26 August 2019

BEI

Berpotensi Default, Saham Jababeka Disuspensi

KONFRONTASI-Bursa Efek Indonesia (BEI) memutuskan untuk menghentikan sementara perdagangan saham (suspensi) atas saham PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) mulai dari perdagangan sesi II hari ini. Suspensi ini diberlakukan hingga pengumuman berikutnya.

Berdasarkan surat edaran bursa, suspensi ini dikenakan untuk saham ini lantaran perusahaan memiliki risiko besar tak mampu membayarkan utangnya dalam bentuk notes dalam waktu dekat.

BEI Targetkan Tambahan 3 Indeks Baru 2019

KONFRONTASI -  Bursa Efek Indonesia (BEI) akan menambah sekurang-kurangnya tiga indeks baru lagi pada tahun ini, sembari terus mengkaji dan mengevaluasi indeks-indeks yang sudah ada.

Hasan Fawzi, Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia, mengatakan bahwa BEI terus mengkaji kebutuhan investasi pelaku pasar, terutama terkait tema-tema investasi yang menarik.

Saat ini, BEI tengah bekerja sama dengan Yayasan Keanekaragaman Hayati Indonesia (KEHATI) untuk menyusun indeks tematik seputar environmental, social and governance (ESG).

Ini Gurita Bisnis Eka Tjipta Widjaja yang Tercatat di BEI

KONFRONTASI -  Eka Tjipta Widjaja sang pendiri sekaligus pemilik konglomerasi bisnis Sinar Mas Group tutup usia pada hari Sabtu, (26/01/2019). Kepergian sang pemilik meninggalkan gurita bisnis yang luar biasa besar.

Indeks BEI Cetak Rekor Baru

KONFRONTASI - Rabu (16/1/2019). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya terdampar di zona hijau dengan penguatan 0,07% dengan berada di level 6.413. Merupakan level tertinggi pada tahun ini, sekaligus level yang sama pada sembilan bulan lalu.

Aksi borong saham pada awal tahun oleh investor asing lagi-lagi menjadi pendorong penguatan IHSG. Asing mencatatkan beli bersih senilai Rp 1,4 triliun di pasar reguler. Hal ini menjadikan inflow asing di bursa saham mencapai Rp 6,07 triliun hingga tahun berjalan (year to date).

BEI Anggap 'Free Float' Praktek yang Biasa Berlaku di Bursa Dunia

KONFRONTASI-Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkapkan bahwa metode penghitungan terhadap kelompok saham atau indeks dengan memasukan rasio free float merupakan praktik umum di bursa dunia.

"Metode itu telah menjadi common practice (praktik umum) penghitungan indeks oleh bursa-bursa utama di dunia," ujar Direktur Pengembangan BEI Hasan Fawzi di Jakarta, Senin.

Sedianya, lanjut dia, BEI akan menerapkan metode itu dan akan efektif terhadap kelompok 45 saham unggulan (LQ45) dan IDX30 untuk periode Februari-Agustus 2019.

Ambil Untung, Indeks BEI Tumbang

KONFRONTASI - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat dibuka melemah dipicu aksi ambil untung sebagian investor.

IHSG BEI dibuka melemah 42,62 poin atau 0,71 persen menjadi 5.934,17. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak turun 10,62 poin atau 1,11 persen menjadi 944,74.

Analis senior CSA Research Institute Reza Priyambada di Jakarta, mengatakan sebagian pelaku pasar saham memanfaatkan kenaikan IHSG dalam beberapa hari terakhir ini untuk posisi ambil untung.

Jual Bersih Asing di BEI Capai Rp53,79 Triliun

KONFRONTASI -   Investor asing terus melakukan jual bersih. Investor asing mencatatkan jual bersih senilai Rp748 miliar pada sepanjang pekan ini, sehingga sepanjang 2018 total mencapai Rp53,79 triliun.

Dari data yang dirilis Bursa Efek Indonesia (BEI), Sabtu (15/9/2018), sepanjang tahun berjalan, investor asing telah mencatatkan jual bersih mencapai Rp53,79 triliun.

Saham Bank BRISyariah Resmi Tercatat di BEI

KONFRONTASI - Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan perdana saham PT Bank BRISyariah Tbk sebagai perusahaan ke-11 yang mencatatkan saham pada 2018 ini.

"Dengan dicatatkannya saham PT Bank BRIsyariah Tbk maka jumlah saham syariah yang diperdagangkan semakin bertambah dan ini merupakan sinyal positif," ujar Direktur Penilaian Perusahaan BEI, Samsul Hidayat di Jakarta, Rabu.

Indeks BEI Rontok 11,56 Poin

KONFRONTASI - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah pada penutupan perdagangan hari ini. IHSG kembali terkoreksi setelah sebelumnya sembat rebound serta menyentuh resisten.

Indeks BEI Ditutup Menguat 51,58 Poin

KONFRONTASI - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin ditutup menguat sebesar 51,58 poin seiring aksi beli saham secara selektif oleh investor.

IHSG BEI ditutup menguat 51,58 poin atau 0,83 persen menjadi 6.240,57, sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 13,53 poin (1,35 persen) menjadi 1.019,20.

Pages