5 December 2019

Akbar Tanjung

Akbar Tanjung Sebut Sistem Pemilu Suara Terbanyak Rawan Politik Transaksional

KONFRONTASI-Sistem pemilu di Indonesia diniai belum dapat dikatakan bersih. Hingga kini masih banyak ditemukan praktik politik uang. 

Hal itu disampaikan Ketua Dewan Penasihat Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Akbar Tanjung saat memghadiri acara sarasehan Nasional KAHMI dengan tema Demokrasi Pemilu dan Keindonesiaan di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Rabu (16/19/2019).

"Sistem pemilu kita secara proporsional suara terbanyak maka itu banyak praktik transaksional," kata Akbar.

Presiden Ingin Jaksa Agung dari Profesional, Akbar Tanjung: Iya Betul

Konfrontasi - Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar, Akbar Tanjung sepakat dengan usulan Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang bakal memilih Jaksa Agung berlatar belakang non parpol atau profesional. Namun harus bisa memahami dan menjalankan sistem hukum.

“Iya betul (setuju non parpol). Tapi juga harus memahami masalah hukum. Tentu harus ada integritas yang tinggi, karena kalau tidak, tidak akan mungkin bisa melaksanakan hukum,” tutur Akbar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (16/8/2019).

Nasdem Punya Niat Jahat ke Golkar

Wakil Ketua Dewan Kehormatan DPP Partai Golkar Akbar Tanjung dalam pidato koordinasi anggota Partai Golkar Provinsi Banten mengatakan Partai Nasdem memiliki niat jahat terhadap Partai Golkar.

"Kalau dalam soal kompetisi sih ya boleh-boleh saja, kalau kompetisi kita harus selalu siap, tapi kalau orang punya indikasi jahat ya kita harus waspada," kata Akbar usai konsolidasi Partai Golkar di Gedung Intermark BSD, Jumat, 15 Maret 2019.

Akbar Tanjung: Airlangga Hartarto Pantas Jadi Cawapres Jokowi

KONFRONTASI -  Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dianggap paling pantas mendampingi Joko Widodo (Jokowi) pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Demikian dikatakan politikus senior Partai Golkar Akbar Tanjung di rumahnya, Rabu (21/2).

Mantan ketua umum Golkar itu menyebut Airlangga bisa bisa mengikuti visi dan misi Jokowi termasuk di bidang ekonomi digital.

Akbar Tanjung perlu Turun Gunung. Kubu Jokowi/PDIP Khawatir JK Kendalikan Golkar

KONFRONTASI- Menghadapi sepakterjang kubu JK yang kuat secara ekonomi-politik oligarkis, seyogianya Akbar Tanjung yang telah menyelamatkan Golkar dari kehancuran, turun gunung. Dengan demikian,  kubu JK tidak dominan dan mencengkeram. Kalangan Jokowi dan PDIP Megawati sangat khawatir dengan manuver kubu JK di Golkar. Kubu Akbar Tanjung bisa bekerjasama dengan kubu Indra Bambang Utoyo, Ical Bakrie, Luhut Panjaitan, Soksi, MKGR dan Kosgoro.

Ini Kecemasan Akbar Tanjung: Jangan-jangan Golkar Kiamat Akibat Ulah Novanto

KONFRONTASI -  Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar Akbar Tanjung mengkhawatirkan keberlangsungan partainya setelah Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto kembali ditetapkan sebagai tersangka untuk kedua kalinya.

Novanto beberapa hari lalu ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi proyek e-KTP oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Bukan saja prihatin, sedih, tapi juga sangat khawatir," kata Akbar saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (14/11/2017).

Generasi Muda Golkar Desak JK dan Akbar Cari Pengganti Setnov

Konfrontasi - Desakan agar Setya Novanto melepas jabatannya sebagai ketua umum Partai Golkar, semakin nyaring disuarakan oleh kader internal. Di antaranya dari Generasi Muda Partai Golkar (GMPG).

Salah satu anggotanya, Mirwan Vauly dalam diskusi di Gado Gado Boplo, Menteng, Jakarta, mengatakan sudah saatnya Golkar memikirkan pengganti Setya Novanto.

Setnov Tetep Jadi Ketum Golkar, Akbar Tanjung Khawatirkan Elektabilitas Saat Pilpres 2019

Konfrontasi - Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar Akbar Tandjung menyatakan sangat khawatir dengan kondisi Partai Golkar saat ini. Ini terkait dengan tren elektabilitas Golkar yang terus merosot, terutama setelah Ketua Umum Golkar Setya Novanto menjadi tersangka dugaan korupsi e-KTP.

"Baru sore ini, saya diberitahu terjadi kemerosotan dalam survei terbaru, Golkar 3,5 persen. Di bawah 4 persen," kata Akbar seusai menerima pengaduan Generasi Muda Partai Golkar di kediamannya, Kebayoran Baru, Jakarta, Minggu, 23 Juli 2017.

Kader Muda Golkar Temui Akbar Tanjung Minta Setnov Mundur

Konfrontasi - Sejumlah kader muda Partai Golkar, yang tergabung dalam Generasi Muda Partai Golkar (GMPG) mendatangi kediaman Akbar Tanjung. Mereka meminta Akbar selaku Wakil Ketua Dewan Kehormatan agar mendesak Setya Novanto atau Setnov mundur dari jabatan ketua umum.

Ketua GMPG Ahmad Doli Kurnia mengatakan, pihaknya membawa surat aduan yang berisi soal situasi Partai Golkar saat ini. Mereka prihatin terhadap elektabilitas Golkar yang terus merosot usai Setnov berstatus tersangka kasus korupsi pengadaan e-KTP.

Akbar Tanjung Sebut Elektabilitas Golkar Turun di Masa Novanto

Konfrontasi - Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar, Akbar Tanjung, menyebut elektabilitasnya turun di bawah kepemimpinan Setya Novanto sebagai Ketua Umum.

Akbar mengaku khawatir dengan tingkat keterpilihan Golkar yang merosot itu, terutama saat ada lembaga survei merilis elektabilitas Golkar hanya 3,5 persen.

"Walau pun itu bukan nasional, tapi di sini kesimpulannya menurun," kata Akbar dalam konferensi pers di Jakarta pada Minggu, 21 Mei 2017.

Pages