12 November 2019

amerika

China Ingin Selesaikan Perang Dagang dengan Cara Damai

KONFRONTASI-China bersedia menyelesaikan sengketa dagangnya dengan Amerika Serikat melalui perundingan "damai" dan dengan tegas menentang eskalasi konflik tersebut, kata Wakil Perdana Menteri Liu He, yang memimpin pembicaraan dengan Washington, Senin.

Perang dagang yang semakin sengit antara dua ekonomi terbesar di dunia meningkat tajam pada Jumat, dengan kedua pihak menaikkan tarif lebih banyak pada masing-masing ekspor.

Trump Desak Perusahaan AS Minggat dari China

KONFRONTASI-Presiden Donald Trump pada Jumat (23/8) mendesak perusahaan-perusahaan Amerika Serikat untuk keluar dari China setelah Beijing menyatakan akan memberlakukan tarif balasan senilai 75 miliar dolar AS (sekitar Rp1,07 kuadriliun) atas barang-barang dari Amerika Serikat.

Pergerakan itu memicu ketakutan bahwa perang dagang yang memanas di antara AS dan China akan menyebabkan perekonomian global jatuh ke dalam resesi.

Menlu Korut: Kami Siap Dialog atau Konflik

KONFRONTASI-Korea Utara memperingatkan bahwa negara itu "siap untuk berdialog atau berkonflik" dengan AS, seraya memperingatkan bahwa Pyongyang telah memberi Washington "cukup waktu" untuk mengubah pendekatannya terhadap pembicaraan nuklir yang macet.

Dalam pesan yang dimuat di kantor berita KCNA, Menteri Luar Negeri Korea Utara Ri Yong Ho juga mengatakan akan terjadi "miskalkulasi" jika Washington memberlakukan sanksi-sanksi lagi terhadap Pyongyang.

Trump Sebut Dirinya 'Tuhan' Bangsa Israel

KONFRONTASI-Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara tegas mengukuhkan dirinya sebagai 'Tuhannya' bangsa Israel.

Ia juga mengklaim bahwa orang-orang Yahudi di Israel mencintainya, dan memposisikan dirinya sebagai Raja Israel.

"Presiden Trump adalah presiden terhebat bagi orang Yahudi dan bangsa Israel dalam sejarah dunia. Bukan hanya Amerika. Dan, orang-orang Yahudi di Israel melihatnya sebagai 'Tuhan' sekaligus Raja Israel," demikian cuitan Trump, yang dikutip dari akun Twitternya, @realDonaldTrump, Kamis, 22 Agustus 2019.

Kritik Trump Bikin Komunitas Yahudi AS Marah

KONFRONTASI-Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengkritik orang-orang Yahudi di negaranya yang dianggap tidak setia jika memilih Partai Demokrat. Kelompok-kelompok Yahudi di AS marah dengan pernyataan Trump, namun pemerintah Israel yang memiliki hubungan dekat dengan pemerintahan Trump menahan diri untuk tidak berkomentar.

Gagal 'Begituan', Wanita Ini Bakar Rumah Teman Kencannya

KONFRONTASI-Seorang wanita New Jersey, Amerika Serikat (AS) membakar rumah seorang pria setelah mengundangnya untuk seks, tapi pria itu tertidur dan tidak membukakan pintu.

Mengutip USA Today, Rabu (21/8/2019) polisi Woodbury akhirnya menangkap Taija Russell (29) atas kebakaran rumah pada awal Agustus ini.

Polisi menjelaskan Russell membakar rumah karena kesal kepada teman kencannya yang tertidur usai mengajaknya bercinta.

AS Uji Coba Rudal, China-Rusia Minta DK PBB Gelar Pertemuan

KONFRONTASI-Wakil Perwakilan Tetap Rusia untuk PBB, Dmitry Polyanskiy mengatakan, Rusia dan China telah meminta pertemuan Dewan Keamanan (DK) PBB mengenai rencana Washington untuk menguji dan menyebarkan rudal darat jarak menengah.

"Bersama dengan rekan-rekan dari China, kami meminta pertemuan DK PBB sehubungan dengan pernyataan Amerika Serikat (AS) tentang rencananya untuk menguji dan menggunakan rudal jarak menengah," ucap Polyanskiy, seperti dilansir Sputnik pada Rabu (21/8).

Jeffrey Epstein Ternyata Seorang Pedofil

KONFRONTASI-Kabar mengenai tewasnya Jeffrey Epstein pada minggu lalu menggegerkan Amerika Serikat (AS), bahkan seluruh dunia.

Sebab, pria yang mengaku dirinya miliarder ini merupakan seorang pedofil yang terlibat kasus perdagangan anak dan seks di bawah umur.

Pria kelahiran 1953 ini disebut Forbes sebagai miliarder gadungan atau hoax. Meskipun kaya-raya, Epstein belum pantas menyandang status sebagai miliarder.

Melansir dari Business Insider, Epstein merupakan pebisnis yang mendirikan firma pribadinya di AS.

Muftia Tlaib: Semoga Tuhan Menghancurkan Trump

KONFRONTASI-Duduk di bawah pohon zaitun di Tepi Barat, wilayah Palestina yang diduduki Israel, Muftia Tlaib mencemooh perhatian yang baru saja ia terima dari Presiden Amerika Serikat (AS) Donald John Trump.

"Semoga Tuhan menghancurkannya," katanya.

Muftia Tlaib adalah nenek dari anggota Kongres AS Rashida Tlaib, salah satu politisi Partai Demokrat yang "dikeroyok" Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

New York Digegerkan 3 Rice Cooker yang Dikira Bom

KONFRONTASI-Seorang pemuda berusia 26 tahun ditangkap Kepolisian New York di Amerika Serikat (AS) setelah meninggalkan tiga rice cooker yang menggegerkan publik karena sempat diduga bom. Pemuda itu disebut sebagai seorang gelandangan.

Seperti dilansir AFP, Senin (19/8/2019), pemuda bernama Larry K Griffin II (26) ini ditangkap oleh Kepolisian New York (NYPD) pada Sabtu (17/8) waktu setempat dan dijerat tiga dakwaan meletakkan bom palsu.

Pages