17 October 2019

Abu Bakar Baasyir

Soal Pembebasan Baasyir, Maaruf Amin Pasrahkan Pada Pemerintah

KONFRONTASI-Calon Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyerahkan keputusan soal jadi atau tidaknya pembebasan narapidana kasus terorisme Abu Bakar Ba'asyir kepada pemerintah. 

"Itu kita serahkan kepada Pemerintah," kata Ma'ruf di sela kegiatannya di Tuban, Jawa Timur, Rabu. 

Ma'ruf mengatakan rencana pembebasan Ba'asyir atas dasar kemanusiaan adalah sebuah cita-cita yang baik, namun secara teknis, terkait mekanisme persyaratan, Pemerintah lebih mengetahui. 

Pengamat: Pembebasan Baasyir Harusnya Jangan di Ajang Pilpres

KONFRONTASI-Pengamat politik dari Indonesia Public Institute (IPI)  Jerry Massie menilai pembebasan terpidana kasus terorisme Abu Bakar Ba'asyir akan menggerus suara Presiden Joko Widodo di Pilpres 2019.
 
"Ini bisa berdampak buruk bagi Jokowi pada pilpres. Harusnya pembebasan jangan di ajang pilpres," kata Jerry di Jakarta, Selasa. 
 
Ia mengaku heran dengan pembisik di sekitar petahana yang seharusnya bisa memberikan masukan-masukan yang baik bagi kepentingan Jokowi di pilpres.    

Ustadz Basri Wafat dalam Tahanan, TPM Minta Ustadz Abu Bakar Baasyir Dirumahkan

KONFRONTASI -   Koordinator Tim Pengacara Muslim (TPM), menyoroti penanganan kesehatan di LP Pasir Putih, Nusakambangan. Ia mengungkapkan bahwa fasilitas kesehatan di LP tersebut tidak memadai.

“Fasilitas kesehatan sangat jauh dari memadai. Sampai saat ini tidak mempunyai fasilitas untuk pertolongan pertama bagi orang sakit,” katanya saat dihubungi Kiblat.net pada Senin (09/07/2018).

Habib Rizieq: Abu Bakar Baasyir Tak Pernah Ajarkan Terorisme

KONFRONTASI-Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab alias Habib Rizieq menyatakan bahwa terpidana kasus terorisme Abu Bakar Baasyir tidak pernah mengajarkan terorisme.

Tim Pengacara Ajukan Lima Saksi dalam Sidang Ba`asyir

Konfrontasi - Tim Pengacara Muslim (TPM) bakal mengajukan lima orang saksi dalam sidang peninjauan kembali (PK) yang diajukan terpidana kasus terorisme Abu Bakar Baasyir.

"Dari lima saksi itu, tiga orang di antaranya berada di Pulau Nusakambangan, Cilacap, (terpidana kasus terorisme, red.) sedangkan dua orang lainnya dari luar," kata anggota Dewan Pembina TPM Achmad Michdan kepada wartawan seusai sidang PK Baasyir di Ruang Wijayakusuma, Pengadilan Negeri Cilacap, Jawa Tengah, Selasa (12/1).