23 January 2020

Bank Indonesia (BI)

Sentimen Bank Eropa Bikin Rupiah Ditutup Melemah Rp14.581

Konfrontasi - Nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.581 per dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pasar spot sore ini, Jumat (14/12/2018). Posisi ini melemah 85 poin atau 0,58 persen dari kemarin sore, Kamis (13/12) di Rp14.496 per dolar AS. 

Sementara kurs referensi Bank Indonesia (BI), Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) menempatkan rupiah di posisi Rp14.538 per dolar AS atau melemah tipis dari kemarin di Rp14.536 per dolar AS. 

BI Ingatkan Jangan Terlena dengan Penguatan Rupiah

Konfrontasi - Bank Indonesia mengakui pelemahan kurs mata uang rupiah dan rupee India, menjadi yang terbesar dibanding negara berkembang di kawasan dalam beberapa hari terakhir. Keduanya melemah lebih dalam, disebabkan ekspor barang dan jasa kedua negara sama-sama defisit. 

Kembali Ditutup Menguat, Jumat Sore Rupiah Berakhir Bahagia di Rp 14.303

Konfrontasi - Rupiah melanjutkan penguatan terhadap dollar Amerika Serikat (AS). Kini, mata uang Garuda berada di level terkuatnya sejak Juni atau lima bulan terakhir.

Jumat (30/11/2018), di pasar spot, perdagangan rupiah ditutup di Rp 14.302 per dollar AS. Kurs rupiah menguat 0,56% dari posisi kemarin di 14.383. 

Penguatan rupiah juga terlihat di acuan antarbank. Kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) hari ini di level Rp 14.339 per dollar AS, sedangkan kemarin masih di 14.408. 

Ditutup Menguat 36 Poin, Rupiah Berakhir Rp 14.544

Konfrontasi - Pergerakan nilai tukar rupiah dalam perdagangan di pasar spot antarbank pada Jumat (23/11/2018) sore berakhir menguat sebesar 36 poin menjadi Rp14.544, dibandingkan posisi sebelumnya Rp14.580 per dolar AS.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada hari ini (23/11) juga mencatat mata uang rupiah menguat menjadi Rp14.552 dibanding sebelumnya (22/10) di posisi Rp14.592 per dolar AS.

Jumat Sore Rupiah Ditutup Menguat 128 Poin Menjadi Rp 14;537

Konfrontasi - Pergerakan nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Jumat (16/11/2018) sore, menguat sebesar 128 poin menjadi Rp14.537 dibandingkan posisi sebelumnya Rp14.665 per dolar AS.

Ekonom Samuel Sekuritas Ahmad Mikail di Jakarta, Jumat (16/11), mengatakan kebijakan Bank Indonesia menaikan suku bunga "7 Day Reverse Repo Rate" masih menjadi pemicu positif bagi pergerakan kurs rupiah.

Jumat Sore Rupiah Ditutup Anjlok, Ini Penyebabnya

Konfrontasi - Pergerakan nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Jumat (9/11/2018) sore melemah sebesar 188 poin menjadi Rp14.668 dibandingkan posisi sebelumnya Rp14.480 per dolar AS.

Pengamat pasar uang Bank Woori Saudara Indonesia Tbk Rully Nova mengatakan pelemahan nilai tukar rupiah relatif wajar setelah dalam beberapa hari sebelumnya cenderung mengalami penguatan.

Dihujani Sentimen Positif Bawa Rupiah Menguat 1,14%

Konfrontasi - Dihujani berbagai sentimen positif baik dari domestik maupun luar, rupiah kembali menguat ke bawah level Rp 15.000 per dollar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Jumat (2/11). Di pasar spot, mata uang Garuda menguat tajam sebesar 1,14% ke level Rp 14.955 per dollar AS.

BI Tak Khawatir Rupiah Melemah

Konfrontasi - Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia mencatat, nilai tukar rupiah terhadap dolar kembali melemah hari ini. Dolar AS dibanderol Rp13.804, menguat dibanding kemarin Rp13.778.

Menyikapi hal itu, Deputi Gubernur Bank Indonesia, Dody Budi Waluyo menegaskan, BI akan tetap terus berada di pasar keuangan untuk menstabilkan nilai tukar rupiah.

Cegah Skimming, Polisi dan BI Dorong Perbankan Gunakan Chip

Konfrontasi - Kepolisian dan Bank Indonesia (BI) mendorong perbankan menambah sistem keamanan pada kartu kredit dan kartu debit nasabahnya dengan sistem keamanan chip. Hal itu guna mencegah terjadinya kebocoran data atau menjadi korban skimming.

