26 May 2019

Banjir

Tersumbat Eceng Gondok, Kali Cirarab Tangerang Meluap Rendam Rumah Warga

Konfrontasi - Sejumlah permukiman warga Tangerang terendam banjir. Air di Kali Cirarab meluap karena aliran menuju bendung Sarakan di Kabupaten Tangerang tersumbat eceng gondok.

Plt Kepala Dinas PUPR Kota Tangerang, Tatang Sutisna, mengatakan petugas sedang berupaya membersihkan eceng gondok tersebut agar aliran ke bendungan lancar.

"Petugas masih terus melakukan pembersihan Kali Cirarab, termasuk eceng gondok yang menjadi penyebab banjir dari luapan Kali Cirarab," ujarnya. Demikian dikutip dari Antara, Sabtu (18/5/2019).

Bogor Diguyur Hujan, Katulampa Status Siaga

Konfrontasi - Banjir kiriman dari Bogor kembali mengancam warga DKI Jakarta. Saat ini, ketinggian air di Bendungan Katulampa sudah masuk status siaga 3 alias waspada.

Berdasarkan informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, di daerah Kota Bogor sedang turun hujan. Hal itu membuat Tinggi Muka Air (TMA) mencapai 120 sentimeter pada pukul 17:00 WIB.

Sehingga, aliran air akan sampai Pintu Air Manggarai pada Minggu (5/5/2019) sekitar pukul 23:00 WIB hingga Senin (6/5) sekitar pukul 02:00 WIB.

Cari Ikan Saat Banjir, 2 Warga Meninggal Terseret Arus

Konfrontasi - Dua warga Kelurahan Kramat Inggil, Kecamatan Kebomas, Gresik, ditemukan tewas setelah terseret banjir saat mencari ikan.

Jenazah kedua korban banjir akibat meluapnya Kali Lamong ditemukan di area tambak di Desa Tambakberas, Kecamatan Cerme.

Korban pertama kali ditemukan Nuri, Minggu (5/5/2019) sekitar pukul 13.45 WIB. Tidak berselang lama, Bagus Akbar Pratama juga ditemukan. Kedua korban asal dievakuasi ke RSUD Ibnu Sina.

Komisioner Ombudsman RI Sanjung Gubernur DKI Anies Baswedan

Konfrontasi - Komisioner Ombudsman RI Laode Ida menilai Gubernur Anies Baswedan sukses menata lingkungan DKI Jakarta. Ini dilihat dari minimnya kasus banjir yang menimpa wilayah ibu kota.

"Alhamdulillah, hingga pintu Ramadan tiba, banjir di Jakarta boleh dikata sangat minim. Kalaupun ada banjir hanya terjadi beberapa titik," kata Laode dalam pesan elektronik, Sabtu (4/5/2019).

Menurut Laode, lokasi yang kena banjir karena saluran airnya tersumbat. Sumbatan ini akibat adanya bongkahan pekerjaan tol, LRT, dan lainnya.

Rob Perparah Banjir di Cirebon

KONFRONTASI-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, menyatakan bahwa rob memperparah banjir yang melanda Kecamatan Gebang.

“Banjir di Kecamatan Gebang itu kiriman dan juga adanya air rob,” kata Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Cirebon Eman Sulaeman di Cirebon, Rabu (1/5).

Eman menambahkan banjir yang melanda tiga desa di Kecamatan Gebang merupakan banjir kiriman dari Kecamatan Waled.

Anies dan Jihad Melawan Banjir di Jakarta

Oleh: Tony Rosyid
Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

Kok banjir lagi? Itulah Jakarta. Dari zaman kolonial ketika masih bernama Batavia, Jakarta sudah langganan banjir. Sebenarnya, bukan hanya Jakarta yang langganan banjir.. Banjir juga selalu menimpa kota-kota lain. Ada 20 kota di Indonesia yang berlangganan banjir. Diantaranya; Surabaya, Bandung, Medan, Samarinda, Makassar dan Sorong. Hanya saja, beritanya tak seheboh Jakarta. 

Antisipasi Banjir, Anies akan Remajakan Pompa Air

KONFRONTASI-Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan melakukan peremajaan pompa air agar dapat digunakan dengan baik dalam mengantisipasi banjir di Jakarta.

"Pompa air sering sekali mengalami kerusakan, sudah saatnya kita mengganti pompa karena usia yang sudah tua, sehingga ketika dipakai bekerja dengan durasi yang panjang akan bermasalah. Insya Allah satu-satu akan kita ganti pompanya," ujar Anies Baswedan ketika ditemui saat meninjau situasi Jembatan Kampung Melayu, Jakarta, Sabtu.

