20 March 2019

Sambil Gebrak Meja, Rizal Ramli Tolak US$ 3 M dari Freeport

“Sambil Gebrak Meja, Rizal Ramli Tolak US$ 3 M dari Freeport”. Pada pertemuan 2001 tsb, CEO & Pemegang Saham terbesar Freeport James Moffett setuju dgn RR utk membayar kompensasi $5 milyar ke RI krn takut dipenjara UU Anti-Korupsi AS krn sogok pejabat RI.

RR: Pada negosiasi 2001, CEO Freeport James Moffett setuju dgn tuntutan RR agar  bayar $5 M, juga setuju utk tangani limbah, renegosiasi royalties yg  rendah, divestasi dan smelter. Tapi dia minta waktu persetujuan Board yg lain di Denver. Sayang 3 bulan kemudian ganti pemerintah.

RR: Kontrak Freefort II 1991 cacat hukum — hasil nyogok GK. Karena kontrak itu cacat hukum, hasil penyogokan, tidak ada lagi “Sanctity Of Contract( kesucian contract).” Tidak ada kewajiban utk menyetujui perpanjangan kontrak Freefort 2x10 Tahun sampai 2041.

RR: Sahabat saya Pak @mohmahfudmd  hanya lihat dari luar dan secara normatif. Kontrak Kedua Freeport 1991 cacat hukum, krn ada penyogokan thd Mentri Pertambangan Indonesia.

Mahfud MD: Sahabat sy Pak RR betul, sy berbicara normanya.  Krn disitulah simpul problemnya. Tp Pak RR kan pernah di posisi penting. Kalau tahu ada cacat hukum atau penyogokan saat itu, mengapa saat Anda jd menkeu tak anda selesaikan? Jawabannya, tentu, krn masalahnya tak semudah itu.

RR: Sahabat saya Pak @mohmahfudmd  mungkin lupa 3 bulan kemudian Gus Dur diganti. CEO James Moffett sudah ngaku salah, makanya bersedia bayar $5M daripada masuk penjara krn menyogok pejabat RI


OLEH: TEMPO.CO

Tags: 
Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...