"Security dari bank ada juga yang ATM sudah menggunakan chip ada juga yang masih menggunakan sistem magnet yang ada garis hitamnya. Yang security paling tinggi adalah yang menggunakan chip. Jadi, Bank Indonesia mendorong seluruh ATM menggunakan atau mengganti dengan chip," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Nico Afinta di Mapolda Metro Jaya, Sabtu 17 Maret 2018.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Eksekutif Kebijakan dan Pengawasan Sistem Pembayaran BI, Eva Pangabean mengatakan hal senada. Menurutnya, BI selaku otoritas di bidang sistem pembayaran selalu memberi kebijakan regulasi dan mendorong perbankan melalui ketentuan-ketentuan yang dikeluarkan untuk memberikan pengamanan baik di penggunaan transaksi menggunakan kartu kredit maupun kartu debit.

"Makanya nanti teman-teman bisa melihat bahwa sekarang di kartu itu kami sudah melalui perbankan-perbankan sudah mengeluarkan kartu ATM atau debit yang menggunakan chip. Jadi dengan teknologi chip itu memang akan sulit dilakukan pemalsuan terhadap data yang ada," ujarnya.

Selain itu, BI juga selalu mendatangi perbankan untuk terus memastikan sistem deteksi dalam perbankan sudah berkerja dengan maksimal untuk menangkal kegiatan yang merugikan nasabah.

"Bank Indonesia juga untuk perlindungan konsumen. Namun ini tidak bisa Bank Indonesia jalan sendiri karena harus ada kerja sama yang baik dari perbankan di mana pihak perbankan adalah selaku penyedia jasanya, sistem pembayaran, termasuk peralatan yang dipakai," katanya.

Ilustrasi hacker mengincar ATM

Eva tidak menampik bahwa modus kejahatan setiap waktu selalu berkembang dengan menggunakan segala cara untuk menguras data nasabah bank. Untuk itu, pihak perbankan juga harus selalu berinovasi menciptakan keamanan terbaik bagi nasabah.

Di samping perbankan menciptakan alat keamanan yang canggih, lanjutnya, diperlukan juga peran dari masyarakat saat menggunakan kartu debit maupun kredit. Ia mengimbau, saat akan menggunakan ATM, para nasabah memilih lokasi yang ada petugas keamanan, tidak jauh dari keramaian, dan menutup dengan tangan saat memencet PIN.

"Kami sudah koordinasi dengan seluruh perbankan meminta mereka untuk melakukan edukasi lebih gencar lagi kepada masyarakat bagaimana menggunakan ATM dengan kartu debit terutama apabila ada oknum-oknum tertentu yang menghubungi para nasabah tapi dengan meminta data pribadi itu hal yang tidak pernah melakukan oleh bank. Kemudian kalau ada OTP (One Time Password) dan tidak melakukan transaksi tolong diabaikan itu yang paling penting," katanya.

Meski belum bisa merinci jumlah kerugian dari sindikat kejahatan skimming yang membobol uang nasabah bank BRI yang ditangkap Subdit Resmob Polda Metro Jaya. Eva memastikan seluruh korban skimming akan mendapatkan ganti rugi.

"Kalau memang terkena korban skimming itu pasti diganti oleh pihak perbankan. Disampaikan juga ada beberapa pers rilis yang sudah menyatakan bank-bank itu sudah memberikan penggantian kepada para korban yang diyakini benar terkena skimming.

Seperti diketahui, Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap lima pelaku komplotan pembobol dana nasabah. Para pelaku yakni, Caitanovici Andrean Stepan (28), Raul Kalai alias Lucian Meagu (28), Ionel Robert Lupu (28) ketiganya adalah Warga Negara Rumania. Kemudian Ference Hugyec (27) Warga Negara Hungaria, dan Milah Karmilah (30) seorang wanita Warga Negara Indonesia. Kelima pelaku ditangkap di tempat dan waktu yang berbeda.

Rupiah Melemah, Fadli Zon Ingatkan Pemerintah Soal Ancaman Krisis Ekonomi

Konfrontasi - Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon mengingatkan pemerintah Jokowi-JK untuk berhati-hati terhadap pelemahan nilai tukar Rupiah yang terjadi sejak Februari 2018. Pelemahan Rupiah terhadap USD ini menurutnya bisa memicu terjadinya krisis ekonomi di Tanah Air.

Fadli Zon mengungkapkan, jika belajar dari pengalaman sebelumnya, pelemahan Rupiah merupakan salah satu pemicu terjadinya krisis.

Pages