14 October 2019

BBM

Perintah Presiden, Harga Premium Naik

KONFRONTASI-Pemerintah menaikkan harga per liter BBM jenis premium mulai 10 Oktober 2018 menjadi Rp7.000 untuk Jawa, Madura, dan Bali (Jamali) serta Rp6.900 di luar Jamali.

"Pemerintah mempertimbangkan, sesuai arahan Presiden, bahwa premium mulai hari ini (10/10) disesuaikan harganya," kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan di Sofitel Hotel, Nusa Dua, Bali, Rabu.

Penyesuaian harga premium per liter di area Jamali menjadi Rp7.000 dari Rp6.650 dan di luar Jamali menjadi Rp6.900 dari Rp6.450.

Haruskah Harga BBM Dinaikkan Demi Selamatkan Rupiah?

KONFRONTASI-Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bakal berlangsung lama. Prediksinya, pelemahan ini akan berlangsung hingga Juni 2019.

Pada pekan lalu, rupiah menembus nilai psikologis baru Rp 15.100/US$. Bahkan pada penutupan pasar kemarin (5/10/2018) nilai tukar rupiah sudah menembus Rp 15.175/US$.

Di Jayawijaya Kini BBM Satu Harga

KONFRONTASI -   Dua lembaga penyalur BBM Satu Harga kembali diresmikan Pemerintah, Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kompak di Wamena, Kabupaten Jayawijaya dan SPBU Kompak Bokondini di Kabupaten Tolikara, Provinsi Papua.

Masyarakat yang sebelumnya membeli BBM dengan harga Rp50.000 hingga Rp70.000 per liter kini dapat menikmati harga yang sama seperti di wilayah lain, yakni Rp5.150/liter untuk bahan bakar jenis Solar dan Rp6.450/liter untuk Premium.

Pertamina Wujudkan BBM Satu Harga di Tolinggula

KONFRONTASI -  Warga Kecamatan Tolinggula, Gorontalo Utara harus menempuh jarak 130 kilometer untuk mendapatkan BBM di SPBU terdekat.

Seringkali, jika tidak membeli di SPBU, masyarakat terpaksa harus membeli BBM di pengecer seharga Rp 10.000/liter untuk Premium dan Rp 20.000/liter untuk Solar.

Siaran Pers : Harga BBM Pertamina Tidak Naik

KONFRONTASI -   PT Pertamina (Persero) menegaskan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU Pertamina tidak mengalami penyesuaian.

 "Harga BBM Pertamina masih tetap dan belum ada rencana penyesuaian harga," tegas Vice President Corporate Communication  Pertamina, Adiatma Sardjito

Menteri Jonan Tegaskan, Harga BBM Tidak akan Dinaikkan Dalam Waktu Dekat

KONFRONTASI-Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan menegaskan bahwa pemerintah tidak akan menaikkan harga BBM dalam waktu dekat.

"BBM naik? Gini pemerintah tidak merencanakan harga BBM naik dalam waktu dekat. Ya, jelas ya," tegas Jonan di Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa.

Jawaban Jonan tersebut menanggapi wacana bahwa muncul spekulasi untuk menaikkan harga BBM atas kekhawatiran terus melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

Rupilah Ambruk: Jokowi Kembali Naikkan Harga BBM

KONFRONTASI - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan telah menyiapkan berbagai strategi untuk mengatasi pelemahan nilai tukar rupiah demi stabilitas perekonomian Indonesia.

Saat ini, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS hampir menyentuh level psikologis baru di angka Rp 14.900/US$. Pada pukul 13:00 WIB, Rp 14.897/US$, melemah 0,59% dari penutupan perdagangan kemarin.

Sementara itu, pada tahun depan dalam asumsi nilai tukar yang ditetapkan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2018 sebesar Rp 14.400/US$.

BBM Naik, Mahasiswa Mulai Turun ke Jalan

KONFRONTASI-Lembaga Kemahasiswaan (LK) se-Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar aksi unjuk rasa dengan mengangkat grand isu, “Save Migas: Upaya Penyelematan Rakyat Dari Jebakan Rezim Jokowi-JK di Indonesia” di depan Menara Pinisi UNM, Jl. A. P. Pettarani, Senin (9/7/2018).

Aksi yang digalang oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNM ini mendesak rezim Jokowi-JK untuk menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terus naik setiap tahunnya.

Stok BBM untuk Arus Balik Dipastikan Aman

KONFRONTASI-Posko Nasional Sektor Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) pada arus balik Lebaran 2018 aman hingga H+13.

Penetapan Harga BBM Harus Transparan dan Akuntabel

KONFRONTASI-Pengamat ekonomi energi dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Fahmy Radhi, menyarankan penetapan harga bahan bakar minyak (BBM) dilakukan secara transparan dan akuntabel berdasarkan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).

"Dengan demikian, penetapan harga BBM tersebut dapat diterima oleh pelaku usaha yakni PT Pertamina (Persero) dan SPBU milik asing, sekaligus juga diterima oleh rakyat sebagai konsumen," katanya di Jakarta, Senin.

Pages