23 May 2019

Survei PolMark Indonesia: Elektabilitas Jokowi-Ma’ruf 40,4 %. Isyarat Bakal Tumbang?

KONFRONTASI- Hasil survei Polmark Indonesia menunjukkan pasangan Jokowi-Ma’ruf meraih 40,4% suara unggul dari pesaingnya pasangan Prabowo-Sandi yang  meraih 25,8%. Ada swing voters, atau massa mengambang yang belum putuskan sekitar 30 persen, dan kalau pemilu pilpres jurdil, luber  dan baik,  itu isyarat bahwa Jokowi bakal kalah, tumbang karena elektabilitasnya terus merosot akibat kegagalan ekonomi dan gagal penuhi janji kampanyenya sendiri 2014. Jokowi kehilangan kepercataan rakyat setelah stagnasi ekonomi berlanjut, utang bertumpuk dan impor pangan membludak (daging,beras,gula,jagung,kedelai,gandum,air, dll).

PolMark Indonesia merilis hasil survei terbarunya mengenai Pilpres 2019. Berdasarkan hasil survei tersebut pasangan Jokowi-Ma’ruf meraih 40,4% suara unggul dari pesaingnya pasangan Prabowo-Sandi yang hanya meraih 25,8%. Sisanya, 33,8% merupakan pemilih yang belum menentukan pilihan (undedicated voter).

Dengan elektabilitas masih di bawah 50% serta besarnya undedicated voters (33,8%) membuat posisi pasangan capres-cawapres dengan nomor urut 01 belum sepenuhnya aman. Sementara pasangan capres-cawapres dengan nomor urut 02 harus bekerja keras agar dapat mengejar ketertingalan dari kompetitornya.

Hasil survei ini merupakan agregat dari 73 survei daerah pemilihan (dapil). Di 72 dapil melibatkan 440 responden sementara dapil 1 Jabar 3 melibatkan 880 responden sehingga total mencapai 32.560 responden. Margin off error di 72 dapil tersebut +/- 4,8% sementara untuk Jawa Barat +/- 3,4%.

Elektabilitas Pasangan Calon Pilpres 2019 Menurut Hasil Survei PolMark Indonesia (Okt 2018-Feb 2019)

 
Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...