20 April 2019

Wah, Tatib DPRD Belum Disahkan, Pengunduran Jokowi Cacat Hukum

JAKARTA- Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Dodi Riatmadji mengatakan surat konsultasi rancangan peraturan DPRD tentang peraturan tata tertib belum ditandatangani oleh Dirjen Otda, Kemendagri.DPRD DKi bahas mundurnya Jokowi Senin depan (6/10)

"Belum ditandatangani hasil konsultasi itu oleh Dirjen. Hasil konsultasi itu berupa respon dari Mendagri. Tapi saya sudah minta supaya besok segera dikirim ke DKI," ujar Dodi saat dihubungi (Rabu, 1/10).

Alasan inilah yang jadi pertimbangan rapat paripurna pengunduran diri Jokowi sebagai gubernur DKI yang direncakana digelar besok tidak sah menurut peraturan.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana mengungkapkan bahwa seharusnya besok Kamis (2/10) tidak ada rapat paripurna. Karena rapat pimpinan yang diadakan kemarin Selasa (30/9) di Gedung DPRD DKI cacat hukum. Pasalnya, surat keputusan pengesahan fraksi belum dikeluarkan oleh Kemendagri.

"Ketua fraksi saja belum disahkan. Seharusnya ada rapat paripurna pengesahan ketua fraksi kan," kata Lulung.

Hal senada juga diungkapkan oleh Ketua DPRD dari Partai Gerindra Muhamad Taufik. Ia bahkan menyindir rapat pimpinan kemarin hanya diisi oleh sekumpulan orang partai saja.

“Itu rapat kumpulan orang partai, bukan rapat pimpinan," sindir Taufik.

Taufik setuju dengan pendapat Lulung. Diaman, selama tata tertib DPRD belum ditandatangani oleh Kemendagri, makan rapat paripurna dinilai cacat hukum dan menyalahi konstitusi.

Bahkan, menurut Taufik, rapat pimpinan yang diadakan kemarin tidak sah karena tidak dihadiri oleh empat wakil ketua DPRD. “Kemarin yang memutuskan adanya paripurna kan bukan seluruh pimpinan DPRD. Jadi melanggar hukum kalau ada paripurna besok," tandasnya.

DPRD DKI Jakarta akan kembali menggelar paripurna membahas pengunduran diri Joko Widodo (Jokowi) sebagai Gubernur DKI pada Senin (6/10/2014).

Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi mengatakan, agenda paripurna pekan depan untuk mendengarkan pandangan fraksi-fraksi atas pengunduran diri Jokowi.

Pras panggilan akrab Prasetyo memastikan, pandangan fraksi-fraksi itu tak akan berpengaruh terhadap pengunduran diri tersebut.

"Itu pandangan umum saja. Semuanya iya. Langsung ketok palu," kata Prasetyo di Gedung DPRD DKI, Kamis (2/10/2014).

Menurutnya, Jokowi akan resmi mundur pada Senin besok. Sebab setelah paripurna, DPRD DKI akan mengirimkan surat kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk memproses pengunduran diri Jokowi.

"Ya Senin secara resmi mundur. Tapi kan surat ini harus dilempar ke Mendagri. Mendagri baru keluar dan ke DPRD," katanya.[ris]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...