13 November 2018

Begal

Begal Didor Setelah Tikam Petugas

KONFRONTASI-Seorang anggota komplotan begal, Ibrahim (23) warga Rangkiling Simpang, Kabupaten Sarolangun, Jambi, menikam seorang anggota polisi saat hendak ditangkap. Ibrahim ditangkap setelah ditembak kaki kanannya, sedangkan tiga rekannya kabur.

“Saat penangkapan, pelaku melakukan perlawanan dengan cara menusuk anggota menggunakan pisau ke arah dada. Untung anggota kita menggunakan Body Fist (Rompi Anti Peluru) dan robek di bagian dada, “Jelas Kapolres Sarolangun AKBP Dadan Wira Laksana, Kamis (8/11/2018).

Rekaman CCTV Ungkap Kasus Pembegalan Mahasiswi di Bandung

KONFRONTASI-Rekaman closed circuit television (CCTV) berhasil mengungkap kasus pembegalan terhadap korban Shanda Puti Denata (23) seorang mahasiswi salah satu perguruan tinggi di Bandung.

"Setelah mendapatkan petunjuk dari CCTV, tim dari Polda Jabar dan Polrestabes Bandung lantas melakukan penangkapan terhadap pelaku Yonas Aditya (26) dan Aminatus Solihin (24) di rumahnya masing-masing," kata Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto didampingi Kabid Humas Kombes Pol  Trunoyudo Wisnu Andiko di RS Polri Sartika Asih Bandung, Rabu (5/9/2018).

Akhirnya Mahasiswi Korban Begal Tutup Usia

KONFRONTASI -   Sempat kritis dan mendapatkan perawatan medis, S (23), mahasiswi yang menjadi korban kejahatan jalanan atau yang dikenal begal di kawasan Cikapayang Kota Bandung akhirnya tutup usia. Polisi saat ini masih melakukan pemeriksaan untuk mengejar pelaku.

Begal Sadis Tewas Terbentur Beton Irigasi Saat Dikejar Warga

KONFRONTASI-Begal sadis tewas setelah tercebur dan kepalanya terbentur beton saluran irigasi di Jalan Raya Rancamalaka, Desa Hegarmanah, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi. Jasad Andre Hermanto (23) dievakuasi petugas ke Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur, sedangkan rekannya M. Akbar (24) hanya luka-luka.

”Tersangka tewas di lokasi karena menderita luka parah di bagian kepalanya akibat terbentur dinding beton saluran irigasi,” kata Kapolsek Cikarang Timur, Kompol Warija, Senin (13/8/2018).

Sementara tersangka Akbar hanya mengalami luka lecet dan memar di bagian kepala, tangan dan kaki. Kedua tersangka terjatuh dari kendaraannya karena panik dikejar massa setelah berusaha menggasak sepeda motor Honda Beat bernopol B 4887 FKL milik korban, Tasim, 18.

Warija mengatakan, aksi pembegalan itu terjadi saat korban Tasim tengah melintas di Jalan Raya Kampung Bugelsalam RT 02/01, Desa Hegarmanah, Kecamatan Cikarang Timur pada Jumat 10 Agustus 2018 sekitar pukul 22.30 WIB. Korban hendak pulang kerumahnya.

Saat itu, korban melaju beriringan dengan rekannya Niko (19) yang juga naik sepeda motor usai berkunjung ke Taman Sehati Stadion Wibawa Mukti, Cikarang Timur. Di lokasi kejadian, korban mendadak berhenti karena kebelet buang air kecil.

Situasi itu dimanfaatkan para pelaku yang tiba-tiba menghampiri Tasim untuk berpura-pura menanyakan sebuah alamat. Tidak disangka, pelaku Andre malah membacok tangan kanan Tasim menggunakan celurit hingga mengucurkan darah. ”Pelaku meminta korban menyerahkan kunci sepeda motor,” katanya.

Namun, korban memilih kabur ke sawah warga. Tersangka Andre rupanya tidak hilang akal, dia justru mendorong motor korban dengan rekannya Akbar. Melihat kendaraannya dibawa kabur pelaku, Tasim berteriak hingga mengundang perhatian temannya Niko yang di tengah perjalanan.

Dibantu warga, saksi mengejar para pelaku menggunakan kendaraannya. Tersangka Akbar kemudian meninggalkan sepeda motor korban dan beralih ke rekannya Hermanto yang sudah siaga di atas motor. Mereka berdua lalu kabur menggunakan motornya.

Tak Tahan Sembunyi di Gorong-gorong, Begal Ini Akhirnya Menyerah Juga

KONFRONTASI-Satu dari tiga pelaku begal berhasil ditangkap massa usai membegal seorang pengendara di Medan, Sumut, Rabu (8/8) dini hari.

Sedangkan dua rekannya berhasil membawa kabur sepeda motor jenis Vario BK 2089 AHM milik korban, Asnul.

