26 May 2018

asusila

Video Asusila Mahasiswi Gegerkan Kota Beriman

KONFRONTASI-Warga Balikpapan doigegerkan dengan beredarnya video asusila yang diduga melibatkan mahasiswi salah satu perguruan tinggi di kota berjuluk Kota Beriman itu.

Kasat Reskrim Polres Balikpapan AKP Ruslaeni mengatakan, pihaknya telah menurunkan tim untuk melakukan penyelidikan guna mengungkap para pemeran di video panas itu.

“Ini kami masih dalam tahap penyelidikan,” kata Ruslaeni kepada Balikpapan Pos, Sabtu (12/5).

Bejat Tiada Tara, Mantan Pacar Dicekoki Miras Lalu Digarap Ramai-ramai

KONFRONTASI-Kelakuan pemuda satu ini sungguh bejat tiada tara.  Indra Wahyudi (24) warga Desa Kedayung, Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi tega memaksa mantan pacarnya, SS (17) warga Sidoarjo, menenggak minuman keras (miras).

Setelah korban kehilangan kesadaran, ia lalu menyetubuhinya. Ironisnya, aksi tersebut dilakukan bergiliran bersama tiga temannya.

Lecehkan Siswi SMA, Pemotor Diancam 15 Tahun Penjara

KONFRONTASI-Pengendara sepeda motor berinisial SY (35) tersangka pelecehan seksual terhadap pelajar siswi SMA di Kota Medan, Sumatera Utara, diacam hukuman yang cukup berat, yakni 15 tahun penjara.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto, dalam pemaparan di Medan, Rabu, mengatakan pelaku pelecehan seksual merupakan warga Jalan Ampera I, Kelurahan Sei Sikambing B, Kecamatan Helvetia melanggar Undang-Undang Nomor 23 tahun 2009, Tentang Perlindungan Anak.

Menurut dia, aksi pelecehan seksual yang dilakukan tersangka terekam CCTV yang ada di lokasi kejadian.

"Perbuatan tersangka viral di media sosial (medsos) dan dilakukan penyidikan, serta meringkus pelaku SY," ujar Kombes Pol Dadang.

Ia menyebutkan, tersangka adalah seorang koki (juru masak) yang meracik bumbu masak di Restoran Maxim Jalan Merak Jingga, Kecamatan Medan Timur.

Tersangka diringkus petugas kepolisian, saat selesai bekerja, sedangkan nomor polisi sepeda motornya sudah dibuka pelaku untuk menghilangkan jejak.

"Selain itu, helm (penutup kepala) yang dipasangi stiker oleh tersangka sudah dibukanya. Polisi yang melihat STNK sepeda motor Vario BK 5171 AHH, dan cocok dengan saat tersangka melakukan aksinya," kata Kapolrestabes Medan.

Tersangka SY, di Mapolrestabes Medan, menjelaskan bahwa dirinya melakukan pelecehan seksual baru dua bulan ini, karena sering melihat wanita yang berpakaian seksi.

Mulai dari situ, menurut dia, mulai melancarkan aksinya setelah melihat sasaran (korban) yang bisa menaikkan nafsu birahinya.

Setiap selesai memegang payudara, dirinya langsung mencium tangannya sambil mengendarai sepeda motornya.

"Saya mencari tempat yang sepi untuk melakukan onani. Sambil melakukan onani, saya mencium tangan kirinya bekas memegang payudara yang baru saja dilakukan," ucap tersangka SY.

Bejat, Enam Pemuda Garap Gadis Remaja di Rumah Kosong

KONFRONTASI-Tim Satreskrim Polresta Jambi menangkap 6 orang pelaku pemerkosaan terhadap anak di bawah umur. Pelaku saat ini ditahan polisi.

"Keenam pelaku ini kita tangkap, usai orang tua korban melaporkan kejadian pencabulan," kata Kasat Reskrim Polresta Jambi, Kompol Yudha Lesmana, Rabu (25/4/2018).

Keenam pelaku yang ditangkap berinisial DA, M, D, U, B dan N. Korban mulanya berkenalan dengan pelaku DA saat acara organ tunggal di Pelayang. DA menurut Yudha menawarkan korban untuk diantar pulang.

Remas Payudara Siswi, Pemotor Dicokok Polisi

Pelaku peremas payudara siswi SMA di Medan [Foto: ist]

KONFRONTASI-Seorang pemotor ditangkap personel unit pidana umum Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Medan lantaran meremas payudara siswi SMA. Aksi pemotor tersebut sempat terekam kamera CCTV saat beraksi di Jalan Talaud, Kecamatan Medan Kota, Kota Medan pada Kamis, 19 April 2018, sekira pukul 17.16 WIB.

