26 April 2017

anies

Anies Baswedan Bebaskan kepada Warga DKI adakan Acara Keagamaan di Monas

KONFRONTASI - Calon gubernur DKI Anies Baswedan diamanati oleh salah satu pemimpin Masjid Istiqlal, Muzamil Basyumi agar membantu mengelola. Hal itu disampaikan saat Muzamil memberikan sambutan saat acara Isra Miraj pada Senin (24/4) malam.

Menanggapi permintaan itu, Anies mengaku sanggup untuk menjalani. "Siap, Insya Allah bahkan sudah ada beberapa rencana yang sudah dibicarakan dengan tim, tapi nanti sesudah dilantik," kata Anies.

Tags: 

Koran Malaysia Ini Sebut "Ahok Tewas di Tangan Anies"

KONFRONTASI-Media negeri jiran Malaysia ternyata ikut menyoroti Pilkada DKI Putaran II.

Utusan Malaysia, salah satu koran yang cukup berpengaruh di negeri Jiran terbitan hari ini, Kamis (20/4) menurunkan laporan dengan sub judul atas: Pilihan raya disifatkan lancar tapi “paling kotor”.

Sementara judul utama: Ahok Tewas di Tangan Anies.

Laporan ini masuk di rubrik luar negara, atau di Indonesia biasa disebut luar negeri dengan menjadikan berita tersebut headline untuk rubriknya.

Rizal Ramli: Pilkada DKI Bukti Kemenangan Rakyat atas Sosok Neo-Fasis dan Kuasa yang Sewenang-Wenang

KONFRONTASI-  Kemenangan  rakyat DKI  memilih anies-Sandi adalah kemanangan atas sosok neofasis, politisi  yang melecehkan rakyat dan kekuasaan yang sewenang-wenang..

Demikian pandangan tokoh nasional Rizal Ramli yang juga mantan Menko Ekuin  era Presiden Gus Dur dan mantan Menko Kemaritiman, Kamis ini (20/4).

Dari Pilkada DKI, Rizal Ramli: Hati Nurani dan Logika Tidak Bisa Dikalahkan.

KONFRONTASI- Kemenangan Anies-Sandi atas Ahok-Djarot membuktikan bahwa kekuasaan bisa digunakan, kebohongan bisa disiarkan, citra bisa dipalsukan, tapi hati nurani dan logika tidak bisa dikalahkan. Politik uang dan sembako yang dibagikan ke rakyat tidak mempan, bahkan banyak yang ditolak dan dilawan rakyat DKI.

Demikian pandangan tokoh nasional Rizal Ramli yang juga mantan Menko Ekuin  era Presiden Gus Dur dan mantan Menko Kemaritiman, Kamis ini (20/4)

Kita tidak ingin bangsa Terpecah, kata Gus Sholah kepada Anies-Sandi

JAKARTA-Anies Baswedan dan Sandiaga Uno berkunjung ke kediaman KH Salahuddin Wahid (Gus Solah) di Mampang, Jakarta Selatan, Senin (20/3) malam. Gus Solah mengaku menitipkan pesan kepada pasangan yang diusung Gerindra dan PKS ini untuk terus menjaga persatuan selama proses dan setelah Pilkada DKI. "Kita harus berusaha dan menjaga ketika pemilihan dan setelah pemilihan. Kita tidak ingin bangsa kita terpecah karena pilkada," kata Gus Solah.

Lakukan 'Black Campaigne': Tim Advokasi Anies-Sandi Desak Bawaslu Panggil Saiful Mujani

