25 November 2017

Anies-Sandi

Anies-Sandi Bagi-bagi Jatah, Biarin Aja Ahoker Mati Kelaparan!

Oleh: Faizal Assegaf
Ketua Progres 98

Seluruh pendukung Ahok atau Ahokers harus menerima kenyataan bahwa Kepala Daerah DKI Jakarta yang berkuasa sekarang adalah Anies Baswedan dan Sandiaga Uno.

Kalau anda bukan pendukung Anies-Sandi, terlebih dari barisan loyalis ahoker alias kotak-kotak silakan minggir. APBD DKI Jakarta sepenuhnya milik mereka yang berkuasa. Yang kalah harus tau diri, biarin aja ahoker mati kelaparan!

Anies-Sandi Bikin Malu

Oleh: Tb Ardi Januar

Anies-Sandi mana berani menutup Alexis dan Diamond. Emangnya mereka berani melawan pengusaha hiburan kelas kakap? Eh... malah ditutup beneran. Maluuu.

Anies-Sandi mah gubernur rasis dan pendukung Islam garis keras. Ga akan mungkin mengayomi kalangan minoritas. Eh... dia malah meresmikan gereja dan pura dengan penuh kehangatan. Maluuu.

Demonya di Anies-Sandi, Kenapa Kecebong yang Ejakulasi?

Oleh : Sabda Pranawa Djati

10 November 2017 ribuan buruh melancarkan aksi
Balai Kota Jakarta menjadi tempat yang disambangi
Tuntutannya cuma naikan upah minimum provinsi
Lebih tinggi dari Peraturan Pemerintah Nomor 78/2015 terbitan Jokowi

Pemimpin buruh naik podium silih berganti
Mengingatkan Anis Sandi agar memenuhi janji
Poros Istana dan Poros Balai Kota, dua yang dikritisi
Anies Sandi wajib penuhi janji, Istana wajib mengubah regulasi

Anies-Sandi Hanya Berikan Lip Service Kepada Buruh, Sebut KSPI

KONFRONTASI -  Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menyebut pasangan kepala daerah DKI Jakarta, Anies-Sandi hanya memberikan lip service kepada buruh di ibu kota. Ia pun menyarankan agar pemimpin baru Jakarta itu untuk tidak lagi membuai buruh Jakarta.

“Sudahlah Anies dan Sandi hentikan live service dan gagal paham terhadap buruh Jakarta. Sebab sudah jelas Anies-Sandi pembohong dan ingkar janji,” katanya dalam keterangan tertulis yang dikirim kepada Aktual, Jum’at (3/10).

Untuk Anies-Sandi: Keadilan Buat Buruh

Oleh: Sri Bintang Pamungkas

Saya sedih mendengar keputusan Anies+Sandi untuk tidak memenuhi tuntutan kenaikan Upah Minimum Nominal Buruh DKI Jakarta. Semoga belum final, dan masih akan dipertimbangkan lagi.

Alexis Tak Lagi Eksis, Karena Gubernur Anies

Oleh:  Iramawati Oemar

Anies-Sandi dan Politik Alexis

Oleh: Erwyn Kurniawan
Presiden Relawan Literasi (ReLi) PKS

Semudah itukah menutup Hotel Alexis? Secara kasat mata terlihat tak sulit. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan cukup memerintahkan penolakan perpanjangan izin melalui jajarannya, diberitakan lalu selesai. Tapi tak demikian faktanya. 

Beda Ahok dengan Anies, Rapat Pertama Pemda DKI Jakarta

Oleh: Zeng Wei Jian

Subuh 31 Oktober 2017, Madame Maya Suharnoko ngirim link video rapat pertama Pemda. Alas, semua mudslinging, condemnation, insult, 14 fitnah dalam 14 hari yang dimainkan Kaum IQ 1-digit memperkosa fokus saya. Jadi lupa mengamati rapat perdana gubernur baru. 

Kepemimpinan Anis Sandi, Ideal Saling Melengkapi, Perpaduan Otak Kanan dan Otak Kiri

Oleh: Muhammad Ilham

Gue bisa liat mana orang lagi akting mana orang lagi kondisi aslinya.. Insting ini gue dapetin dan asah saat dulu aktif organisasi, gue udah kayak talent acquisition specialist, posisi berkelas di dunia HRD, hahaha (tengil).. tugas gue dulu rekrut orang abis itu memetakan di fungsi mana dia cocok.

Jokowi Bersama Anies-Sandi Bincangkan 6 Topik Sambil Ngeteh

KONFRONTASI - Presiden Jokowi ditemui Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno. Mereka membincangkan 6 topik sambil minum teh.

"Ngeteh saja," kata Sandiaga seraya meninggalkan Istana Merdeka, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (25/10/2017).

Pertemuan itu memang berlangsung pada siang hari. Tapi, setelah pertemuan selama sekitar satu jam itu, Anies dan Sandi langsung kembali ke Balai Kota DKI Jakarta.
 

Pages