20 March 2019

Begal

Pertahankan Motor, Tangan Pelajar SMA Ini Nyaris Putus Dibacok Begal

KONFRONTASI-Nasib tragis dialami Syarif Hidayah Tatroman (18). Tangan kiri pelajar kelas 2 SMA di Jalan Raya Cipayung ini nyaris putus saat mencoba mempertahankan motor dari serangan brutal geng motor.

Peristiwa pembegalan tersebut terjadi di  depan SMK Mutadien, Jembatan Serong Cipayung Kota Depok, Minggu (3/3/2019) subuh.

Uh, Dua Remaja Pengamen Ini Jadi Begal?, Pantas Ditangkap Polisi

KONFRONTASI -   Tim buru sergap (Buser) Polsek Tambun mencokok dua pengamen berinisial DN (15) dan YR (14), kedua pelaku diketahui nekat melakukan aksi begal di daerah Tambun hingga Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat yang kemudian menjual ke tersangka YM (39) yang juga ikut diringkus Buser karena terbukti sebagai penadah.

Kapolsek Tambun Kompol Rahmat Sujatmiko mengatakan, para pelaku melakukan aksi begal bertiga dengan seorang rekan lainnya, FR, yang masih terus diburu.

Polisi Kandangkan 2 Begal Motor di Surabaya

Konfrontasi - Anggota Satreskrim Mobile (Resmob) Polrestabes Surabaya membekuk dua pelaku curas (pencurian dengan kekerasan). Masing-masing adalah Mahrus Sobir dan Alianto yang sama-sama berusia 24 tahun.

Satu orang lagi masih buron. Sedangkan korban dari perampasan sepeda motor itu adalah Fajar Dwi Andika (16) warga Pelatuk Donomulyo. Kendaraan korban dirampas komplotan pelaku di Jalan Sidomulyo Gg 3 Surabaya. "Masih ada satu pelaku berinisial HD menjadi daftar pencarian orang (DPO)," terangnya.

Polisi Tangkap 3 dari 5 Pelaku Begal Usia Belasan

Konfrontasi - Polsek Bantar Gebang menangkap tiga pelaku begal usia belasan ini  pada Kamis (6/12/2018) malam lalu.

Tiga pelaku begal usia belasan tahun yang ditangkap polisi yakni RA (15 tahun), AP (16 tahun), dan A (15 tahun) yang telah menjalankan aksinya sebanyak 15 kali.

Ketiga pelaku begal yang usianya masih belasan tahun itu menjual hasil kejahatannya melalui online atau daring dan hasil penjualannya dibagi rata.

Pelaku AP (16) dan A (15) mengaku hasil kejahatannya digunakan untuk membeli ponsel.

Dibegal 7 Perampok, Adik Vicky Prasetyo Alami Luka Bacok

Konfrontasi - Harbowo adik kandung artis Vicky Prasetyo dibacok kawanan begal di Jalan Gatot Subroto, Desa Karangasih, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jumat (7/12/2018) dini hari. Selain menderita luka bacok, korban juga harus kehilangan ponselnya.

Begal Didor Setelah Tikam Petugas

KONFRONTASI-Seorang anggota komplotan begal, Ibrahim (23) warga Rangkiling Simpang, Kabupaten Sarolangun, Jambi, menikam seorang anggota polisi saat hendak ditangkap. Ibrahim ditangkap setelah ditembak kaki kanannya, sedangkan tiga rekannya kabur.

“Saat penangkapan, pelaku melakukan perlawanan dengan cara menusuk anggota menggunakan pisau ke arah dada. Untung anggota kita menggunakan Body Fist (Rompi Anti Peluru) dan robek di bagian dada, “Jelas Kapolres Sarolangun AKBP Dadan Wira Laksana, Kamis (8/11/2018).

Rekaman CCTV Ungkap Kasus Pembegalan Mahasiswi di Bandung

KONFRONTASI-Rekaman closed circuit television (CCTV) berhasil mengungkap kasus pembegalan terhadap korban Shanda Puti Denata (23) seorang mahasiswi salah satu perguruan tinggi di Bandung.

"Setelah mendapatkan petunjuk dari CCTV, tim dari Polda Jabar dan Polrestabes Bandung lantas melakukan penangkapan terhadap pelaku Yonas Aditya (26) dan Aminatus Solihin (24) di rumahnya masing-masing," kata Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto didampingi Kabid Humas Kombes Pol  Trunoyudo Wisnu Andiko di RS Polri Sartika Asih Bandung, Rabu (5/9/2018).

Akhirnya Mahasiswi Korban Begal Tutup Usia

KONFRONTASI -   Sempat kritis dan mendapatkan perawatan medis, S (23), mahasiswi yang menjadi korban kejahatan jalanan atau yang dikenal begal di kawasan Cikapayang Kota Bandung akhirnya tutup usia. Polisi saat ini masih melakukan pemeriksaan untuk mengejar pelaku.

