9 December 2019

Sekretaris Jabar, Iwa Karniawa Disebut Minta Rp 1 Miliar dalam Kasus Meikarta

KONFRONTASI -  Nama Sekretaris Daerah Jawa Barat Iwa Karniwa disebut-sebut dalam sidang dugaan suap pembangunan Meikarta. Dia disebut menerima uang senilai Rp 1 miliar. Uang tersebut terkait rekomendasi Rencana  Detail Tata ruang (RDTR).

Hal itu diungkapkan Bupati Bekasi nonaktif Neneng Hasanah Yasin saat ditanya JPU KPK soal adanya aliran dana ke kantung Iwa Karniwa. Persidangan digelar Pengadilan Negeri Bandung, Jalan RE Martadinata, Senin 14 Januari 2019.

"Saya dengar Neneng Rahmi (Kabid Tata Ruang PUPR Jabar), Iwa Sekda (Iwa Karniwa) minta Rp 1 miliar," kata Neneng Hasanah Yasin.

Akan tetapi, Neneng Hasanah Yasin mengaku lupa saat menanyakan hal itu, kemungkinan besar saat bertemu dengan Neneng Rahmi dan menanyakan hal itu di rumah dinasnya.

"Sumbernya (uang) saya tidak tahu detail, tapi intinya untuk RDTR (Meikarta)," ujarnya.

Ahmad Heryawan

Selain Iwa Karniwa, nama mantan gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dan Jaksa Muda Intelejen Jan S Marinka disebut-sebut dalam sidang kasus dugaan suap Meikarta.

Saat ditanya JPU KPK soal proses perizinan yang sempat dihentikan Pemprov Jabar, Neneng Hasanah Yasin mengakuinya. Bahkan dia sempat ditelefon Ahmad Heryawan dan mempertanyakan soal proyek Meikarta.

"Saya tidak tahu itu dulu namanya Meikarta. Pak Gubernur menanyakan soal Meikarta, katanya (Meikarta) rame bangetiklannya," katanya.

Kemudian, ada surat perintah dari Pemprov Jawa Barat agar semua proses perizinan proyek Meikarta dihentikan. Kemudian dia menyurati pengembang Meikarta, bahwa untuk proses perizinan harus ada rekomendasi dari gubernur Jawa Barat.

Neneng Hasanah Yasin juga mengakui ada pertemuan di Moskow, Rusia. Saat itu Neneng Hasanah Yasin mengaku bertemu dengan Ahmad Heryawan. "Kami bertemu Pak Aher di Moskow. Saat itu saya yang menanyakan soal Meikarta," kata Neneng Hasanah Yasin saat ditanya jaksa KPK(Jft/PR)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...