24 January 2018

Andi Narogong

Kasus e-KTP: KPK Tak Puas Andi Narogong hanya Dijatuhi Vonis 8 Tahun

KONFRONTASI-KPK tak puas dengan vonis yang dijatuhkan majelis hakim kepada pengusaha Andi Narogong dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi KTP elektronik (KTP-e).

“KPK sudah menyatakan banding untuk putusan pengadilan tindak pidana korupsi (Tipikor) dengan terdakwa Andi Agustinus,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Selasa (2/1).

JPU Tuntut Andi Narogong Bayar 2,1 Juta Dollar AS dan Rp 1,1 Miliar atau Dipenjara 3 Tahun

Konfrontasi - Terdakwa korupsi pengadaan e-KTP Andi Agustinus alias Andi Narogong bukan hanya dituntut pidana penjara dan membayar denda. Yang bersangkutan juga dituntut membayar uang pengganti oleh jaksa penuntut umum KPK.

“Kami menuntut supaya terdakwa membayar uang pengganti 2,1 juta dollar AS dan Rp 1,1 miliar,” ujar jaksa Mufti Nur Irawan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (7/12/2017).

Novanto Ngotot Komitmen Fee Proyek e-KTP Dibayar Penuh

KONFRONTASI-Terdakwa kasus korupsi e-KTP, Andi Agustinus alias Andi Narogong membeberkan fakta terkait ketua DPR Setya Novanto. Dalam kronologi pengerjaan proyek senilai Rp 5,9 triliun, Andi Narogong mengaku malu terhadap Novanto karena tidak memenuhi komitmen fee seperti yang telah dijanjikan.

Andi Narogong Jalani Sidang Tuntutan Hari Ini Terkait Kasus Korupsi KTP Elektronik

KONFRONTASI -  Terdakwa korupsi pengadaan KTP elektronik Andi Agustinus alias Andi Narogong akan menjalani sidang tuntutan, Kamis (7/12/2017).

Berdasarkan rilis Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, sidang tersebut diagendakan pada pagi ini.

Ingin Hidup Tenang, Andi Narogong Janji Kembalikan Keuntungan dari Proyek e-KTP

KONFRONTASI-Pengusaha Andi Agustinus alias Andi Narogong berjanji mengembalikan keuntungan dari proyek KTP elektronik (KTP-e) sebesar 2,5 juta dolar AS.

Andi Narogong: Kerugian Negara 20 Persen dari Total Anggaran e-KTP

KONFRONTASI-Pengusaha Andi Narogong mengakui kerugian negara mencapai 20 persen dari total anggaran pengadaan KTP-Elektronik.

Kasus e-KTP: Andi Narogong Merasa Dijadikan Seperti Bantargebang

KONFRONTASI-Andi Agustinus alias Andi Narogong, terdakwa kasus korupsi proyek pengadaan kartu tanda penduduk elektronik, membeberkan semua fakta terkait dengan proyek e-KTP. Kepada majelis hakim, Andi mengungkapkan alasannya menceritakan semua fakta di balik tender proyek senilai Rp 5,9 triliun itu.

"Berjalannya waktu, saya itu enggak mau menyulitkan orang, tapi kok saya dijadikan Bantargebang, tempat pembuangan akhir dari semuanya," kata Andi dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta Pusat, Kamis, 30 November 2017.

Hakim Kaget Dengar Pengakuan Andi Narogong Berikan Jam Tangan Seharga Rp1,3 Miliar Pada Novanto

KONFRONTASI-Pengusaha Andi Narogong mengaku memberikan jam tangan seharga Rp1,3 miliar kepada Setya Novanto yang saat ini menjadi tersangka dugaan korupsi pengadaan KTP-E.

Kasus e-KTP: Andi Narogong Akui Beri Fee ke Kemendagri dan DPR Masing-masing 5 Persen

KONFRONTASI-Pengusaha Andi Narogong mengakui bahwa ada komitmen pembagian "fee" untuk DPR sebanyak 5 persen dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sebesar 5 persen dari proyek KTP-Elektronik.

Nazaruddin Menolak Bersaksi untuk Andi Narogong karena Sakit

Konfrontasi - Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin menolak untuk bersaksi dalam persidangan kasus korupsi pengadaan e-KTP, Jumat 10 November 2017. Terpidana kasus Wisma Atlet itu beralasan sakit dan tidak sanggup menghadiri persidangan.

"Petugas kami sudah ke Lembaga Pemasyarakatan, tetapi kondisinya masih sakit," kata Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Eva Yustisiana di Pengadilan Tipikor Jakarta.

Pages