21 August 2019

Afrika

Kerja Sama dengan Afrika, Ini Janji Menko Kemaritiman

Konfrontasi - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, Indonesia-Africa Infrastructure Dialogue (IAD) 2019 yang akan diselenggarakan di Bali pada 20-21 Agustus mendatang jadi ajang Indonesia mengundang lebih banyak investasi ke Indonesia. Walau menawarkan banyak kerja sama, Indonesia tak akan melakukan eksploitasi di Afrika.

Ekspor Kereta: Inka Jajaki Negara Pemilik Tambang di Afrika

Konfrontasi - PT Industri Kereta Api (Persero) atau Inka pada semester II ini akan terus menjajaki pasar-pasar ekspor potensial yang memiliki kekayaan tambang seperti Afrika.

Direktur Utama Inka, Budi Noviantoro mengatakan saat ini pasar di Afrika cukup potensial mengingat kebutuhan kereta di sana cukup tinggi. Hanya saja, pasar di Afrika tersebut memiliki kendala finansial sehingga dibutuhkan kerja sama konsesi dengan sejumlah BUMN di Indonesia termasuk Eximbank Indonesia selaku lembaga pembiayaan.

Mereka Menantang Maut Demi Harapan di Negeri Paman Sam

KONFRONTASI-Tingginya angka kemiskinan, pengangguran, dan kejahatan membuat penduduk negara-negara di Amerika Tengah mengungsi ke Amerika Serikat (AS). Sayang, perjalanan mereka ke tanah harapan tak semudah membalik telapak tangan.

Imigran Afrika Terlantar di Perbatasan AS

KONFRONTASI-Perbatasan Meksiko-AS kini tidak hanya dikuasai imigran dari negara-negara Amerika Tengah. Ada wajah baru yang mencolok. Orang-orang kulit hitam dari negara-negara Afrika. Mereka mendirikan sebuah desa temporer di dekat pusat detensi Century XXI di Tapachula. Kian hari, jumlah imigran Afrika kian banyak.

Mereka yang sudah menyeberangi lautan dan daratan untuk sampai di Meksiko tak mau menjadi imigran ilegal dengan menyeberang sungai atau cara lain untuk masuk AS. Imigran asal Afrika itu lebih memilih untuk bersabar menanti proses suaka.

Daftar Negara yang Pernah Blokir WhatsApp Selain Indonesia

Konfrontasi - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) akhirnya kembali membuka akses WhatsApp dan media sosial di Indonesia setelah sempat dibatasi. Sebenarnya, tak cuma Indonesia yang pernah menutup akses ke WhatsApp dan jejaring media sosial lainnya.

Sri Lanka

Mengenal Lebih Dekat Virus Monkeypox yang Ditemukan di Singapura

Konfrontasi - Singapura tengah diserang virus monkeypox. Kasus pertama ini dikabarkan dibawa seorang pria Nigeria diduga telah terinfeksi oleh daging hewan liar yang dimakannya di sebuah pesta pernikahan. Lantas penyakit apakah monkeypox ini? 

Muncul di Singapura, Ini Sejarah Munculnya Virus Monkeypox

Konfrontasi - Kasus pertama virus monkeypox yang langka dilaporkan terjadi di Singapura. Pria Nigeria yang berada di negara itu dites positif terinfeksi virus tersebut pada hari Rabu lalu.

Pengidap virus ini mirip penderita cacar di sekujur tubuh termasuk wajah. Penyakit ini muncul pertama kali pada monyet di Afrika puluhan tahun silam, namun kini menginfeksi manusia. Berikut sejarah munculnya virus monkeypox dilansir dari SINDOnews.com, Jumat (10/5/2019).

WHO akan Uji Coba Vaksin Malaria ke Anak-anak

Konfrontasi - Uji coba skala besar terhadap vaksin yang disebut sebagai vaksin malaria pertama di dunia akan dimulai di Malawi, Afrika.

Vaksin RTS,S tersebut diyakini dapat memberi perlindungan sebagian bagi anak-anak karena dapat melatih sistem kekebalan tubuh untuk menyerang parasit malaria, yang menyebar melalui gigitan nyamuk.

Uji coba dalam skala yang lebih kecil telah menunjukkan bahwa kasus malaria tampaknya meningkat lagi, padahal penyakit mematikan tersebut dapat ditundukkan selama satu dekade.