Begal Sadis Tewas Terbentur Beton Irigasi Saat Dikejar Warga

KONFRONTASI-Begal sadis tewas setelah tercebur dan kepalanya terbentur beton saluran irigasi di Jalan Raya Rancamalaka, Desa Hegarmanah, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi. Jasad Andre Hermanto (23) dievakuasi petugas ke Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur, sedangkan rekannya M. Akbar (24) hanya luka-luka.

”Tersangka tewas di lokasi karena menderita luka parah di bagian kepalanya akibat terbentur dinding beton saluran irigasi,” kata Kapolsek Cikarang Timur, Kompol Warija, Senin (13/8/2018).

Sementara tersangka Akbar hanya mengalami luka lecet dan memar di bagian kepala, tangan dan kaki. Kedua tersangka terjatuh dari kendaraannya karena panik dikejar massa setelah berusaha menggasak sepeda motor Honda Beat bernopol B 4887 FKL milik korban, Tasim, 18.

Warija mengatakan, aksi pembegalan itu terjadi saat korban Tasim tengah melintas di Jalan Raya Kampung Bugelsalam RT 02/01, Desa Hegarmanah, Kecamatan Cikarang Timur pada Jumat 10 Agustus 2018 sekitar pukul 22.30 WIB. Korban hendak pulang kerumahnya.

Saat itu, korban melaju beriringan dengan rekannya Niko (19) yang juga naik sepeda motor usai berkunjung ke Taman Sehati Stadion Wibawa Mukti, Cikarang Timur. Di lokasi kejadian, korban mendadak berhenti karena kebelet buang air kecil.

Situasi itu dimanfaatkan para pelaku yang tiba-tiba menghampiri Tasim untuk berpura-pura menanyakan sebuah alamat. Tidak disangka, pelaku Andre malah membacok tangan kanan Tasim menggunakan celurit hingga mengucurkan darah. ”Pelaku meminta korban menyerahkan kunci sepeda motor,” katanya.

Namun, korban memilih kabur ke sawah warga. Tersangka Andre rupanya tidak hilang akal, dia justru mendorong motor korban dengan rekannya Akbar. Melihat kendaraannya dibawa kabur pelaku, Tasim berteriak hingga mengundang perhatian temannya Niko yang di tengah perjalanan.

Dibantu warga, saksi mengejar para pelaku menggunakan kendaraannya. Tersangka Akbar kemudian meninggalkan sepeda motor korban dan beralih ke rekannya Hermanto yang sudah siaga di atas motor. Mereka berdua lalu kabur menggunakan motornya.

Tak Tahan Sembunyi di Gorong-gorong, Begal Ini Akhirnya Menyerah Juga

KONFRONTASI-Satu dari tiga pelaku begal berhasil ditangkap massa usai membegal seorang pengendara di Medan, Sumut, Rabu (8/8) dini hari.

Sedangkan dua rekannya berhasil membawa kabur sepeda motor jenis Vario BK 2089 AHM milik korban, Asnul.

Pelaku yang berhasil ditangkap berinisial A, 29, adalah warga Jalan Negara Medan. Dia ditangkap saat bersembunyi di dalam gorong-gorong Jalan Masdulhak, Kecamatan Medan Polonia.

Informasi dihimpun, awalnya Asnul yang juga driver ojek online ini melintas di kawasan Jalan Cik Ditiro, Kecamatan Medan Baru menjadi korban begal sekira pukul 01.00 WIB. Begitu motornya dibegal, Asnul langsung menghubungi rekan-rekannya.

Para driver ojek online lainnya langsung merespon. Mereka pun berkeliling hingga melihat sepeda motor milik korban melintas di Jalan Iskandar Muda.

Tak pelak, rekan korban langsung mengejar pelaku. Aksi kejar-kejaran pun terjadi hingga berakhir di Jalan Masdulhak.

Sebab, rekan korban menabrakkan sepeda motor yang dikendarai seorang pelaku hingga terjatuh. Sedangkan dua pelaku lainnya berhasil melarikan diri.

Pelaku yang terjatuh kemudian bangkit dan kabur. Lantaran panik dan ketakutan, pelaku bersembunyi di dalam gorong-gorong.

Persembunyian pelaku pun terdeteksi korban dan rekannya. Namun, mereka tak mau ambil risiko dan memilih bersabar menunggu pelaku keluar dari dalam gorong-gorong.

Kesabaran korban dan rekannya berbuah manis. Pelaku yang tak tahan berjam-jam di dalam saluran air itu keluar sekira pukul 12.00 WIB.

Pages