Pelaku yang berhasil ditangkap berinisial A, 29, adalah warga Jalan Negara Medan. Dia ditangkap saat bersembunyi di dalam gorong-gorong Jalan Masdulhak, Kecamatan Medan Polonia.

Informasi dihimpun, awalnya Asnul yang juga driver ojek online ini melintas di kawasan Jalan Cik Ditiro, Kecamatan Medan Baru menjadi korban begal sekira pukul 01.00 WIB. Begitu motornya dibegal, Asnul langsung menghubungi rekan-rekannya.

Para driver ojek online lainnya langsung merespon. Mereka pun berkeliling hingga melihat sepeda motor milik korban melintas di Jalan Iskandar Muda.

Tak pelak, rekan korban langsung mengejar pelaku. Aksi kejar-kejaran pun terjadi hingga berakhir di Jalan Masdulhak.

Sebab, rekan korban menabrakkan sepeda motor yang dikendarai seorang pelaku hingga terjatuh. Sedangkan dua pelaku lainnya berhasil melarikan diri.

Pelaku yang terjatuh kemudian bangkit dan kabur. Lantaran panik dan ketakutan, pelaku bersembunyi di dalam gorong-gorong.

Persembunyian pelaku pun terdeteksi korban dan rekannya. Namun, mereka tak mau ambil risiko dan memilih bersabar menunggu pelaku keluar dari dalam gorong-gorong.

Kesabaran korban dan rekannya berbuah manis. Pelaku yang tak tahan berjam-jam di dalam saluran air itu keluar sekira pukul 12.00 WIB.

Dor, Dua Begal Sadis Tewas Ditembus Timah Panas Petugas

KONFRONTASI-Dua pelaku begal tewas ditembak polisi di Medan, Sumatera Utara.

Kedua pelaku yakni Raja Amin alias Raja, 33, warga Jalan Beringin, Pasar VII Gang Duku, Tembung dan Afandri alias Bangun, 37, warga Jalan Rawa Cangkuk, Gang Arab, Medan Denai, tewas ditembak mati.

Penembakan terhadap pelaku dilakukan pada dua lokasi berbeda dalam rangkaian operasi yang dilakukan tim gabungan dari Polrestabes Medan dan Polsek Medan Timur.

Raja ditembak saat proses pengembangan dimana petugas memintanya untuk menunjukkan titik-titik lokasi mereka beraksi membegal korban bernama Yunita pada Desember 2017 lalu di Jalan Mabar.

Saat itu, Raja justru menyerang petugas hingga akhirnya roboh ditembak.

Awas, Begal Payudara Gentayangan di Depok, Ini Sketsa Wajahnya

KONFRONTASI- Sketsa wajah begal payudara akhirnya dirilis. Polresta Depok menyebarkan sketsa wajah begal payudara yang melecehkan mahasiswi penjual donat dan dua perempuan lain di Kota Depok, Jawa Barat.

Hingga kini begal payudara itu belum tertangkap. "Kami dan Tim Inavis Mabes Polri telah melakukan rekontruksi wajah pelaku," kata Kepala Unit Tim Idik III, Satuan Reskrim Polresta Depok, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Firdaus pada wartawan di Polres, Minggu (29/7/2018) sebagaimana dikutip Suara.com.

Begal Marak di Medan Ternyata Hoaks

KONFRONTASI - Polrestabes Medan, Polda Sumatera Utara menegaskan bahwa informasi yang beredar di media sosial terjadi perampokan dilakukan begal hingga menelan korban jiwa di Jalan Sunggal Medan adalah berita hoaks.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Putu Yudha Prawira kepada wartawan, Senin, menampik adanya kejadian begal tersebut.

Setelah dicek informasi itu, menurut dia, tenyata tidak benar dan berita bohong.

"Jadi, masyarakat jangan mudah terpancing dengan berita tidak jelas di media sosial," ujar AKBP Putu.

Bila Gagal Berantas Begal, Kapolri Ancam Copot Kapolres

KONFRONTASI -  Kapolri Jendral Tito Karnavian tidak ingin ada tindak kriminal begal pada arus mudik 2018. Tito juga tak segan mengganti pimpinan Polres maupun Polda jika kejadian tersebut masih terulang.

"Para kapolresnya bila terjadi kasus begal, saya dengan segala rasa hormat, Kapolres akan saya ganti setelah lebaran," kata Tito saat ditemui di Studi Grand Metro TV, Jakarta Barat, Senin, 11 Juni 2018

Melawan Petugas, Dua Begal Tewas Didor

KONFRONTASI-Kapolres Bangkalan, Jawa Timur AKBP Boby Paludin Tambunan menjelaskan perihal kebijakan tembak mati terhadap dua begal yang dilakukan anggotanya, Jumat (25/5).

Pages