22 October 2019

Bahrain

Bahrain Perintahkan Warganya Hengkang dari Irak dan Iran

KONFRONTASI-Pemerintah Bahrain telah memerintahkan warganya yang berada di Iran dan Irak agar segera hengkang dari kedua negara tersebut. Perintah itu dikeluarkan pada saat ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat (AS) terus meningkat.

Dalam keterangan yang dirilis pada Sabtu (18/5), Kementerian Luar Negeri Bahrain tak mengungkap secara detail mengapa warganya harus meninggalkan Iran dan Irak. Ia hanya mengatakan bahwa keadaan regional tak stabil dan adanya potensi ancaman.

Pemerintah Qatar Tolak Berikan Visa untuk Negara Musuh

Konfrontasi - Pemerintah Qatar tidak akan memberikan visa kepada mereka yang dianggap sebagai musuh. Hal ini dilakukan sebagai balasan yang dilakukan negara musuh terhadap warga Qatar.

"Visa tidak akan dibuka bagi musuh-musuh kami- itu akan dibuka kepada teman-teman kami," kata Akbar al-Baker dari Dewan Turisme Nasional Qatar, seperti dikutip dari Reuters, Minggu 5 Mei 2019.

Bahrain strips over 100 of nationality on 'terror' charges

KONFRONTASI-A Bahraini court has sentenced 138 people to between three-year imprisonment and life term and revoked their citizenship for "terror-related" charges, the public prosecutor said.

The defendants were convicted of establishing a "terror" cell with links to Iran's Islamic Revolutionary Guard Corps, Ahmad al-Hammadi said in a statement on Tuesday.

A judicial source said all the defendants are members of the Shia community in the Sunni-ruled Gulf state.[mr/aje]

Qatar rejects accusations of meddling in Bahrain internal affairs

Rights groups have declared Salman and other jailed opposition leaders prisoners of conscience [Reuters]

KONFRONTASI-Qatar rejects accusations of meddling in Bahrain's political disputes and internal conflicts, Qatar's foreign ministry said on Monday.

Three senior members of Bahrain's opposition movement were sentenced to life in prison on Sunday over charges of spying for Qatar.

Bahraini king grants military courts right to try civilians

KONFRONTASI - Bahrain’s King Hamad bin Isa Al Khalifah has granted the country’s military tribunals the right to try civilians, initiating yet another wave of crackdown against the opposition in the island country.

Anti Rezim, Ribuan Warga Bahrain Turun ke Jalan

KONFRONTASI - Ribuan warga Bahrain melanjutkan unjuk rasa damai anti-rezim Al Khalifa untuk mendukung Sheikh Isa Qassim, ulama besar Syiah di negara ini.

Menurut jaringan televisi al-Lualua, ribuan warga Bahrain berunjuk rasa di depan rumah Sheikh Isa Qassim di Manama pada Kamis (15/9/2016) untuk mengecam pengadilan terhadap ulama besar ini oleh rezim Al Khalifa.

Dalam pesan kepada Sheikh Isa Qassim, para demonstran menegaskan kembali untuk melanjutkan unjuk rasa damai menentang kediktatatoran rezim Al Khalifa.

Bahrain jails five Shias, strips them of citizenship

KONFRONTASI-Judicial authorities in Bahrain have sentenced five Shia Muslims to prison and revoked their citizenship on alleged charges of terrorism.

A prosecution statement said on Monday that the criminal court sentenced two of the unnamed defendants to three and ten years in prison respectively over alleged involvement in activities linked to the country’s biggest opposition bloc, al-Wefaq National Islamic Society.

Warga Bahrain Protes Kunjungan Menlu AS

KONFRONTASI - Warga Bahrain memprotes kunjungan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat.

Menurut Press TV, warga Bahrain menggelar unjuk rasa anti-rezim Al Khalifa di wilayah Diraz, barat Manama, ibukota Bahrain pada Jumat (8/4/2016).

Demonstrasi yang digelar usai shalat Jumat tersebut bertujuan untuk mengecam kunjungan John Kerry ke Bahrain.

Unjuk rasa tersebut berlanjut hingga beberapa jam setelah Menlu AS meninggalkan Bahrain.

FP1 GP Bahrain: Nico Rosberg 'Finish', Rio Haryanto Paling Buncit

Konfrontasi - Nico Rosberg berhasil menjadi yang tercepat di sesi Latihan Bebas 1 (FP1) GP Bahrain, Jumat (1/4/2016) WIB. Dalam sesi ini juga, pembalap andalan Indonesia, Rio Haryanto, hanya menempati posisi paling belakang.

Duo pembalap Tim Mercedes, Nico Rosberg dan Lewis Hamilton, masih menjadi yang tercepat dalam sesi ini. Rosberg yang menjadi juara di seri pertama GP Australia, jadi yang pertama dengan catatan waktu 1 menit 32,294 detik.

Rio Haryanto Tak Sabar Melihat Bendera Finish

KONFRONTASI - Pebalap Indonesia Rio Haryanto menyatakan ketidaksabarannya untuk melihat bendera finish saat tampil pada seri kedua lomba balap mobil Formula Satu (F1) di Sirkuit Internasional Sakhir Bahrain, 1-3 April 2016.

Pages