16 December 2019

Bashar al-Assad

Bom Mobil Meledak Diperbatasan Turki dan Suriah, 13 Orang Meninggal Dunia

Konfrontasi - Sebuah bom mobil meledak dan menewaskan setidaknya 13 orang di kota perbatasan yang dikuasai Turki di timur laut Suriah. Bom tersebut meledak tepat saat ribuan orang Kurdi di wilayah tersebut melakukan unjuk rasa.

Dilansir dari AFP pada Minggu (3/11/2019), bom tersebut mengoyak Tal Abyad, salah satu dari beberapa kota yang dikuasai Kurdi namun direbut Turki pada bulan lalu, dalam serangan mematikan di lintas perbatasan.

Buku yang Ditulis Wartawan Ini Bikin Trump Murka

KONFRONTASI-Buku yang ditulis wartawan Watergate terkenal Bob Woodward dikecam Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump. Pasalnya, dalam buku itu, Woodward menyebut Trump pernah merencanakan pembunuhan terhadap Presiden Suriah Bashar al-Assad.

Buku berjudul Fear: Trump in the White House yang akan dirilis Selasa depan itu mengklaim Presiden Trump memerintahkan pembunuhan Presiden Suriah Bashar Al Assad. Perintah itu dikeluarkan setelah rezim Suriah diduga melancarkan serangan senjata kimia pada April 2017.

Bashar: Serangan AS Tunjukkan Kegagalan Barat Capai Tujuannya di Suriah

KONFRONTASI-Presiden Suriah Bashar al-Assad mengatakan, Sabtu, serangan pimpinan Amerika Serikat ke Suriah menunjukkan kegagalan kekuatan Barat dalam mencapai tujuan mereka di Suriah setelah kekalahan kelompok garis keras dukungan asing.

Bashar mengeluarkan pernyataan itu dalam pembicaraan telepon dengan Presiden Iran Hassan Rouhani, kata kantor berita negara SANA. Rouhani menelepon Assad setelah serangan pimpinan AS menghantam Suriah.

Suriah Menang, Barat Menjerit

KONFRONTASI - Presiden Suriah Bashar al-Assad mengatakan, setiap kali pasukan perlawanan mencapai kemenangan, jeritan negara-negara Barat akan terdengar.

Dia mengungkapkan hal itu dalam pertemuan dengan Penasihat Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran Urusan Internasional, Ali Akbar Velayati di Damaskus, Kamis (12/4/2018).

US to Russia: Abandon Syria's President Bashar al-Assad

KONFRONTASI-The US secretary of state has said he hopes Russia will abandon its support for Syrian President Bashar al-Assad because actions such as last week's chemical attack have stripped him of all legitimacy.

Rex Tillerson made the remarks at the conclusion on Tuesday in Italy of a meeting of foreign ministers of the Group of Seven (G7) and "like-minded" countries.

"It is clear to us the reign of the Assad family is coming to an end," he said shortly before leaving the Tuscan city of Lucca for Moscow.

Russia denies Assad to blame for chemical attack, on course for collision with Trump

Kremlin spokesman Dmitry Peskov

KONFRONTASI-Russia denied on Wednesday that Syrian President Bashar al-Assad was to blame for a poison gas attack and said it would continue to back him, setting the Kremlin on course for its biggest diplomatic collision yet with Donald Trump's White House.

Western countries, including the United States, blamed Assad's armed forces for a chemical attack which choked scores of people to death in the town of Khan Sheikhoun in a rebel-held area of northern Syria on Tuesday.

Pemerintahan Trump Dibawah Tekanan Gara-gara Assad

Konfrontasi - Pemerintahan Donald Trump mendapat tekanan kuat dari Senat dan juga Partai Republik Amerika Serikat (AS). Tekanan ini disebabkan oleh sikap pemerintah Trump yang mulai melunak kepada Presiden Suriah Bashar al-Assad. 

Salah satu pihak yang mengecam sikap tersebut adalah Ketua Komite Angkatan Bersenjata di Senat AS, John McCain. Dalam sebuah pernyataan tertulis, McCain mengatakan dia sangat terganggu oleh sikap baru AS tersebut.

Gedung Putih Lebih Fokus Kalahkan ISIS Ketimbang Gulingkan Assad

Juru Bicara Gedung Putih Sean Spicer

KONFRONTASI-Pihak Gedung Putih mengumumkan bahwa mendukung tanggapan petingginya bahwa Amerika Serikat (AS) sekarang lebih berfokus mengalahkan kelompok ISIS, dan tidak memusatkan perhatian untuk penggulingan Presiden Suriah Bashar al-Assad.

Bashar al-Assad: Everything on table in Astana talks

KONFRONTASI-Syrian President Bashar al-Assad has declared that his government is ready to negotiate "on everything" during upcoming talks in Astana, Kazakhstan, brokered by Russia and Turkey.

In an interview with French journalists published by state media on Monday, Assad said there were still questions surrounding the talks, including "who will be there from the other side".

"We don't know yet," he said.

Turkey has suggested the Astana talks could be convened around the last week of January.

Assad Siap jadi Sekutu Trump Perangi Teroris

KONFRONTASI - Presiden Suriah, Bashar al-Assad  mengatakan, jika Donald Trump, Presiden terpilih Amerika Serikat memerangi teroris, maka Damaskus akan menjadi sekutunya.

Bashar al-Assad dalam sebuah wawancara pada Selasa (15/11/2016) mengatakan, jika Trump memerangi teroris, maka Suriah, Rusia, Iran dan beberapa negara lain yang menuntut pemberantasan teroris, akan menjadi sekutu alamiah Trump. Demikian dilansir kantor berita SANA.

Pages