23 October 2019

Ahmad Syafii Maarif

Pesan Buya Syafii Maarif untuk Hasil Pilpres 2019

Konfrontasi - Mantan Ketua PP Muhammadiyah, Buya Syafii Maarif meminta kepada kedua kubu yang berkompetisi di Pilpres 2019 untuk saling legowo menunggu hasil resmi penghitungan suara dari KPU. Buya Syafii pun meminta kepada semua pihak agar menerima siapapun Presiden dan Wakil Presiden terpilih sesuai dengan hasil keputusan KPU.

Saling Klaim Pilpres 2019, Ini Saran Buya Syafii Maarif

Konfrontasi - Ahmad Syafii Maarif atau yang akrab disapa Buya Syafii meminta segenap masyarakat Indonesia menahan diri dan menunggu hasil resmi dari KPU soal pemenang Pemilu. Buya juga memberi masukan kepada dua kubu peserta Pilpres terkait penyelesaian adanya sengketa hasil Pilpres.

Buya Syafii Khawatir dengan 'Teologi Maut'

JAKARTA-Mantan Ketua PP Muhammadiyah Ahmad Syafii Maarif meminta kepada penegak hukum untuk tidak membiarkan praktik intoleransi yang terjadi di Indonesia.

Hal itu sampaikan dalam seminar "Indonesia di Persimpangan: antara Negara Pancasila vs Negara Agama."

"Ada misleading fanatism. Karena kesenjangan begitu tajam. Kelompok sempalan yang ingin ganti Pancasila ini kecil, tapi bersuara lantang, harus dihadapi, aparat harus jeli, harus punya kepekaan," kata Syafii Maarif di Hotel Aryaduta, Jakarta, Sabtu (8/4/2017).

Buya Syafii: Hasyim Muzadi Sosok yang Gigih Kokohkan Pilar-pilar Integrasi Nasional

KONFRONTASI-Mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Ahmad Syafii Maarif mengenal sosok KH Hasyim Muzadi sebagai seorang yang gigih mengokohkan persatuan bangsa semasa hidupnya.

"KH DR Ahmad Hasyim Muzadi adalah salah seorang pemimpin bangsa yang dengan gigih telah turut mengokohkan pilar-pilar integrasi nasional," kata Syafii lewat keterangannya kepada wartawan di Jakarta, Kamis.

Pendiri Maarif Institute tersebut mengatakan KH Hasyim merupakan sahabatnya. Meninggalnya Hasyim menorehkan perasaan duka bagi dirinya, umat dan bangsa.

Habil Marati Sanggah Pernyataan Safii Maarif

Oleh: Habil Marati*

Terus terang saja pikirannya Safii Mariif ini sudah tidak kontekstual, gagal memahami atmosfir Kesabaran Umat Islam dimana Umat Islam dari sekian banyak proses transformasi baik transformasi demokrasi, transformasi politik, transformasi formulasi kekuasaan,  Umat Islam terus menerus di jadikan comoditi politik murahan, umat Islam hanya di jadikan partisipasi politik dan tidak menentukan kebijakan kekuasaan itu sendiri pada hal umat Islam mayoritas di negeri ini.

Demagog, Demagogi, dan Kerentanan Massa

Berasal dari bahasa Yunani, demos = rakyat, agógos = pemimpin/penghasut, maka demagog adalah pemimpin atau penghasut politik yang pandai membakar naluri massa/gerombolan untuk meraih tujuan-tujuan tertentu. Demagogi adalah perbuatan menghasut itu sendiri. Dalam suasana terhina, kalah, dan perasaan malu, seorang demagog akan sangat lihai dan piawai membakar dan menghasut massa untuk mengubah iklim politik yang tak menentu agar berpihak kepadanya.

Kerancuan Ahmad Syafii Maarif

Oleh: Binhad Nurrohmat*

"Jadi jangan percaya sama orang. Kan bisa aja dalam hati kecil bapak ibu nggak bisa pilih saya, karena dibohongin pakai surat al-Maidah 51 macem-macem itu. Itu hak bapak ibu ya…” Demikian Ahmad Syafii Maarif mengutip sebagian pernyataan Ahok di Kepulauan Seribu beberapa waktu lalu.

Buya Syafii: Gara-gara Seorang Ahok, Energi Bangsa Terkuras Habis

KONFRONTASI-Mantan ketua PP Muhammadiyah, Prof Ahmad Syafii Maarif meminta agar pengunjuk rasa 4 November menjalankan hak konstitusinya dengan benar, serta mematuhi kewajibannya selaku anak bangsa.

“Karena tak seorang pun di antara kita yang tega menyaksikan bangsa dan negara ini menjadi rapuh, maka demo wajib dilakukan dengan tertib dan damai,” ujar Buya Syafii dalam pesan singkatnya.

Mengomentari apa yang terjadi pada Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Buya mengatakan, Ahok kurang bisa menjaga lidah atau slip of the tongue.

Buya Syafi'i: Segalanya Dirusak Oleh Uang, Malapetaka Ini

KONFRONTASI-Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Ahmad Syafii Maarif mengusulkan calon hakim harus dipantau sejak dini demi memperbaiki peradilan yang saat ini tercoreng akibat ulah beberapa oknum.

"Untuk memperbaiki peradilan kita, salah satu caranya mencari calon hakim, jika bisa, dipantaunya jangan dari kuliah, tapi dari SD. Namun, saya akui pasti akan lama karena tidak semudah itu melakukan pemantauan," kata Syafii selepas menguji para caloh hakim agung di Komisi Yudisial, Jakarta, Senin.

Buya Syafi'i: Politik Transaksional Sudah Mewabah

KONFRONTASI-Mantan Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Buya Ahmad Syafii Maarif, menegaskan bahwa fenomena pencalonan gubernur melalui jalur perseorangan semestinya menjadi bahan instrospeksi partai politik (parpol) terhadap fungsi yang dimiliki.

"Saya rasa partai politik (parpol) harus instrospeksi diri sendiri mengapa rakyat suka memilih yang independen, mengapa bukan calon partai," katanya di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Kamis.

Pages