang pecah, kepala pasti luka," imbuhnya.

Atas lukanya Novanto, Bimanesh mengaku membuat sebuah visum kecelakaan mobil di Jalan Permata Hijau, Jakarta. Jika visum luka dengan lokasi kecelakaan dicocokkan maka bisa diketahui kebenarannya.

"Maaf Yang Mulia, visum itu suatu petunjuk yang saya berikan untuk polisi. Kalau penyidikan itu benar, itu bisa ambil kesimpulan dari apa yang saya buat analisnya. Mencocokkan di TKP, dari pasien seperti itu apa iya? Makanya, saya setuju dengan pengacara saya, bahwa betul ini suatu rekayasa bukan kecelakaan, saya harus objektif saya kan dokter bukan lawyer," jelas Bimanesh.

KPK Limpahkan Berkas Perkara Bimanesh Sutarjo ke Pengadilan

KONFRONTASI-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melimpahkan berkas perkara Bimanesh Sutarjo, tersangka perintang penyidikan korupsi proyek KTP-elektronik atas tersangka Setya Novanto ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta.

"Senin, 26 Februari 2018 telah dilakukan pelimpahan perkara Bimanesh Sutarjo ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi dalam kasus dugaan perbuatan merintangi tindak pidana korupsi KTP-elektronik. Selanjutnya KPK menunggu jadwal persidangan dari Pengadilan," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Rabu.

Bimanesh Sutarjo, Dokter RS Medika Permata Hijau Ditahan KPK

KONFRONTASI -  KPK tahan dokter RS Medika Permata Hijau, Bimanesh Sutarjo usai menjalani pemeriksaan selama 10 jam sebagai tersangka kasus dugaan menghalangi penyidikan korupsi proyek e-KTP.

Hal itu sebagaimana pantauan di Gedung KPK, Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (12/1) malam.

Sekitar pukul 22.43WIB, dokter yang ditenggarai merawat mantan Ketua DPR RI Setya Novanto itu terlihat mengenakan rompi tahanan KPK.

Dirinya pun enggan berkomentar apapun soal materi pemeriksaan dan tanggapannya saat ditetapkan sebagai tersangka.