29 April 2017

Adhie Massardi

Cara Polri Lindungi Presiden Dinilai Sudah Melampaui Batas

KONFRONTASI – Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB) Adhie Massardi mengkritik sikap Polri yang terlalu bersikap berlebihan melindungi pemerintahan Joko Widodo. Hal tersebut terkait pengusutan kasus dugaan makar yang diduga direncanakan oleh putri proklamator RI Rachmawati Soekarnoputri.

Aktivis Dituding Makar, Adhie: Polri Telah Bermain Politik

KONFRONTASI-Polisi menangkap sejumlah aktivis dengan tuduhan berupaya melakukan makar.

Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB), Adhie Massardi berpendapat, penetapan status tersangka terhadap beberapa aktivis membuktikan kalau Polri telah bermain politik.

Pasalnya, beberapa aktivis itu disangka telah merencanakan gerakan makar dengan melakukan pemufakatan jahat untuk menggulingkan pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla.

Perjuangan Gus Dur Dirusak Seorang Ahok

KONFRONTASI-Sikap yang ditunjukan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok selama ini sedikit demi sedikit merusak kehidupan berdemokrasi. Bahkan, Ahok dipandang telah merusak apa yang dibangun Gus Dur untuk menghilangkan perbedaan yang dapat menimbulkan konflik horizontal. Demikian diungkapkan Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB) Adhie Massardi.

Adhie Massardi: Ahok Merusak Legacy Gus Dur

KONFRONTASI - Aktivis prodemokrasi dan antikorupsi Adhie Massardi mengajak semua pihak mengehentikan ambisi Basuki Tjahaja Purnama alis Ahok untuk mempertahankan kekuasaannya di Jakarta lewat pemilihan gubernur. Pemimpin partai politik yang sudah kadung menyatakan dukungan kepada Ahok dan secara resmi akan mengajukan namanya sebagai calon gubernur diimbau untuk membatalkan niat itu.

Adhie Massardi: KPK Harus Segera Tuntaskan Korupsi yang Libatkan Gubernur DKI

KONFRONTASI - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) harus menghentikan silat lidahnya di ranah publik, dan segera melangkah ke jalur hukum terkait dua skandal korupsi besar, pembelian lahan RS Sumber Waras dan reklamasi Teluk Jakarta, yang patut dapat diduga melibatkan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias A Hok.

Hal ini disampaikan koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB.) Adhie M Massardi kepada wartawan di Jakarta siang ini (22/6).

Freeportgate: Setya Novanto Sengaja Ditumbalkan

KONFRONTASI-Ketua DPR, Setya Novanto (Setnov) dinilai sengaja dikorbankan dalam kasus PT. Freeport Indonesia. Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB), Adhie Massardi menduga itu terjadi lantaran kongkalikong pembaharuan kontrak PT Freeport Indonesia tercium oleh ‘penguasa’ lainnya.

“Pembaharuan kontrak Freeport itu telah menabrak Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara. Karena pelanggaran itu terkuak, maka harus ada pihak yang ditumbalkan,” ujar Adhie, Minggu (29/11).

Adhie: Bom Atom Jangan Hanya Digunakan untuk Bantai Novanto

KONFRONTASI-Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) saat ini tengah memproses kasus Ketua DPR Setya Novanto terkait pencatutan nama presiden dan wapres. Terkait hal tersebut, Koordinator Indonesia Bersih, Adhie Massardi, meminta MKD benar-benar menelusuri laporan Menteri ESDM Sudirman Said tersebut.

Tak hanya harus bisa membuktikan apakah benar ada pelanggaran etika oleh Setya Novanto, namun juga menelurusi praktik-praktik penyuapan yang dilakukan perusahaan terutama perusahaan asing.

Usir Freeport, Rakyat Indonesia Diminta Bersatu

KONFRONTASI - Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB), Adhie Massardi meminta seluruh elemen rakyat bersatu padu setelah menyadari banyaknya pelanggaran yang dilakukan PT Freeport Indonesia  (PTFI), selama beroperasi di Indonesia, termasuk menyuap pejabat untuk memutuskan perpanjangan kontrak karya.

"Saat ini momentum yang tepat bagi seluruh elemen rakyat untuk bersatu, termasuk anggota Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) yang idealnya bekerja secara fair," ujarnya  dalam sebuah diskusi yang berlangsung di gedung DPR RI,  Senayan, Jakarta, Kamis (26/11).

Sebut Rizal Ramli Bikin Gaduh, Tifatul Sembiring Tak Paham Pencegahan Korupsi

KONFRONTASI-Pernyataan miring Tifatul Sembiring yang menilai kabinet Jokowi tidak solid dan gaduh sejak masuknya tokoh pergerakan Rizal Ramli, membuktikan politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu gagal paham politik pencegahan korupsi.

Sebab apa yang dilakukan Menko Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli tidak bisa dikategorikan sebagai "kegaduhan", apalagi pertikaian politik dengan Wapres Jusuf Kalla, sebagaimana ditafsirkan bekas Menkominfo kabinet SB Yudhoyono itu.

Kritik Menko Rizal Ramli Adalah Sinyal Keberpihakan Pada Rakyat

KONFRONTASI-Saat baru dilantik menjadi Menteri Koordinator Kemaritiman, Rizal Ramli membuat heboh dengan kritiknya atas sejumlah proyek pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla.

Sebagai Menko Maritim, Rizal justru melontarkan kritik terhadap kebijakan rencana pembelian pesawat untuk maskapai Garuda Indonesia dan pembangunan pembangkit listrik 35 ribu megawatt.

Meski demikian, apa yang dilakukan oleh Rizal ternyata mendapatkan dukungan dari Gerakan Indonesia Bersih (GIB). Ketua GIB, Adhie Massardi, menyebut apa yang disampaikan Rizal itu sinyal dia berada di pihak rakyat.

Pages