28 February 2020

Amerika Serikat

Menhan China: Perang dengan AS Akan Jadi Bencana Dunia

Konfrontasi - Menteri Pertahanan China Wei Fenghe pada hari Minggu (2/6/2019) mengatakan perang dengan Amerika Serikat (AS) akan menjadi bencana bagi dunia. Wei mengatakan hal itu sebagai peringatan bagi Washington untuk tidak ikut campur dalam masalah Taiwan dan Laut China Selatan.

Kepemilikan Senjata Api Jadi Isu Terhangat Pilpres AS 2020

Konfrontasi - Keresahan warga AS sebagai korban penembakan masal tak pernah berhenti. Setiap kali terjadi penembakan, semua tokoh publik dan politik mengucapkan doa dan belasungkawa. Tapi, banyak yang menganggap bahwa ucapan bukan lagi obat yang tepat.

Wacana Pemakzulan Donald Trump Kembali Menghangat

Konfrontasi - Wacana pelengseran Presiden AS Donald Trump kembali menghangat. Penyebabnya adalah pernyataan jaksa khusus Robert Mueller yang menyelidiki keterlibatan Rusia dalam Pemilu AS 2016.

Untuk kali pertama, Mueller buka suara sejak hasil penyelidikannya keluar bulan lalu. Dalam paparannya, Mueller memerinci 10 contoh usaha Trump menghalangi penyelidikan. Itulah tindak kriminal.

Korut Kembali Uji Coba Nuklir, Trump: Saya Tak Terganggu

Konfrontasi - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mengaku tidak terganggu dengan uji coba rudal yang dilakukan oleh Korea Utara (Korut). Trump menyebut Korut hanya melakukan uji coba senjata kecil.

"Korut menembakkan beberapa senjata kecil, yang mengganggu sebagian orang saya, dan yang lain, tetapi bukan saya," kata Trump dalam sebuah pernyataan melalui akun Twitternya, seperti dilansir PressTV pada Minggu (26/5/2019).

Usai Huawei, Kini Nike dan Adidas Kena Getah Kebijakan Trump

Konfrontasi - Huawei hanya salah satu bab dari perseteruan dagang antara AS dan Tiongkok. Bab lainnya, perang tarif, juga belum selesai.

Dalam surat terbuka, 173 perusahaan sepatu baru saja memprotes rencana Presiden AS Donald Trump untuk menerapkan tarif 25 persen terhadap kelompok barang dengan nilai sekitar USD 300 miliar (Rp 4.344 triliun).

Dalam rencana itu, perusahaan alas kaki bakal terkena dampak. Pemilik merek termasyhur seperti Nike, Adidas, dan Under Armour langsung meminta Trump membatalkan rencana tersebut.

Negara Teluk Dilaporkan Setujui Penempatan Pasukan AS di Timteng

Konfrontasi - Negara-negara Teluk dilaporkan telah menerima permintaan Amerika Serikat (AS) untuk mengerahkan pasukan ke wilayah Timur Tengah (Timteng). Permintaan itu muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara AS dan Iran.

Seorang pejabat Arab Saudi, seperti dilansir Arab News pada Minggu (19/5/2019), mengatakan, negara-negara Dewan Kerjasama Teluk (GCC) telah menyetujui penempatakan pasukan AS di wilayah mereka.

Defisit April 2019 Tinggi, Pemerintah Harus Kurangi Impor

Konfrontasi - Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Assyifa Szami Ilman menilai pemerintah harus konsisten dalam mengatasi permasalahan defisit neraca perdagangan nasional.

"Solusi dalam jangka pendek yang paling efektif dan selalu digulirkan adalah dengan mengendalikan impor. Hal ini sebenarnya lumrah dilakukan karena untuk mendorong peningkatan nilai ekspor," kata Assyifa Szami Ilman dalam siaran pers di Jakarta, Minggu (19/5/2019).

Trump Bikin AS Rugi Rp 159 T Boikot Produk Huawei

Konfrontasi - AS seperti makan buah simalakama. Mereka memasukkan Huawei dalam daftar hitam perdagangan dan melarang ekspor ke perusahaan asal China itu. Namun, keputusan tersebut ditengarai justru merugikan AS belasan miliar. Sebab, selama ini perusahaan penyuplai peralatan telekomunikasi terbesar di dunia itu membeli komponen AS.

Siap Terbang, Software Boeing 737 Max Rampung Diperbaikan

Konfrontasi - Boeing menyatakan telah menyelesaikan perbaikan software pada pesawat 737 Max yang bermasalah. Perusahaan pembuat pesawat itu menjelaskan, pihaknya telah menerbangkan pesawat dengan software terbaru di penerbangan 207 selama lebih dari 360 jam. Software itu kini dikirim ke Administrasi Penerbangan Federal Amerika Serikat (FAA) dan mitranya di negara-negara lain yang ingin melakukan review.

Perang Dagang Berlangsung Lama, Ekspor Indonesia Bakal Makin Sulit

Konfrontasi - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution memprediksi perang dagang antara Amerika Serikat dan China yang kembali memanas bakal berlangsung lama.

Pemerintah mengakui kondisi global itu bakal mempersulit upaya mendorong kinerja ekspor Tanah Air.

"Mendorong ekspor mungkin tidak mudah sekarang ini setelah perang dagang makin meningkat. Tentu ini bukan jangka pendek kelihatannya," tutur Darmin, Jumat (17/5/2019). 

Pages