26 August 2019

AS

Bursa Saham AS Bisa Tertekan Komentar Trump

KONFRONTASI -   Pasar saham AS berjangka turun tajam pada awal perdagangan hari Senin (26/8/2019), menyusul komentar Presiden Donald Trump pada hari Jumat yang meningkatkan ketegangan perang dagang.

Indeks Dow Jones Industrial Average berjangka YM00, -0,51% pada awalnya turun lebih dari 300 poin, atau lebih dari 1%, tetapi sedikit pulih karena sesi perdagangan berkembang, dan terakhir turun sekitar 200 poin seperti mengutip marketwatch.com.

AS Enggan Jual F-35, Turki Ancam Berpaling ke Negara Lain

KONFRONTASI - Presiden Turki Tayyip Erdogan pada Jumat (26/7) mengatakan bahwa Turki akan membeli pesawat tempur ke negara lain apabila Amerika Serikat tidak akan menjual F-35.

Erdogan juga menuturkan bahwa keputusan AS untuk mengeluarkan Ankara dari program produksi jet tidak akan menghalangi Turki untuk memenuhi kebutuhannya.

Bantai Etnis Rohingnya, Anggota Militer Myanmar Dilarang Masuk AS

KONFRONTASI -  Amerika Serikat menjatuhkan sanksi kepada Panglima Tertinggi Myanmar, Min Aung Hlaing dan pimpinan militer lainnya pada Rabu, 17 Juli 2019, atas pembunuhan terhadap muslim Rohingya di Rakhine. Para anggota militer itu pun dilarang memasuki wilayah Amerika Serikat sampai batas yang tak ditentukan. 

Dilansir laman Channel News Asia (CNN) yang bersumber dari Reuters, langkah AS ini merupakan respons terkeras yang diambil AS untuk menghukum para pejabat militer Myanmar yang dinili terlibat dalam pembantaian Rohingya pada tahun 2017 lalu.

Kecam Israel, AS Blokir Indonesia?

KONFRONTASI - Amerika Serikat menggagalkan upaya Indonesia, Kuwait, dan Afrika Selatan untuk mendorong Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengeluarkan pernyataan kecaman terhadap Israel atas penggusuran perumahan Palestina di Yerusalem, Rabu (24/7).

Indonesia, Kuwait, dan Afrika Selatan merupakan sejumlah negara yang mendukung kemerdekaan Palestina dan saat ini tengah menjabat sebagai anggota tidak tetap DK PBB. 

Ini Ucapan Trump ke Imran Khan: AS Bisa Hapus Afghanistan dalam 10 Hari

KONFRONTASI -   Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan, AS dapat memenangkan perang dengan Afghanistan hanya dalam waktu sepekan. Meski, ia sebenarnya tidak ingin membumihanguskan Afghanistan."Saya bisa memenangkan perang itu dalam sepekan," kata Trump saat ia bertemu dengan Perdana Menteri Pakistan Imran Khan di Gedung Putih, Senin (22/7).

Iran: AS Serang Kami, Umur Israel Tinggal Setengah Jam

KONFRONASI - Jika Amerika Serikat menyerang Iran maka dalam waktu tidak lebih dari setengah jam Israel akan dihancurkan oleh militer negara tersebut.

Demikian dikatakan oleh seorang anggota senior parlemen Iran menurut kantor berita setengah resmi Mehr seperti dikutip Reuters, Selasa (2/7).

Perbedaan mengejutkan antara China Tiongkok dengan Amerika

Perbedaan mengejutkan antaraTiongkok dengan Amerika Amerika ( New York Times),  Penulis Terkenal Thomas Friedman menulis sebuah artikel, yang berjudul “Tujuh tahun Tiongkok dan Amerika”, di terbitkan di (New York Times), Mengejutkan Gedung Putih Amerika Serikat

         Dia menulis : ketika saya duduk di kursi stadion Tiongkok, mengagumi ribuan penari, penabuh gendang, penyanyi dan actor akrobatik di panggung, saya langsung teringat tujuh tahun terakhir pengalaman yang berbeda antara Tiongkok dengan Amerika:

 

Iran Tegas Hadapi Segala Ancaman AS

KONFRONTASI- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membatalkan serangan militer negaranya kepada Iran. Meski demikian, Iran akan menghadapi segala ancaman yang diberikan AS.

OBOR China Kini Dikhawatirkan sebagai Jebakan Utang kepada Indonesia

KONFRONTASI- Peang dagang AS-China tidak menguntungkan Indonesia yang ngeblok ke China di bawah Jokowi, maka AS/Uni Eropa terus mendesak perubahan terjadi dengan pilpres 2019. AS/Uni Eropa menentang OBOR China yang merugikan negara-negara berkembang dengan hegemoni dan dominasi China dengan proyek jebakan utang itu.

Dalam upayanya mengukuhkan pengaruh ekonomi dan politik di dunia, Pemerintah China kini mengucurkan dana miliaran dolar berupa pinjaman lunak kepada negara-negara miskin dan berkembang.

Taktik Perang Ini, Vietnam bikin tentara AS & Prancis Mundur, Malu dan Tercoreng Muka

KONFRONTASI -  Kedatangan Prancis untuk kembali menduduki Vietnam mendapatkan perlawanan keras dari rakyat Vietnam, terutama Ho Chi Minh. Mereka tidak mau negeri yang pernah ikut berjuang melawan balatentara Jepang harus tunduk terhadap kekuatan dari negara Barat, termasuk Amerika Serikat (AS) sekalipun.

Namun demikian, kekuatan militer dilengkapi teknologi canggih yang dibawa pasukan Prancis dan AS ke Vietnam memberikan kesulitan untuk memukul mundur mereka. Perlu taktik dan strategi sepadan agar bisa mengatasi sekaligus menekan kekuatan musuh.

Pages