24 August 2019

Sudirman Said Lapangkan Jalan Neoliberalisme di Indonesia

KONFRONTASI - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) diyakini akan meperpanjang kontrak karya Freeport dan Newmont meskipun menabrak UU Minerba. Hal itu disampaikan Salamudin Daeng, pengamat ekonomi dari Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia.

“Berani taruhan ? Sudirman Said akan memperpanjang ijin ekspor Newmont danFreeport serta memperpanjang kontrak mereka, meski melanggar UU Minerba,” jealsnya.

Sebelumnya, kata Daeng lagi, Sudirman Said merupakan orang yang paling bertanggung jawab atas kebijakan kenaikan harga BBM sejak awal pemerintahan Jokowi. Akibat kebijakannya harga harga melambung tinggi (inflasi). Pada saat yang sama daya beli masyarakat amblas. Hal Inilah yang langsung memukul pertumbuhan ekonomi, pertumbuhan konsumsi dan membumi hanguskan industri.

“Kehadiran Sudirman Said dalam kabinet Jokowi ternyata memang dipasang untuk menyerang ekonomi rakyat, menghancurkan industri nasional, dan mengabadikan kebijakan untuk asing dan melapangkan jalannya neoliberalisme,” tutupnya.

Seperti diketahui, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said mengaku posisi Indonesia tidak berdaya dalam negosiasi dengan PT Freeport akibat Kontrak Karya Freeport tahun 1991 yang diperkuat MOU 2014.

“Pada tahun 2014 pemerintah juga menanda tangani MOU dengan Freeport yang memperkuat pasal kontrak 1991, termasuk meminta perpanjangan setiap saat. Jadi memang kondisi pemerintah tidak leluasa lagi untuk bernegosiasi,” kata Sudirman Said di Ruangan komisi VII DPR-RI Jakarta, Selasa (1/12).

Anggota DPR Komisi VII Kurtubi merasa heran dan mengatakan Indonesia disandra. ia bertanya-tanya, apa yang didapat bagi Indonesia dengan memberikan kedaulatan kepada Freeport. (Juft/Aktual)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...