23 January 2018

Beras

Begini Cara Petani di Musi Rawas Jaga Pasokan Beras Tetap Aman

Konfrontasi - Panen padi di Musi Rawas Sumatera Selatan, sepertinya tidak pernah usai karena panen padi berlangsung setiap hari di sini.

Panen padi pada hari Jumat (19/01)  berlangsung di desa Suro dan Tanah Periuk kecamatan Muara Beliti, serta desa Sidoharjo kecamatan Tugumulyo. Kondisi ini dimungkinkan karena sebagian besar sawah di Musi Rawas merupakan sawah irigasi. 

Rizal Ramli Desak Bulog Harus Beli Panen Petani, Batalkan Impor Beras dan Kalau sudah Kadung, Simpan saja di Gudang Bulog

KONFRONTASI-  Tokoh nasional yang juga Mantan Menko Kemaritiman, Rizal Ramli (RR) menduga ada rancangan untuk mengimpor sejak awal . "Kalau memang  beli dari petani 2,5juta ton, tidak ada kebutuhan akan impor. Perlu dipertanyakan, kenapa Bulog tidak beli sesuai target. Kalau sengaja, ini kasihan sekali rakyat, dan  pemerintah Jokowi jelas 'dikerjain' oleh oknum-oknum  elite yang punya kepentingan bercokol,'' kata teknokrat senior itu.

Rizal Ramli Ingatkan Bulog Lebih Proaktif Siapkan Stok Beras yang Ada

JAKARTA-- Bulog diminta lebih aktif dalam menjaga stabilisasi harga beras dengan perannya dalam mengintervensi pasar. 

Mantan Menko Ekuin dan Menko Kemaritiman yang juga mantan Kepala Bulog Rizal Ramli mengatakan seharusnya Bulog dapat lebih proaktif dalam menyiapkan stok beras yang ada.

Menurutnya permasalahan yang terjadi sekarang ini terjadi karena beberapa hal.

Rizal Ramli: Jokowi Dikerjaiin Bulog?

KONFRONTASI - Badan Urusan Logistik atau Bulog sebenarnya memiliki cadangan stok beras sebanyak 2 sampai 2,5 juta ton yang bisa digelontorkan untuk mengatasi kenaikan harga beras di daerah-daerah.

Artinya, Bulog bisa mengintervensi dengan melakukan operasi pasar sehingga menekan harga.

Begitu yang dikatakan oleh ekonom senior mantan Kepala Bulog, Rizal Ramli, menanggapi rencana pemerintah mengimpor 500.000 ton beras dari Vietnam dan Thailand.

Impor Beras, Zulkifli Hasan: Februari Sudah Panen Raya

Konfrontasi - Pemerintah akan mengimpor 500 ribu ton beras pada akhir Januari 2018. Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Zulkifli Hasan mewanti-wanti pemerintah berhati-hati dengan kebijakan impor beras tersebut.

"Impor beras, hati-hati. Karena Februari sudah panen raya," ungkap Zulkifli kepada wartawan di Kota Solo, Jawa Tengah, 14 Januari 2018.

Jika beras impor masuk pada saat panen raya, hal tersebut bisa berimbas pada jumlah stok beras. Banjir stok, lanjut Zulkifli, sangat membahayakan kondisi petani di Indonesia.

Saran Zulkifli Hasan Pemerintah Bisa Turunkan Harga Beras

Konfrontasi - Ketua MPR, Zulkifli Hasan, berharap pemerintah mengoptimalkan stok beras yang ada pada Perum Bulog untuk menurunkan harga beras. Harga beras melonjak belakangan ini dan pemerintah memutuskan mengimpor sekitar 500.000 ton beras.

"Saya tadi ke Pasar Gede, sempat ngobrol dengan para pedagang. Ternyata di sini kenaikan harga beras sekitar Rp2.000-2.500/kg," kata Hasan yang juga ketua umum DPP PAN itu, di Solo, Minggu (14/1/2018).

Surplus Beras, Kalbar Tak Butuh Impor Beras

Konfrontasi - Kepala Badan Penyuluhan, Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Pertanian Kementerian Pertanian Momon Rusmono mengatakan, Provinsi Kalimantan Barat saat ini sudah surplus beras sehingga impor beras tidak perlu lagi.

“Walaupun di wilayah Provinsi Kalbar saat ini mengalami surplus beras, namun impor beras tetap dilakukan oleh pemerintah, yakni kategori ke dalam beras khusus,” kata Momon Rusmono di Pontianak, Minggu (14/1/2018).

DPR Curigai Impor Beras Dadakan Bermotif Politik

Konfrontasi - Kebijakan Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita untuk impor beras dari Thailand & Vietnam sebanyak 500 ribu ton terus menuai spekulasi.

Kalangan DPR RI menilai impor beras menjelang panen raya beras nasional mampu merusak harga beras petani.

Bagi Firman Soebagio, anggota Komisi IV DPR, menyatakan impor beras mulai akhir Januari 2018 terkesan dadakan dengan alasan mengada-ada yaitu impor beras khusus medium yang patah-patah untuk konsumsi menengah bawah.

Ketua MPR Zulkifli Hasan harap pemerintah optimalkan stok beras

KONFRONTASI -  Ketua MPR, Zulkifli Hasan, berharap pemerintah mengoptimalkan stok beras yang ada pada Perum Bulog untuk menurunkan harga beras. Harga beras melonjak belakangan ini dan pemerintah memutuskan mengimpor sekitar 500.000 ton beras.

"Saya tadi ke Pasar Gede, sempat ngobrol dengan para pedagang. Ternyata di sini kenaikan harga beras sekitar Rp2.000-2.500/kg," kata Hasan yang juga ketua umum DPP PAN itu, di Solo, Minggu.

Impor Beras, Perlukah?

Oleh: Gede Sandra

Tags: 

Pages