19 December 2018

Bank Dunia

Bisakah Jokowi Genjot Kemudahan Berusaha? Rizal Ramli Sarankan Hal Ini

KONFRONTASI- World Bank atau Bank Dunia menurunkan peringkat indeks kemudahan berusaha (ease of doing business/EODB) Indonesia dari 73 di tahun lalu menjadi 72 di tahun ini. Peringkat Indonesia masih di bawah negara-negara tetangga. Sementara di bidang investasi dan ekspor, Indonesia juga kalah sama Negara tetangga. Ada apa?

Pandangan Rizal Ramli Soal Peringkat EODB RI yang Turun

KONFRONTASI- Teknokrat senior dan Mantan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Rizal Ramli buka suara mengenai peringkat Ease of Doing Business Indonesia (EODB) yang berada di posisi 73 dalam laporan terbaru Bank Dunia. 

Bantuan Bank Dunia: No Free Lunch!

Oleh: Chusnatul Jannah

RI tuan rumah pertemuan IMF-World Bank, Rizal Ramli Bongkar Peran IMF dalam Krisis Ekonomi 1998

KONFRONTASI- Mantan Menko Bidang Kemaritiman Rizal Ramli turut menanggapi pertemuan IMF-World Bank yang dilangsungkan di Bali pada 8-14 Oktober 2018.

Dilansir TribunWow.com, hal tersebut ia sampaikan melalui akun Twitter @RamliRizal yang diunggah pada Selasa (9/10/2018).


Diketahui, pertemuan IMF-World Bank di Bali menjadi polemik dan menuai kontra dari beberapa tokoh politik.

Sebagian merasa IMF hanya merugikan Indonesia, mengingat hubungan Indonesia-IMF pada krisis 98 lalu.

Inilah 30 Fakta Kejahatan IMF dan Bank Dunia

KONFRONTASI - Di tahun 2014 mendatang, Bank Dunia dan IMF akan berusia 70 tahun. Namun, sejak kehadirannya hingga sekarang, Bank Dunia dan IMF justru membawa banyak kerugian bagi negara-negara berkembang.

Seperti diakui sendiri oleh ekonom peraih nobel, Joseph E. Stiglitz, bahwa negara-negara kapitalis maju, dengan bantuan IMF, Bank Dunia, dan WTO, tidak hanya tidak membantu apa yang diperlukan oleh negara berkembang, tetapi kadang-kadang malah membuat mereka tambah sulit.

Berikut ini 30 fakta tentang IMF dan Bank Dunia:

Jokowi Abaikan Trisakti, Berselingkuh Dengan IMF dan Bank Dunia

KONFRONTASI- Menyedihkan, pilihan Presiden Joko Widodo yang akhirnya memilih  berselingkuh dengan IMF dan Bank Dunia.

Adalah konsekuensi karena Presiden Jokowi  teralu banyak blusukan dan cari panggung dari pada fokus memajukan  konsep Triksakti yang dirumuskan  pada saat pilpres 2014 lalu. ''Jokowi abaikan Trisakti, malah 'berbulan madu' dengan IMF dan Bank Dunia,'' ungkap analis ekonomi Gede AP Sandra MA.

Dewan Direktur Eksekutif Bank Dunia Siapkan Utang Baru untuk RI US$200 Juta

KONFRONTASI -  Dewan Direktur Eksekutif Bank Dunia menyetujui One Map Program senilai US$200 juta untuk membiayai reforma agraria di Indonesia.

Program reforma agraria ini diperuntukkan 4,3 juta pengguna tanah. Melalui siaran pers yang diterima di Jakarta, Sabtu (21/7/2018), One Map Program ini, akan mempercepat upaya pemerintah di sektor agraria melalui pemetaan partisipatif, layanan informasi tanah elektronik, dan pendaftaran tanah yang sistematis dan lengkap.

Bank Dunia Setujui Pinjaman USD300 Juta untuk Indonesia

KONFRONTASI-Dewan Direktur Eksekutif Bank Dunia menyetujui pinjaman 300 juta dolar AS untuk meningkatkan prasarana dan layanan dasar yang relevan dengan pariwisata, memperkuat hubungan ekonomi lokal dengan pariwisata dan menarik investasi swasta di Indonesia.

Pertemuan IMF-World Bank (WB) Disiapkan, agar Tidak Diterjang Terorisme

KONFRONTASI-  Pemerintah sudah lakukan antisipasi dan pencegahan kemungkinan aksi teror atas Pertemuan IMF-World Bank (WB) yang menghabiskan biaya ratusan milyar rupiah Oktober mendatang. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan, persiapan Pertemuan IMF-World Bank (WB) pada Oktober 2018 terus dimatangkan.  Persiapan itu tidak terganggu teror bom di Surabaya, Jawa Timur.

"Ini kan terus berjalan, artinya persiapan tetap dilakukan," kata Sri Mulyani kepada wartawan di Jakarta, Senin (14/5/2018).

Bank Dunia Proyeksikan Ekonomi Indonesia Hanya akan Tumbuh 5,3 Persen

KONFRONTASI-Bank Dunia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2018 akan mencapai 5,3 persen, lebih rendah dibandingkan target dalam APBN 2018 sebesar 5,4 persen.

"Kami memprediksi Indonesia di 2018 itu 5,3 persen, naik dari 5,1 persen di 2017," kata Ekonom Senior Bank Dunia Derek Chen di Jakarta, Kamis.

Menurut Chen, pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini akan didorong oleh investasi dan juga konsumsi Rumah Tangga (RT) mengingat adanya gelaran Pilkada Serentak pada tahun ini.

Pages