21 November 2019

australia

Veronica Koman Klaim akan Dibunuh, Ini Jawaban Polri

Konfrontasi - Tersangka kasus dugaan provokasi kerusuhan di Asrama Mahasiswa Papua, Veronica Koman, mengaku mendapat ancaman pembunuhan hingga pemerkosaan. Polri meminta Veronica menunjukkan buktinya. 

Pernyataan itu disampaikan Veronica Koman dalam wawancara dengan media Australia, SBS News. Veronica, yang sudah ditetapkan masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) Polda Jatim, saat ini diketahui tinggal di Australia.

Soal Veronica Koman, Kemenlu: Jika Tak Salah, Penuhi Panggilan Polisi

Konfrontasi - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menilai sikap Veronica Koman yang justru tampil dan bicara masalah Papua di Australia adalah sikap yang tak pantas. Jika yakin tak bersalah, tersangka kasus dugaan provokasi kerusuhan di Asrama Mahasiswa Papua itu seharusnya memenuhi panggilan polisi. 

Plt Jubir Kemlu, Teuku Faizasyah, menyatakan pihaknya tidak bisa berkomentar soal kasus hukum Veronica Koman. Namun, jika tak bersalah, Veronica seharusnya menjalani proses hukumnya.

Alamak, Remaja Tabrak Puluhan Kanguru Hingga Tewas

KONFRONTASI-Polisi Australia menangkap remaja 19 tahun menabrak dan menewaskan 20 kanguru dengan mobilnya.

Hewan-hewan mati itu ditemukan pada Minggu (30/9) berserakan di jalan-jalan pinggiran kota di sebuah kota di Sydney.

Polisi menduga serangan telah dilakukan satu jam pada malam sebelumnya.

Remaja itu ditangkap pada Selasa (1/10) malam dan didakwa melakukan beberapa kekejaman terhadap binatang dan penyiksaan.

Canberra Mulai Legalkan Ganja

KONFRONTASI-Ibu kota Australia, Canberra, menjadi kota pertama di negara tersebut yang melegalkan kepemilikan, penggunaan, dan penanaman ganja dalam jumlah kecil, setelah pemungutan suara digelar pada Rabu.

Anggota parlemen di Teritorial Ibu Kota Australia (ACT) mengesahkan peraturan yang mengizinkan seseorang berusia di atas 18 tahun untuk memiliki maksimal 50 gram ganja per orang, dan maksimal empat tanaman dalam satu rumah, untuk konsumsi pribadi.

Australia bikin satgas khusus atasi pengaruh China di berbagai universita

KONFRONTASI -  Australia secara resmi akan menyelidiki pengaruh asing di universitas-universitas mereka di tengah kekhwatiran meningkatnya pengaruh China di kampus-kampus.

Kebijakan ini diambil terkait laporan adanya mahasiswa dan staf yang melakukan "swasensor" dalam isu-isu sensitif, semisal protes prodemokrasi di Hong Kong.

Pemerintah Australia juga menyatakan beberapa universitas juga telah menjadi sasaran serangan siber yang disponsori oleh China.

Australia bikin satgas khusus atasi pengaruh China di berbagai universitas

KONFRONTASI -  Australia secara resmi akan menyelidiki pengaruh asing di universitas-universitas mereka di tengah kekhwatiran meningkatnya pengaruh China di kampus-kampus.

Kebijakan ini diambil terkait laporan adanya mahasiswa dan staf yang melakukan "swasensor" dalam isu-isu sensitif, semisal protes prodemokrasi di Hong Kong.

Pemerintah Australia juga menyatakan beberapa universitas juga telah menjadi sasaran serangan siber yang disponsori oleh China.

Terlibat Unjuk Rasa di Papua, WN Australia Dideportasi

KONFRONTASI-Direktorat Jenderal Imigrasi membenarkan satu warga negara Australia yang diduga turut serta dalam aksi unjuk rasa di Sorong, beberapa waktu lalu, telah dipulangkan pada Rabu (4/9) sore.

"Satu warga negara Australia yang dideportasi telah diberangkatkan ke Australia pada pukul 15.45 WITA," kata Kasubbag Humas Ditjen Imigrasi Sam Fernando melalui pesan singkat yang diterima di Jakarta, Rabu.

Upaya Banding Kardinal Pell atas Kasus Pelecehan Seksual Kandas

KONFRONTASI-Kardinal George Pell, pendeta Katolik paling senior yang dipidanakan atas pelecehan seksual, harus kembali ke penjara setelah gagal dalam upaya banding untuk membatalkan hukumannya di Australia.

Pell dijatuhi hukuman penjara selama enam tahun pada Maret lalu setelah dinyatakan bersalah melecehkan dua bocah laki-laki di sebuah katedral di Melbourne pada tahun 1990-an. Ia bersikeras bahwa dirinya tidak bersalah.

Pengadilan banding menolak argumen Pell bahwa putusan hakim terhadapnya tidak adil.

Anggota DPR Australia Keturunan China Terlibat Sayap Rahasia Pemerintah China

KONFRONTASI -  Seorang anggota DPR Australia keturunan China Gladys Liu ternyata memiliki kaitan dengan organisasi kepanjangan tangan Pemerintah China. Organisasi itu adalah sayap rahasia yang bertujuan mempengaruhi pemerintah asing dan para ekspatriat China di luar negeri.

Menyoal Politisi Keturunan

Fakta ini terungkap oleh Tim Investigasi ABC News, setelah menyelidiki latar-belakang politisi keturunan China yang membuat sejarah karena merupakan yang pertama terpilih ke DPR atau Majelis Rendah Parlemen Australia pertengahan 2019 lalu.

Hong Kong Bergolak, Australia Ikut Bergerak

KONFRONTASI-Demonstrasi di Hong Kong ikut memancing reaksi dari warga China di negeri kanguru Australia. Bahkan, Polisi di Melbourne, Australia, sampai mengeluarkan peringatan pada Sabtu setelah terjadi bentrokan kecil antara pendukung dan penentang gerakan protes Hong Kong.

Bentrokan berlangsung selama demonstrasi, yang diikuti beberapa ratus orang dari komunitas China di Melbourne pada Jumat (16/8) malam.

Pages