16 September 2019

agum gumelar

Agum Gumelar Ingatkan Pendukung Jokowi, Kalau Kalah Harus Legowo

KONFRONTASI-Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Agum Gumelar meminta pendukung 01 Jokowi-Ma"ruf Amin bersikap dewasa terhadap papun hasil Pilpres yang akan diumumkan KPU pada 22 Mei mendatang.

Saat ini, menurutnya, yang terpenting semua pihak harus mensyukuri Pemilu 2019 berjalan lancar dan damai. 

Agum's Eyewitness Testimony

Oleh: Zeng Wei Jian

Lima tahun lalu, pas masa kampanye, Letnan Jenderal Agum Gumelar dan Jenderal Wiranto menyerang Pa Prabowo dengan isu "Penculikan Aktifis 98". Jokowi menang. Isu ini hilang. Muncul lagi di kampanye pilpres 2019. 

Video baru ceramah Letnan Jenderal Agum Gumelar beredar. Isinya sama. Menuding-nuding Pa Prabowo. 

Agum Gumelar Ingatkan Anggota Pepabri Tak Seret Organisasi ke Ranah Politik Praktis

KONFRONTASI-Ketua Umum Persatuan Purnawirawan Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Pepabri) Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar mengingatkan seluruh anggotanya untuk tidak membawa organisasi itu dalam politik praktis pada Pemilu Presiden 2019.

"Secara organisasi tidak mendukung pihak mana pun. Tidak boleh atribut Pepabri digunakan dalam kampanye, tetapi sebagai pribadi silakan karena pensiunan TNI dan Polri punya hak politik," katanya di Padang, saat melantik pengurus DPD Pepabri Sumbar, Rabu.

Agum Gumelar: Perkuat Persatuan dan Perdamaian Bangsa Melalui Asian Games

KONFRONTASI - Asian Games 2018 tidak hanya sekadar arena adu prestasi di bidang olahraga, tapi menjadi spirit untuk memperkuat persatuan Indonesia dan Asia. Hal itulah yang membuat Asian Games 2018 menjadi even strategis untuk memperkuat kekuatan bangsa menuju persaingan global dan juga dalam melindungi NKRI dari gangguan kelompok radikal.

Lakukan Diskusi di Jet Pribadi, Mochtar Riady dan Wantimpres Agum Gumelar Dikritik Netizen

KONFRONTASI -  Pengusaha dan pendiri Lippo Group Mochtar Riady, dan anggota Dewan Pertimbangan Presiden RI, Agum Gumelar dikritik oleh netizen yang menyaksikan gambar kemesraaan mereka yang sedang berdiskusi soal ekonomi digital.

Gambar berempat menjadi sangat istimewa karena mereka berada di dalam pesawat jet pribadi.

Istana Bantah Cabut Sanksi PSSI, Agum: Apa Telinga Saya yang Salah?

KONFRONTASI-Pernyataan pengkajian pencabutan sanksi PSSI menuai polemik. Sekretaris Kabinet Pramono Anung menegaskan bahwa saat pertemuan Presiden Joko Widodo dengan Agum Gumelar, tak ada penegasan pencabutan sanksi langsung terhadap PSSI.

Menanggapi pernyataan Pramono, Agum sampai mengaku ingin ke dokter spesialis THT kalau dia memang sudah salah dengar.

Horeee... PSSI akan Diaktifkan Kembali

KONFRONTASI-Ketua Komite Ad Hoc Reformasi PSSI Agum Gumelar menyebut ada kabar baik terkait Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) yang akan diaktifkan kembali, setelah dirinya melakukan audiensi dengan Presiden Jokowi.

Agum Gumelar diterima Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka Jakarta, Rabu sore, bersama dengan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

"Saya harus lapor ke Zurich secepatnya. Artinya, kabar baik, PSSI akan diaktifkan kembali," katanya setelah diterima Presiden.

Agum Gumelar: FIFA Bisa Cabut Sanksi Indonesia Jika...

Konfrontasi - Ketua Komite Ad-hoc Reformasi PSSI, Agum Gumelar, mengungkapkan ada kemungkinan FIFA bisa mencabut sementara sanksi suspensi yang mereka berikan terhadap Indonesia. Menurutnya, itu bisa terjadi jika ada respons positif dari Pemerintah Indonesia terkait pembentukan Komite Ad-hoc.

PSSI Dibekukan, Agum Gumelar: Jutaan Pencinta Sepakbola Menangis

KONFRONTASI- Agum Gumelar, yang pernah menjadi, Ketua Umum PSSI 1998-2003, meyakini, puluhan juta pencinta sepakbola nasional menangis menyikapi situasi yang semakin tidak menentu.

Jokowi Tak Puas dengan Susunan Kabinet, Reshuffle Dong

KONFRONTASI - Presiden Joko Widodo adalah orang baik yang memiliki spirit yang bagus membangun bangsa dan negara. Hanya saja, membutuhkan dukungan profesional dari mereka yang membantunya.

"Kembali pada spirit awal, Pak Jokowi ini orang baik. Sikapnya juga sederhana, kita percaya  dalam membangun bangsa dan negara," kata Agum Gumelar 

di Jakarta, Jumat (10/4).

Sekalipun begitu, lanjut Agum, saat ini dirinya prihatin dengan situasi yang berkembang. Namun, politik itupun diyakini dinamis tidak bisa dilihat pada apa yang diperoleh saat ini.

Pages