Tragis, Setelah Tewas Terinjak Gajah, Jasad Pemburu Ini Jadi Santapan Kawanan Singa

KONFRONTASI-Seorang pria yang diduga pemburu liar tewas diinjak seekor gajah dan jasadnya kemudian dimangsa sekawanan singa. Otoritas hanya berhasil menemukan tengkorak manusia dan sepasang celana panjang korban.

Pria itu diyakini sedang berusaha memburu badak di Taman Nasional Kruger ketika tewas terbunuh

Pihak berwenang telah memperingatkan agar tidak memasuki kawasan cagar alam itu dengan berjalan kaki karena "ada banyak bahaya serangan hewan" di dalam kawasan itu.

Mengaku Hidupkan Orang Mati, Pastor Ini Malah Jadi Bahan Ledekan

KONFRONTASI-Gara-gara mengaku menghidupkan orang yang sudah meninggal, seorang pastor Afrika Selatan menghadapi tuntutan hukum dan jadi bahan ledekan banyak orang. Pastor Alph Lukau mengklaim telah membangkitkan orang dari kematian di gerejanya, Alleluia International Ministries, di Sandton, Johannesburg.

Klaim kontroversial itu memicu penyelidikan aparat penegak hukum. Sedangkan ledekan banyak orang bermunculan dari media sosial.

Klaim Pastor Lukau juga diperkuat dengan video yang menunjukkan dia mendekati seorang pria yang terbaring di peti mati dengan mengenakan jas putih, sarun tangan dan kapas yang dimasukkan di hidungnya. Video rekaman kejadian yang dia sebut "mukjizat" itu diambil dari luar auditorium gereja pada hari Minggu lalu.

Dalam video itu, para jemaat gereja terlihat kebingungan ketika melihat pria di dalam peti mati itu bangkit dengan ekspresi terengah-engah setelah Pastor Lukau menyentuh perutnya sambil berbicara dalam "bahasa roh".

"Bisakah Anda melihat apa yang terjadi? Pria ini meninggal sejak hari Jumat, ia berada di kamar mayat. Ini adalah tanda bahwa apa pun yang telah dilakukan iblis, itu sudah berakhir. Setan, saya katakan di mana pun saya menemukan Anda, saya akan menendang Anda," kata Lukau di tengah sorak-sorai dan tepuk tangan dari jemaat yang kebingungan, seperti dikutip face2faceafrica, Rabu (27/2/2019).

Video yang telah beredar di media sosial itu juga menunjukkan pria yang diklaim dibangkitkan dari kematian berjalan ke auditorium gereja dan memakan makanan yang ditawarkan di barisan depan sambil bersikap gelisah.

Hanya 24 jam setelah video itu viral dan memicu kemarahan serta ledekan dari para pengguna media sosial, tiga rumah duka telah melaporkan gereja itu kepada polisi pada hari Senin lalu. Pihak gereja dituduh melakukan penipuan dengan mengambil bagian dalam tindakan tersebut.

“Dengan menyesal bahwa hasil dari plot semacam itu telah memengaruhi reputasi kami sebagai penyedia layanan. Kami telah melaporkan masalah ini di kantor polisi Jeppe untuk penyelidikan lebih lanjut," kata pengacara Prince Mafu yang mewakili tiga rumah duka, Kings and Queens, Black Phoenix dan Kingdom Blue.

Dia mengatakan kepada media lokal Afrika Selatan bahwa pihak-pihak rumah duka didekati secara individual oleh orang-orang yang terkait dengan gereja yang membeli peti mati dan menyewa mobil jenazah.

Komisi Afrika Selatan untuk Promosi dan Perlindungan Hak-Hak Budaya, Agama dan Komunitas Linguistik (Komisi CRL) telah menyatakan bahwa mereka akan menyelidiki insiden "kebangkitan" di Alleluia International Ministries.

“Sebagai komisi, kita perlu sampai ke akar dari ini. Kecuali jika kita melakukan itu, orang Afrika Selatan dibawa naik dan kecerdasan mereka dihina," kata Wakil Ketua Komisi David Mosoma yang dikutip oleh media lokal, Eye Witness News (EWN).

Pages