21 February 2020

Beras

6.000 Yon Beras Bulog di OKU Timur Berbau Busuk

KONFRONTASI-Anggota DPRD Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan akan mengusut penemuan 6.000 ton beras tidak layak konsumsi karena hancur dan berbau busuk yang ditemukan di gudang Bulog Sub Divre setempat di wilayah OKU Timur.

Mari Kita Bedah Data Produksi Beras yang Simpang Siur

KONFRONTASI -  “Pokoknya, penyediaan beras itu merupakan taruhan, kalau ada orang yang tidak bisa menyediakan beras, jangan berharap jadi presiden,” kata Menteri Sekretaris Negara Moerdiono pada Desember 1991, dikutip dari laman

Ke Lampung Selatan, Gubernur Sumsel Bawa Beras 21 Ton

Konfrontasi - Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru membawa 21 ton beras untuk korban tsunami di Kabupaten Lampung Selatan.
 
Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Herman Deru kepada Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lampung Selatan (Lamsel) Nanang Ermanto di rumah dinas bupati di Kalianda, Minggu 30 Desember 2018.
 

Stok Berkurang, Harga Beras di Kota Kediri Melonjak

Konfrontasi - Akibat stok berkurang, harga beras di Kota kediri sepekan terakhir alami kenaikan. Di Pasar Pahing Kota Kediri, kenaikan harga beras berkisar antara Rp 300 hingga 500 per kilogramnya.

Bulog Disarankan Segera Gelontorkan Beras Stok ke Pasar

KONFRONTASI-Mantan Menteri Pertanian Anton Apriyantono menyarankan Perum Bulog segera menggelontorkan beras stok ke pasar sebagai upaya mengendalikan harga beras. 

"Sekarang harusnya sudah menggelontorkan. Apalagi, saat ini Bulog kan sudah bebas melakukan operasi pasar sepanjang tahun," katanya dalam informasi tertulis yang diterima Antara di Jakarta, Senin.

Hal tersebut, menurut Menteri Pertanian periode 2004-2009, terkait harga beras medium, yang pelan-pelan mulai menanjak naik.

Analisis Rizal Ramli Terbukti lagi : Petani Garam Menjerit akibat Impor Garam Mendag

KONFRONTASI- Tokoh nasional Dr Rizal Ramli sore ini diundang tim Prabowo-Sandi untuk menjelaskan impor yang merugikan kaum tani & petambak garam sekaligus memaparkan kondisi perekonomian nasional yg kian terpuruk.  RR menyampaikan im,por garam dan beras/pangan yang merugikan rakyat/kaum tani di depan puluhan wartawan asing & dlm negeri. Mantan Menko Ekuin Rizal Ramli sudah pernah mengingatkan bahwa panen garam rakyat mencapai 2,2 juta ton di luar proyeksi pemerintah.

Impor Beras Rugikan Petani, Hancurkan Elektabilitas Jokowi

KONFRONTASI- Nasib kaum tani buruk di era Jokowi. Pasalnya, impor beras/pangan meluap akibat langkah Mendag Enggar mengimpor beras, jagung, garam dan lainnya. Kaum tani protes keras meski tak ditengar istana presiden.

Dalam hal ini, Ketua Gabungan Kelompok Tani Sri Jaya Desa Tinggarjaya, Kecamatan Jatilawang, Banyumas, Sartam, mengaku khawatir impor beras akan menyebabkan harga gabah dan beras lokal jatuh.

Stok Beras Cukup, Jangan Cari-cari Alasan untuk Impor

KONFRONTASI-Ketua Umum Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras (Perpadi) Sutarto Alimoeso menegaskan, stok beras dalam negeri sampai dengan 2019. Stok beras dapat  dipenuhi dari produksi sendiri, sehingga tidak diperlukan lagi impor. Stok beras tersebut diperoleh dari surplus beras sebanyak 2,85 juta ton pada 2018 yang dirilis BPS dan produksi beras hasil panen di awal 2019.

Data Beras Simpang Siur, Elektabilitas Jokowi Bisa Hancur

KONFRONTASI-Pengamat Politik Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta Pangi Syarwi Chaniago menyebutkan polemik penggunaan data pangan bisa pengaruhi elektabilitas pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin Pilpres 2019

"Bisa saja karena petani gagal paham dengan kebijakan pertanian mereka tidak akan percaya lagi," kata Pengamat Politik Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Pangi Syarwi Chaniago, pada keterangan tertulisnya . di Jakarta, Sabtu.

Heboh Impor Beras, Rizal Ramli Desak Presiden Jokowi Berpihak pada Kaum Tani dan Rakyat

KONFRONTASI- Mantan Menko Ekuin yang juga Ekonom senior, Rizal Ramli (RR), mendesak Presiden Jokowi berpihak kepada kepentingan kaum tani dan konsumen, bukan kelompok pemburu rente dan kartel.  RR menmgingatkan, dalam kampanye kepresidenannya di Surabaya pada Pilpres 2014, Jokowi berjanji menghapus mafia dan kartel pangan, serta mau mensejahterakan petani, namun semua itu tidak jalan sampai sekarang.

Pages