24 August 2019

Survei: Elektabilitas Jokowi dan Prabowo Turun

KONFRONTASI- Lembaga Media Survei Nasional (Median) merilis hasil survei yang menyebutkan 40,6% publik menginginkan adanya capres alternatif selain Joko Widodo dan Prabowo Subianto. Artinya, dua nama tersebut masih belum aman untuk bertarung di Pilpres 2019.

Direktur Eksekutif Median Rico Marbun menjelaskan, problem ekonomi yang menjadikan masyarakat tidak ingin memilih Jokowi. Sedangkan, Prabowo juga dinilai tak mampu mengatasi persoalan ekonomi saat ini.

"Masyarakat merasa pembangunan infrastruktur yang menjadi andalan ternyata belum menjadi solusi beratnya himpitan ekonomi keseharian, bahan pokok, listrik mahal. Sayangnya, data juga menunjukkan publik meragukan kemampuan Presiden dan Prabowo dalam menangani masalah itu," ujar Rico kepada wartawan di kawasan Cikini, Jakpus, Senin (2/10/2017).
 

Hasil survei disebutkan elektabilitas Jokowi sebesar 35,2% dan Prabowo 23,2%. Sulit kemungkinan Pilpres terjadi satu putaran.

"Dari hasil survei terlihat elektabilitas Jokowi tidak aman, sementara Prabowo semakin turun. Rasanya sulit membayangkan hanya ada dua pasang capres, Jokowi dan Prabowo, di Pilpres 2019," terang Rico.

Alhasil, munculah beberapa nama capres alternatif. Para tokoh alternatif tersebut dipandang punya peluang jadi kuda hitam di Pilpres 2019.

"Yang patut menjadi perhatian, ada 32,4% publik yang merasa ekonomi di zaman SBY lebih baik di zaman Jokowi (30,1%)," tuturnya.

Lantas siapa tokoh yang punya peluang jadi kuda hitam di tengah persaingan Jokowi vs Prabowo yang mulai tenggelam?

Berikut ini hasil elektabilitas capres versi survei Median:

1. Jokowi 36,2%
2. Prabowo 23,2%
3. SBY 8,4%
4. Anies Baswedan 4,4%
5. Gatot Nurmantyo 2,8%
6. JK 2,6%
7. Hary Tanoesoedibjo 1,5%
8. Aburizal Bakrie (Ical) 1,3%
9. Ridwan Kamil 1,2%
10. Tri Rismaharini 1,0%

Tokoh lainnya 4,1%
Tidak tahu/tidak jawab 13,3%
(dkp/van)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...