Banjir Bengkulu, 2 Bocah Tewas Tenggelam dan Seorang Nenek Hanyut

Konfrontasi - Hujan dengan intensitas lebat yang melanda provinsi Bengkulu, sejak 26 April 2019 hingga Sabtu 27 April 2019, membuat ribuan pemukiman penduduk di delapan kabupaten/kota di provinsi Bengkulu, terendam banjir.

Bencana banjir yang menerjang Bengkulu memakan korban jiwa. Di mana dua bocah meninggal dunia akibat tenggelam akibat banjir yang melanda Kelurahan Sawah Lebar Kecamatan Sawah Lebar Baru Kota Bengkulu.

Bencana banjir juga memakan korban di Kabupaten Kaur. Di mana seorang nenek dinyatakan hanyut di Kecamatan Marpas Kabupaten Kaur. Hingga saat ini korban hanyut belum berhasil ditemukan.

“Ada nenek-nenek yang hanyut di kecamatan Marpas kabupaten Kaur, hingga saat ini korban ditemukan,” kata Fedi Satia Karsa, Kabid Pra Bencana BPBD Kabupaten Kaur, Sabtu (27/4/2019).

Tidak hanya itu, jalan lintas penghubung provinsi baik jalan lintas barat sumatera Bengkulu-Lampung, Bengkulu-Sumatera Selatan ikut ditutupi material longsor yang menutupi seluruh dan jalan. Sehingga jalan penghubung antar provinsi tersebut terputus.

Selain itu, longsor juga menutupi sejumlah ruas jalan penghubung antar kabupaten di delapan daerah di provinsi berjuluk "Bumi Rafflesia" ini. Akibatnya, jalan penghubung antar kabupaten/kota di Bengkulu lumpuh total.

Dari data badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) Provinsi Bengkulu, bencana alam menerjang di delapan kabupaten/kota di Bengkulu. Seperti, di Kabupaten Kaur, Bengkulu Selatan, Bengkulu Tengah, Bengkulu Utara, Kepahiang, Rejang Lebong, Lebong dan Kota Bengkulu.

Terkait bencana alam yang menerjang sejumlah daerah di Bengkulu, pemerintah daerah provinsi Bengkulu bersama pemerintah kabupaten/kota menggelar Rapat Koordinasi Terkait Pemetaan Bencana Banjir dan Upaya Penanggulangannya, di Ruang Rapat Rafflesia Kantor Gubernur Bengkulu.

Sekda Provinsi Bengkulu, Nopian Andusti mengatakan, dari beberapa titik banjir, tanah longsor dan jembatan putus, tim tanggap bencana gabungan provinsi, kabupaten/kota dan TNI-Polri, SAR, saat ini tengah dikerahkan. Selain itu, saat ini di lokasi bencana telah disiapkan beberapa dapur umum dan posko kesehatan. Seperti di wilayah Kota Bengkulu di Korpri, Sawah Lebar dan Sukamerindu.

"Sekarang kita akan melihat langsung posko-posko ini, memastikan kesiapannya dan dampaknya terhadap kesulitan masyarakat," kata Nopian.

Di samping itu, terang Nopian, infrastruktur yang terputus akan ditangani secara darurat terlebih dulu, sehingga akses masyarakat berlalu lintas kembali lancar.

"Yang penting aksesnya bisa lancar kembali dan nanti akan dilakukan langkah-langkah berikutnya," ucap Nopian.

Banjir Jakarta Surut, BPBD: Pengungsi Banjir Tersisa 1.539 Orang

Konfrontasi - Pengungsi terdampak banjir Sungai Ciliwung di beberapa wilayah DKI Jakarta berkurang dari 2.258 orang menjadi 1.539 orang.

Kepala UPT Pusat Data dan Informasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, M Ridwan mengatakan jumlah pengungsi berkurang karena banjir telah surut di beberapa lokasi. Semula ada 43 titik hingga Sabtu (27/4/2019) siang menjadi 17 titik.

Respon Anies Baswedan Terkait Ciutan Ahok Soal Banjir Jakarta

Konfrontasi - Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengimbau warga membantu korban yang terdampak banjir kiriman dari Bogor.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengapresiasi imbauan Ahok tersebut.

"Ya (apresiasi), ya dari dulu gitu," kata Anies di Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (27/4/2019).

Diketahui, terdapat 2.370 warga yang mengungsi akibat banjir. Anies mengatakan belum ada perkembangan terkini dari pengungsi tersebut.

"Belum ada update baru," katanya.

Pages