17 July 2019

amerika

Komentar Rasis Trump Berbuah Kutukan Kongres AS

KONFRONTASI-DPR AS telah memilih untuk mengutuk Donald Trump karena berkomentar rasis tentang empat wanita kongres.

Pemungutan suara, dilakukan setelah presiden AS mengatakan kepada para wanita tersebut, untuk kembali dan membantu memperbaiki tempat-tempat yang benar-benar rusak dan penuh kejahatan di tempat asal mereka.

Mereka berempat adalah Alexandria Ocasio-Cortez dari New York, Ilhan Omar dari Minnesota, Ayanna Pressley dari Massachusetts dan Rashida Tlaib dari Michigan, adalah warga negara AS dan tiga di antaranya lahir di AS.

Trump: Razia Imigran Gelap Sukses

KONFRONTASI-Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan penggerebekan sepanjang akhir pekan lalu, untuk menangkapi para imigran yang harus dideportasi, berjalan dengan "sangat sukses" walaupun kegiatan itu tidak terlalu terlihat oleh masyarakat.

"Razia yang dilancarkan oleh ICE (Badan Imigrasi dan Bea Cukai) sangat sukses," kata Trump kepada para wartawan dalam sebuah acara di Gedung Putih, Senin (15/).

Dituding Tak Kompeten, Ini Respon Trump

KONFRONTASI-Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akhirnya menanggapi laporan tentang Duta Besar Inggris untuk AS Kim Darroch yang menyebut pemerintahannya tak kompeten dan mengalami disfungsi. Menurut Trump, Darroch belum melayani Inggris dengan baik.

"Saya akan mengatakan bahwa duta besar belum melayani Inggris dengan baik. Kami bukan penggemar besar dari pria itu dan dia tidak melayani Inggris secara baik," kata Trump, dilaporkan laman BBC, Senin (8/7).

Gempa 7,1 SR Getarkan California

KONFRONTASI-Gempa bumi kembali mengguncang California, Amerika Serikat (AS), Jumat (5/7/2019) pukul 19.13 waktu setempat. Kali ini, kekuatan gempa mencapai 7,1 SR, tepatnya di kawasan gurun di California Selatan.

Besarnya kekuatan gempa itu disebut merupakan guncangan terbesar dalam dua dekade sejak gempa berkekuatan 7,1 melanda wilayah itu pada tahun 1999. Meski begitu dilaporkan tidak ada korban jiwa atau terluka berat akibat gempa yang berada pada kedalaman 0,9 km dengan pusat gempa di dekat kota Ridgecrest, sekitar 240 km di timur laut Los Angeles.

Saudi Akhirnya Kirim Dubes Baru ke AS

KONFRONTASI- Duta besar baru Arab Saudi untuk Amerika Serikat dan Inggris telah menempati posisi mereka setelah kosong selama beberapa bulan di tengah ketegangan dengan sekutu Barat atas perang Yaman dan pembunuhan wartawan Jamal Khashoggi.

Putri Reema binti Bandar bin Sultan, yang merupakan duta besar perempuan pertama kerajaan Teluk, menyerahkan surat kepercayaannya di Washington. Sementara itu saudaranya, Pangeran Khalid bin Bandar bin Sultan, melakukan hal serupa di London, menurut Kantor Berita SPA pada Kamis.

Hong Kong Bergolak, Trump 'Berjingkrak'

KONFRONTASI- Presiden Amerika Serikat Donald Trump menggunakan demonstrasi besar-besaran di Hong Kong untuk menyerang Tiongkok. Pemimpin kontroversial itu mengaku bersimpati kepada para demonstran, termasuk mereka yang membobol gedung parlemen pada 1 Juni lalu.

“Mereka ingin demokrasi dan menurut saya sebagian besar orang ingin demokrasi. Sayangnya, beberapa pemerintahan tak ingin demokrasi,” kata Presiden Donald Trump di Gedung Putih.

Mereka Menantang Maut Demi Harapan di Negeri Paman Sam

KONFRONTASI-Tingginya angka kemiskinan, pengangguran, dan kejahatan membuat penduduk negara-negara di Amerika Tengah mengungsi ke Amerika Serikat (AS). Sayang, perjalanan mereka ke tanah harapan tak semudah membalik telapak tangan.

Demi Nonton TV, Pria Ini Nekat Bobol Kantor Polisi

KONFRONTASI-Staf kepolisian yang piket malam di wilayah Fairwood, Washington, Amerika Serikat, kaget saat melihat kantor mereka dijebol.

Setelah diperiksa, seorang pria nampak duduk manis di meja salah satu petugas sambil nonton tv dan merokok.

Sadar ada polisi yang masuk, si pria meminta maaf dan menyerahkan sekotak donat sebagai permintaan maaf.

"Apa yang dia curi dari kantor polisi? Tidak ada. Dia hanya mencari masalah," tulis pihak kepolisian di laman Facebook mereka.

Imigran Afrika Terlantar di Perbatasan AS

KONFRONTASI-Perbatasan Meksiko-AS kini tidak hanya dikuasai imigran dari negara-negara Amerika Tengah. Ada wajah baru yang mencolok. Orang-orang kulit hitam dari negara-negara Afrika. Mereka mendirikan sebuah desa temporer di dekat pusat detensi Century XXI di Tapachula. Kian hari, jumlah imigran Afrika kian banyak.

Mereka yang sudah menyeberangi lautan dan daratan untuk sampai di Meksiko tak mau menjadi imigran ilegal dengan menyeberang sungai atau cara lain untuk masuk AS. Imigran asal Afrika itu lebih memilih untuk bersabar menanti proses suaka.

Jinakkan Trump, Xi Jinping Pulang dengan Membusungkan Dada

KONFRONTASI-Wajar apabila Presiden Tiongkok Xi Jinping membusungkan dada saat pulang dari KTT G20 di Osaka, Jepang. Dalam pertemuan di sela acara, dia berhasil meluluhkan Presiden AS Donald Trump. AS berjanji kenaikan tarif ditangguhkan dan sanksi Huawei dihapuskan.

''Pertemuan saya dengan Presiden Xi berjalan lancar. Sekarang, kita kembali ke jalur yang benar,'' ujar Trump kepada Agence France-Presse.

Pages