22 September 2019

australia

Aplikasi Kencan Online Ancam Bisnis Rumah Bordil

Konfrontasi - Kehadiran Uber telah menggusur industri taksi, Airbnb menggusur hotel, sekarang muncul kekhawatiran yang sama aplikasi kencan daring telah menghancurkan bisnis industri bordil legal di Australia.

Rebecca (bukan nama sebenarnya), seorang manajer dari satu-satunya rumah bordil berlisensi yang masih tersisa di Sunshine Coast, di negara bagian Queensland mengatakan bisnisnya telah menurun hingga 40 persen pada tahun lalu.

Dia menyalahkan kemerosotan usahanya ini ada pada penggunaan aplikasi kencan daring seperti Tinder di mana orang dapat mengakses seks secara gratis.

Rumah bordil legal lainnya di Sunshine Coast ini telah tutup pada bulan Juni tahun lalu dan berusaha untuk menjual rumah bordil mereka yang dulu ramai melalui lelang.

Rebecca, yang telah mengelola rumah bordil legal di Queensland selama delapan tahun itu mengatakan tiga dari usaha rumah bordil yang ada lokasinya saat ini, menilai sejauh ini rumah bordil "masih merupakan bisnis yang baik", tapi mereka "telah melihat penurunan dibandingkan pada tahun lalu".

"[Dengan] para klien yang lebih memilih pergi ke situs kencan, seperti Tinder, bisnis kami turun setidaknya 40 persen," katanya.

Dia mengatakan orang masih ingin datang ke fasilitas yang diatur seperti rumah bordil legal, namun perubahan pada tahun lalu "pasti berdampak".

Usaha menarik pelanggan

Untuk mempertahankan bisnisnya, salah satu rumah bordil di Gold Coast telah mencoba menawarkan daya tarik lain untuk mendatangkan pelanggan, seperti menggelar pesta sosis panggang gratis.

Rebecca mengatakan bahwa inisiatif serupa juga telah diupayakan di Sunshine Coast.

"Kami memiliki promosi seperti gadis-gadis penghibur yang berdandan ala laki-laki pekerja kasar atau Tradie pada Selasa malam," katanya, sambil menambahkan bahwa tawaran seperti diskon tarif sewa kamar dan sosis gratis maupun minuman ringan tidak memiliki dampak yang berarti.

"Gadis-gadis yang berdandan dengan perkakas ternyata lebih menarik bagi pelanggan ketimbang tawaran lainnya,"

Rebecca tidak bersedia mengungkapkan berapa jumlah dana yang disetorkan rumah bordil untuk membayar biaya lisensi mereka, namun Ia mengatakan angkanya "cukup mahal " karena mereka hanya bisa beriklan di koran lokal atau di situs mereka.

Usia Anak-anak Bertukar Pesan Seksual Semakin Muda

Konfrontasi - Setiap harinya, Unit Investigasi Perlindungan Anak di Kepolisian Queensland, Australia menangani setidaknya satu kasus dimana anak di bawah umur terlibat dalam 'sexting'.

Sexting adalah mengirim, menerima, atau meneruskan pesan-pesan bermuatan seksual, termasuk dalam bentuk foto atau video melalui telepon genggam.

Detektif Sersan Angus Kerr dan timnya mendapat tanggung jawab untuk menangani kasus ini. Ia mengatakan bahwa anak-anak yang terlibat dalam 'sexting' semakin berusia muda, yang menurutnya mengecewakan.

"Rata-rata kita menangani satu atau dua kasus, setiap harinya," kata Sersan Angus.

"Kadang kita tidak mendapatkan sama sekali, tapi kemarin ada tiga kasus."

"Tidak terlalu mengejutkan bagi saya, saya sudah melakukan tanggung jawab ini cukup lama, jadi tak lagi mengejutkan."

Biasanya, anak-anak mengumpulkan foto-foto sensual dari dirinya sendiri kemudian membuat folder pribadi.

Foto-foto ini diunggah ke aplikasi 'Snapchat', dengan sebutan 'For Your Eyes Only'.

Kemudian mereka memberikan nama login dan password mereka kepada orang yang mereka sukai, sehingga orang tersebut bisa melihatnya.

Orang tersebut kemudian memberitahu tiga orang temannya, dan membagikan login dan passwordnya, sehingga mereka semua bisa mengaksesnya.

Anak-anak melanggar hukum

Di Australia, siapa saja yang berusia di bawah 16 tahun mengirimkan gambar seksual adalah pelanggaran hukum, bahkan jika anak itu sendiri itu menjadi korbannya.

"Jika seorang anak berusia 12 tahun mengambil foto telanjang dari mereka sendiri [dan] mengirimkannya ke orang lain, mereka telah melanggar melakukan perbuatan eksploitasi anak, memilikinya dan mendistribusikannya," kata Sersan Angus.

Jika kasusnya masuk ke pengadilan, anak itu bisa masuk daftar pelaku seks anak, jarang tapi tetap bisa terjadi, katanya.

"Ketika mereka masih anak-anak, ada banyak faktor dipertimbangkan kepolisian," tambahnya.

Pengadilan adalah pilihan terakhir. Pilihan lainnya adalah polisi tidak melakukan tindakan apapun, tapi meminta anak-anak untuk lebih berhati-hati dan mengikuti pelatihan.

Tapi apakah anak-anak sadar akan hukum?

"Mereka tidak menyadarinya, mereka sendiri terkejut. Mereka tahu itu salah, tapi mereka tidak tahu jika mereka telah melanggar hukum," kata Sersan Angus.