KONFRONTASI - Tim hukum dan advokasi Anies-Sandi telah melaporkan pendiri Saiful Mujani Research & Consulting yang diduga melakukan black campaign atas cuitannya di akun Twitter @saiful_mujani terkait surat akad kontrak yang dibubuhi tanda tangan palsu dari Anies Baswedan dan Sandiaga Uno. "Kita berharap Bawaslu bertindak tegas untuk memanggil Saiful Mujani, apa motif dan maksud beliau mengupload surat itu. Kami menganggap ini black campaign," kata anggota Tim Advokasi Anies-Sandi, Amir Hamzah di Kantor Bawaslu DKI Jakarta, Sunter, Jakarta Utara, Senin (20/3/2017). Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua Tim Advokasi Yupen Hadi juga mengklarifikasi surat yang sudah viral di media sosial tersebut tidak benar. "Sekarang faktanya dokumen ini sudah tersebar banyak di masyarakat. Kita mendapatkan dampak yang negatif, ada kesan bahwa kita ini lari dari ideologi Pancasila, ini kan tidak benar," ujar Yupen. Yupen menjelaskan, pihaknya mengetahui surat tersebut berasal dari akun @saiful_mujani setelah melakukan tracking. "Kita tahu beliau adalah CEO dari salah satu lembaga survei yang cukup terkemuka di Indonesia. Kita ambil langkah antisipasi tidak boleh ini (surat) menjadi konsumsi publik lagi," ujarnya. "Kami memandang perlu untuk tetap mengambil langkah hukum karena ini kan pelanggaran makanya dalam pelaporan ini kita meminta Bawaslu untuk memanggil saudara Saiful Mujani untuk bercerita darimana ia dapat surat tersebut. Kan dia yg pertama kali mengupload motifnya apa," ujarnya. Menurutnya, dalam satu hari setelah Saiful memposting cuitan tersebut, foto surat tersebut sudah diretweet oleh 155 orang. "Dari situ kan berkembang lagi. Lalu jadi viral di masyarakat. Kita sayangkan, Saiful Mujani adalah orang yang high profile. Seharusnya dia patut menduga apakah benar atau tidak, bagaimana dampaknya, yang hari ini menjadi viral dan itu sama sekali tidak benar. Tandatangan Anies-Sandi tidak benar, isinya tidak benar," ujarnya. "Kami harap secepatnya dipanggil," katanya.(Juft/Trbn)

Tanda Tangan Palsu Anies Soal Syariat Islam Beredar Luas di Jakarta

KONFRONTASI -  Aksi kampanye hitam atau black campaign ditujukan kepada pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno. Kubu Abies menilai beredar fitnah surat pernyataan atau akad kontrak bertandatangan palsu yang menyatakan Anies-Sandi akan menggunakan syariat Islam di Jakarta.

Namun surat atau akad kontrak berjudul Akad Kontrak-Akad Al Ittifaq itu dipastikan tidak benar. Ada pihak yang dengan sengaja menandatangani surat itu atas nama Anies dan Sandiaga. Padahal dipastikan tanda tangan itu tidak benar.

Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Lolos dari Maut

KONFRONTASI - Anies Baswedan lolos dari maut atau kecelakaan saat lift jatuh di Blok M Square siang ini, 17 Maret 2017, pukul 13.00 WIB. Dilaporkan ada 25 korban yang saat ini dirawat di RSPP Jakarta.

Anies berada di lokasi itu untuk mengikuti sholat Jumat di masjid di lantai 7. Selesai sholat, ia ikut rombongan untuk turun lewat lift. Entah kenapa walaupun dengan pengawalan petugas ia memilih untuk naik eskalator saja sehingga loloslah ia dari musibah.

Tags: 

Anies Dilaporkan ke KPK, Sandi Dipolisikan: Ini Hanya Ujian, Sabar adalah Obatnya

KONFRONTASI - Calon Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan enggan mengomentari tentang laporan dirinya ke KPK. Menurutnya laporan itu lebih baik dijelaskan oleh pihak pelapor.

Kekurangan Ahok Lebih Besar Dibanding Anies, Sebut Ketua PBNU

KONFRONTASI - 

KONFRONTASI -   Dewan Koordinasi Nasional (DKN) Garda Bangsa sebagai badan otonom Partai Kebangkitan Bangsa menggelar diskusi bertema "Ahok atau Anies?" dengan harapan dapat membantu kalangan PKB dalam menentukan pilihan pada Pilkada DKI Jakarta putaran kedua.

"Kita sengaja menggelar diskusi dengan tema 'Ahok atau Anies?' untuk memberi masukan bagi PKB dalam menentukan pilihan," kata Ketua Umum Garda Bangsa Cucun A Syamsurijal di kantor DKN Garda Bangsa di Jakarta, Jumat.

Pages