23 January 2018

Bambang Soesatyo

Isu DPR Legalkan LGBT, Bamsoet Dapat Wejangan dari Buya Syafii

Konfrontasi - Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) menemui Buya Syafii Maarif pada akhir pekan. Dalam pertemuan itu, Bamsoet mengaku mendapat wejangan agar tidak melegalkan LGBT.

Pertemuan itu berlangsung selama 1 jam pada Minggu (21/1/2018). Ada pula budayawan Romo Benny Susetyo dan tokoh Muhammadiyah Defy Indiyanto yang mendampingi. 

Bamsoet mengatakan pertemuan itu cair dan penuh canda tawa. Buya Syafii meminta agar Bamsoet yang baru dilantik sebagai Ketua DPR agar mengembalikan DPR menjadi lembaga terhormat. 

Pesan MS Kaban kepada Bamsoet: Ingat, Kita Pernah Kelaparan di Rumah Kost

KONFRONTASI - Sebagai Ketua DPR baru terpilih menggantikan Setya Novanto, Bambang Soesatyo, diharapkan mengingat masa-masa perjuangannya selama menjadi aktivis pergerakan.

Bamsoet — sapaan akrab Bambang Soesatyo, pernah aktif di berbagai organisasi sebelum dirinya menduduki jabatan strategis di sejumlah institusi. Himpinan Mahasiswa Islam (HMI) adalah salah satu organisasi yang pernah digeluti Bamsoet.

KPK Minta Ketua DPR Segera Laporkan LHKPN Terbaru

Konfrontasi - Ketua DPR Bambang Soesatyo diminta KPK segera melaporkan LHKPN terbaru setelah resmi menjabat pimpinan DPR. Menanggapi hal ini, Bambang mengaku sudah melaporkan LHKPN miliknya. 

Bambang Soesatyo tercatat terakhir kali melaporkan LHKPN pada tahun 2016. Diketahui dalam laporan itu, secara total Bambang memiliki harta kekayaan Rp62.741.853.941.

"Sudah, 2016 sudah dikirim," kata Bambang di kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Jumat 19 Januari 2018.

Jadi Ketua DPR, Ini Pidato Bambang Soesatyo: Senayan Pelangi Indonesia

Oleh: Bambang Soesatyo
Ketua DPR

Agus Hermanto: Surat Pergantian Ketua DPR dari Golkar Masih Belum Ada

Konfrontasi - Wakil Ketua DPR Agus Hermanto mengatakan Pimpinan DPR hingga hari ini belum menerima surat dari Fraksi Partai Golkar terkait nama calon Ketua DPR, meskipun dari internal Golkar sudah beredar kabar bahwa Bambang Soesatyo menggantikan Setya Novanto.

“Surat dari Fraksi Golkar hingga pagi ini belum ada yang masuk sehingga kami tetap menunggu usulan dari Golkar,” kata Agus Hermanto di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (12/1/2018).

Bamsoet Dianggap Tepat Jadi Ketua DPR

KONFRONTASI - Anggota Komisi III DPR Aboe Bakar Al Habsy menginginkan Ketua Komisi III DPR Bambang Soesatyo menjadi Ketua DPR menggantikan Setya Novanto. Politisi PKS itu menilai Bamsoet merupakan fugur yang cocok untuk memimpin DPR.

"Pertama, pengalamannya di Senayan sudah sangat cukup sehingga pojok-pojok gedung DPR dia sudah paham. Dengan pemahaman yang baik terhadap seluk-beluk DPR, tentunya akan menjadi modal dasar sebagai orang nomor satu di lembaga ini," ujar Aboe kepada wartawan, Senin (8/1).

Politikus PDIP Nilai Bamsoet Layak jadi Ketua DPR

Konfrontasi - Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Eddy Wijaya Kusuma mengatakan untuk pengganti Setya Novanto sebagai Ketua DPR saat ini memang kewenangan Partai Golkar. Karena itu, dirinya tidak bisa ikut campur. Namun, dia menyarankan pengganti Novanto itu adalah sosok yang bijak dan negarawan.

Bambang Soesatyo Dianggap Pantas jadi Ketua DPR

KONFRONTASI - Partai Golkar akan segera menentukan Ketua DPR pengganti Setya Novanto. "Dari nama-nama yang beredar ada 3 nama yang kuat di dukung dari kalangan internal Golkar yakni Bambang Soesatyo, Azis Syamsudin dan Agus Gumiwang," kata pengurus DPP Bidang Media dan Penggalangan Opini, Khalid Zabidi kepada redaksi, Jumat (22/12).

Kasus e-KTP: Bambang Soesatyo Tak Penuhi Panggilan KPK, Alasannya?

KONFRONTASI-Ketua Komisi III DPR RI Bambang Soesatyo tidak memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk diperiksa sebagai saksi dalam penyidikan tindak pidana korupsi pengadaan paket penerapan KTP berbasis nomor induk kependudukan secara nasional (KTP-E).

Money Politics di Munas KAHMI sangat Diragukan

Oleh: Bambang Soesatyo
Mantan Presidium Nasional KAHMI 2012-2017

Sebagai mantan Presidium Nasional Kahmi 2012-2017 bersama Mahfud MD dan Anies Baswedan yg menolak maju kembali pada Munas Kahmi ke-10 di Medan Kemarin, saya ragu dan tidak yakin kalau dalam pemilihan presidium nasional Kahmi baru periode 2017-2022 terjadi permainan uang atau money politics.

Pages