Ia mengatakan polisi harus menyelidiki semua kasus yang jadi perhatian mereka, kebanyakan melalui sekolah.

"Mereka berkewajiban memberi tahu kita tentang hal semacam itu," katanya.

"Bisa berasal dari orang tua anak korban atau mungkin teman-temannya yang membiarkan kita tahu."

Bantai Thailand 2-1, Australia Tatap Piala Dunia

KONFRONTASI - Harapan Australia untuk mendapatkan tiket langsung ke Piala Dunia tetap terjaga setelah mereka menang 2-1 atas Thailand di Mebourne pada Selasa, namun "Socceroos" kini menghadapi penantian yang mendebarkan untuk hasil pertandingan kualifikasi antara Arab Saudi melawan Jepang.

Matthew Leckie mencetak gol penentu kemenangan larut setelah Pokklaw Anan mengejutkan tim tuan rumah dengan sepakan voli yang menyamakan kedudukan, menyusul gol Tomi Juric pada awal babak kedua.

PM Australia dan Kenangan Blusukan di Tanah Abang

KONFRONTASI-Perdana Manteri Australia Malcolm Turnbull mengaku sangat terkesan ketika diajak Presiden Joko Widodo blusukan ke Pasar Tanah Abang, Jakarta, pada November 2015 saat dirinya berkunjung ke Indonesia.

Imigrasi Bali Tolak Dua Pedofilia dari Australia

Konfrontasi - Pihak Imigrasi Kelas I Khusus Ngurah Rai melakukan penolakan kedatangan dua WN Australia. Adalah Peter John Kirkland dan Corey John Ahlburg, keduanya ditolak saat baru mendarat di Bandara Internasional Ngurah Rai Denpasar Bali.

Kepala Imigrasi Kelas I Khusus Ngurah Rai, Ari Budijanto menyatakan, penolakan itu dilakukan pada Minggu 27 Agustus 2017 sekitar pukul 11.44 Wita saat kedua pelaku mendarat di Bandara Ngurah Rai.

Mereka menumpangi pesawat Maskapai Jetstar JQ127 dari Adelaide ke Denpasar.

Aksi Pauline Hanson Rusak Hubungan dengan Muslim Australia

Konfrontasi - Politikus Australia Pauline Hanson yang datang dengan mengenakan burka di sidang majelis tinggi Parlemen Australia, dinilai merusak hubungan dengan Muslim Negeri Kanguru.

Seorang pakar masalah keamanan nasional Australia Prof John Blaxland mengatakan, tindakan yang dilakukan pemimpin Partai One Nation itu akan mengganggu kerja yang dilakukan badan intelejen Australia (ASIO) dengan komunitas Islam.

PT Garam Impor 75 Ribu Ton Garam dari Australia

Konfrontasi - PT Garam akan mulai melakukan impor garam asal Australia Selatan. Totalnya sebesar 75 ribu ton garam konsumsi akan masuk dari tiga pelabuhan berbeda secara bertahap dan langsung digelontorkan di pasaran.

Rinciannya, 25 ribu ton masuk di Pelabuhan Ciwandan Banten, 25 ribu ton pada 11 Agustus masuk di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, dan 25 ribu ton masuk di Pelabuham Belawan Medan pada 21 Agustus mendatang.

Garam akan digelontorkan langsung ke pasaran untuk memenuhi kebutuhan yang mengalami krisis.

Krisis garam disebabkan akumulasi cuaca yang tidak menentu pada 2016 dan berimbas pada produksi.

Kondisi ini diperparah dengan kendala importasi garam yang terhambat, membuat stok habis dan harga di pasaran melonjak drastis.

Importasi garam 75 ribu ton ini merupakan yqng kedua di 2017.

"Keseluruhan impor kali ini akan diperuntukkan masyarakat sebagai garam konsumsi," ujar Dolly P. Pulungan, Dirut PT Garam.

Sebelumnya, pada Maret lalu impor garam 75 ribu ton digelontorkan. Hal ini menyusul rencana impor garam yang sebelumnya ditargetkan sebanyak 226 ribu ton.

Grafiti Rasis Picu Kemarahan di Sejumlah Kampus di Australia

KONFRONTASI -  Grafiti rasis yang menargetkan mahasiswa asal Cina telah memicu kemarahan setelah ditemukan di dua lokasi di sebuah universitas Australia.

Kata "bunuh orang Cina" ditulis di atas swastika di sebuah toilet di Universitas Sydney.

Pimpinan universitas tersebut mengecam grafiti tersebut dan mengatakan "setiap dan semua yang tersisa" akan dihapus.

Pekan lalu, selebaran rasis yang diarahkan pada mahasiswa Cina ditempel di dua universitas di Melbourne.

Teroris Mau Ledakkan Pesawat Jakarta-Sydney Australia. Ngeri!

KONFRONTASI- Gabungan Polisi Australia menemukan data tentang rencana meledakkan pesawat yang terbang dari Jakarta ke Sydney oleh 4 pria warga Australia keturunan Libanon.  Keempat tersangka diduga terinsiprasi ISIS untuk melakukan teror di Australia dengan meledakkan pesawat.
 

Australia urges China to do more on North Korea threat

KONFRONTASI-Australian Foreign Minister Julie Bishop called on China on Thursday to do more to contain the threat of North Korea's nuclear and missile programs.

North Korea, which has warned Australia could be the target of a strike, test-launched its first intercontinental ballistic missile earlier this month, which experts say could put all of Alaska in range for the first time.

Pages