Polisi Kembali Tetapkan Empat Tersangka Terkait Tarian Erotis di Jepara

KONFRONTASI-Kepolisian Resor Jepara kembali menetapkan empat tersangka setelah sebelumnya ditetapkan tiga tersangka sebagai buntut pertunjukan tarian erotis di Pantai Kartini Jepara saat perayaan ulang tahun salah satu klub motor.

"Keempat orang yang ditetapkan tersangka, tiga di antaranya merupakan penari dan satu orang disebut agen atau mami," kata Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho di Jepara, Senin.

Ia mengatakan para penari ini mendatangi Polres Jepara didampingi agennya setelah sebelumnya Polres Jepara menemui para penari ini.

Karena ada yang masih kuliah dan kepentingan lain, kata dia, akhirnya diberikan kelonggaran dan kemudian mereka datang sendiri ke Polres Jepara.

Keempatnya masih diperika polisi untuk didalami perannya sebelum polisi mengenakan pasal hukum kepada mereka.

Dengan demikian sudah tujuh orang ditetapkan tersangka dalam kasus ini oleh Polres Jepara setelah sebelumnya dua orang yang menjadi panitia acara dan  penghubung antara panitia dengan penyedia penari erotis.

"Pendalaman masih dilakukan karena selama ini keterangan yang diperoleh masih sepihak dari panitia," ujarnya.

Ketiga penari erotis ini berinisial "K" asal Purwokerto, "E" asal Pati dan "V" asal Semarang, sedangkan agennya berinisial Ee.

Sementara tiga tersangka yang lebih dahulu ditahan adalah  "H" dan "B" sama-sama warga Jepara, serta Al warga Kudus yang diduga menjadi penghubung antara panitia dengan penyedia penari.

Kades Diciduk Polisi, Diduga Mesum Bersama Mahasiswi

KONFRONTASI-Kegiatan operasi Penyakit masyarakat (Pekat) yang digelar Polda Jambi bersama pihak terkait lainnya berhasil mengamankan seorang oknum kepala desa (kades) yang sedang berduaan dan diduga berbuat mesum di dalam kamar hotel di Kota Jambi bersama oknum mahasiswi.

Hal itu terungkap saat digelarnya kegiatan Operasi Pekat yang dilaksanakan Polda Jambi, Sabtu (14/4) malam dengan sasaran hotel, rumah kos atau kontrakan yang ada di Kota Jambi.

Jamban Bergoyang, Ternyata Sepasang Pelajar Sedang 'Begituan'

KONFRONTASI-Sepasang pelajar di Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah, diamankan warga lantaran diduga melakukan perbuatan mesum di sebuah jamban. Sejoli itu dicurigai berbuat mesum saat masuk jamban. Sebab tak berapa lama setelah masuk, jamban bergoyang.

Melihat pemandangan tak biasa itu, warga pun mengamankan mereka dan menyerahkan keduanya ke Satpol PP Lamandau, Kamis (12/4) sekitar pukul 22.00 WIB.

Takut Diamuk Warga, Pelaku Sodomi Terhadap Tiga Bocah Ini Serahkan Diri ke Polisi

Raden Pintar Jaya (32), Pelaku pencabulan anak di Samarinda

KONFRONTASI-Raden Pintar Jaya (32), warga Mangkupalas, Samarinda Seberang, Samarinda, Kalimantan Timur, harus meringkuk di penjara. Dia memilih menyerahkan diri ke polisi, ketimbang diamuk massa.

Raden mengaku telah menyodomi 3 anak, dan perbuatannya itu dilakukan di ruang kerja kantor Lurah Mesjid, Samarinda Seberang.

Tragis, Gadis ABG Diperkosa Empat Remaja Hingga Pingsan

KONFRONTASI-Kepolisian Sektor (Polsek) Semampir, Surabaya, Jawa Timur masih memburu empat remaja yang diduga pelaku pemerkosaan terhadap seorang gadis berinisial NH, yang ditemukan warga dalam kondisi pingsan dengan setengah telanjang terbungkus tikar pada 11 April.

Butuh waktu dua hari bagi gadis berusia 16 tahun itu untuk siuman dan memulihkan kondisinya setelah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara oleh petugas kepolisian setempat.

Pages