29 April 2017

Bela Negara

Pemerintah Diharapkan Kembalikan PPBN

KONFRONTASI -  Komisi I DPR RI meminta Dewan Ketahanan Nasional mengkaji kembali propabilitas Pendidikan Pendahuluan Bela Negara (PPBN) yang dulu pernah dilaksanakan. Program pendidikan untuk menanamkan rasa kecintaan terhadap negara di bawah Departemen Pertahanan itu dinilai sukses pada masanya. PPBN juga dipandang masih kompatibel dilaksanakan saat ini di bawah Kementerian Pertahanan.

Setiap Elemen Bangsa Wajib Bela Negara, Kata Menhan

KONFRONTASI - Setia elemen bangsa sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) wajib untuk turut serta dalam kegiatan bela negara. "Bela negara tidak harus selalu diartikan dengan peperangan," kata Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu saat memberikan pembekalan kepada ratusan anggota resimen mahasiswa dan akademisi dari sejumlah perguruan tinggi swasta di Yogyakarta, Rabu.

Menurut dia, bela negara dapat ditunjukkan dengan membawa nama baik Bangsa Indonesia di mata dunia internasional.

Menhan Ryamizard Ryacudu: Warga Negara Indonesia, FPI Wajib Ikut Bela Negara

KONFRONTASI - Organisasi masyarakat Front Pembela Islam (FPI) diperbolehkan mengikuti latihan bela negara yang dipandu TNI, dan hal tersebut tidak melanggar peraturan. "Undang-undang mengatakan setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam program bela negara, itu ada di Undang-Undang nomor 3 tahun 2002. FPI itu warga negara Indonesia, ya wajib juga ikut," kata Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu di kantornya, Jakarta, Kamis.

FPI Bela Negara, Kenapa pada Sewot?

KONFRONTASI - Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab menegasakan anggotanya juga punya hak seperti warga negara lain dalam membela negara. "Jadi perlu diketahui bahwa FPI adalah termasuk warga negara Republik Indonesia dan mempunyai hak untuk ikut latihan bela negara," tegas Rizieq  ketika ditemui di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (11/1).

Dia menekankan bahwa pelatihan bela negara yang dilaksanakan di Kodam, Korem, dan Kodim di seluruh Indonesia itu harus mengikutsertakan semua komponen bangsa.

Panglima TNI: Bela Negara Hak Semua Warga Negara

KONFRONTASI - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo angkat bicara terkait pencopotan Komandan Distrik Militer (Dandim) 0603 Lebak, Banten Letkol Czi Ubaidillah dari jabatannya karena melaksanakan latihan Bela Negara bersama Front Pembela Islam (FPI). Sanksi ini diberikan internal TNI dengan alaan adanya pelanggaran prosedural.

Semua Ormas Boleh Ikut Program Bela Negara, Termasuk FPI, Asal...

KONFRONTASI-Kelompok organisasi masyarakat diperbolehkan mengikuti program Pembinaan Kesadaran Bela Negara asalkan mengikuti kurikulum dari Kementerian Pertahanan guna menambah rasa cinta Tanah Air demi kepentingan bangsa.

Hal itu dikatakan Direktur Bela Negara Direktorat Jenderal Potensi Pertahanan Kementerian Pertahanan, Laksamana Pertama TNI Muhammad Faisal, saat menanggapi latihan Bela Negara oleh Front Pembela Islam (FPI) yang dipimpin Komandan Distrik Militer 0603/Lebak, Banten.

Faizal Assegaf: Presiden Jokowi Harus Keluarkan Instruksi Tertulis soal Larangan Santri FPI Terlibat Pelatihan Bela Negara Oleh TNI

Sikap Pangdam III Siliwangi, Mayor Jenderal TNI Muhammad Herindra mencopot Dandim Letkol Czi Ubaidillah, terkait polemik pelatihan bela negara yang melibatkan santri FPI disinyalir atas intervensi Istana.

Tindakan tersebut telah mencederai nurani ummat Islam bahkan diduga sebagai upaya merusak citra TNI di mata rakyat dan menggulingkan Jenderal Gatot Nurmantyo dari jabatan Panglima TNI.

Soal TNI Latih FPI, Begini Kata Anggota Dewan

KONFRONTASI-DPR mendukung pencopotan Komandan Distrik Militer 0603 Lebak Letnan Kolonel (Czi) Ubaidillah apabila dasarnya karena pelanggaran prosedur. Namun jika ia diberhentikan lantaran melatih ormas tertentu, maka tak dapat dibenarkan.

"Alasan kesalahan administrasi kita bisa terima tapi kalau alasan pencopotannya karena diikuti ormas, tentu tidak boleh itu. Tidak ada undang-undangnya, tidak ada peraturannya," kata anggota Komisi I DPR Bobby Adhityo Rizaldi di Jakarta, Senin.

Gelar Latihan Bela Negara Bersama FPI Berujung Pencopotan Dandim Lebak

Konfrontasi - Dandim Lebak, Kolonel Czi Ubaidillah dicopot dari jabatannya karena menggelar latihan Bela Negara untuk anggota Front Pembela Islam (FPI). Ubaidillah dianggap menyalahi prosedur karena tak melapor ke atasan.

"Ditemukan kesalahan prosedur yaitu Dandim tidak berlapor terlebih dahulu baik kepada Danrem maupun Pangdam III/Siliwangi sebelum menyelenggarakan kegiatan Bela Negara," ujar Kepala Penerangan Daerah Militer (Kapendam) III/Siliwangi Letkol Arh M Desi Ariyanto dilansir merdeka.com, Minggu (8/1/2017).

Panglima Soedirman, Rakyat dan dan Hak Bela Negara

”Sebagai negara, kita telah tjukup mempunjai pantja indera. Negara ada. Pemerintah ada. Tentara ada. Rakjat ada. Kalau kita sekarang kita tidak mempunjai keinginan untuk terus merdeka, samalah artinja dengan jang tidak mau mendjadi manusia sempurna” (Amanat Panglima Besar Jenderal Soedirman kepada Anggota Angkatan Perang, 17.08.1948).

 

Pages