24 October 2019

Saat Pensiun 2019, Golkar akan PerSiapkan Kejutan untuk JK

KONFRONTASI  -- Wakil Presiden Jusuf Kalla yang juga politikus senior Partai Golkar menyatakan niatnya pensiun dari panggung politik pada 2019 nanti. Partai Golkar pun menyiapkan kejutan untuk rakyat Indonesia selepas JK pensiun.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Maman Abdurrahman menanggapi soal figur kader beringin sekaliber Jusuf Kalla. Dia memastikan bahwa banyak kader Golkar yang potensial untuk disiapkan menjadi calon wakil presiden mendampingi Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2019.

"Terkait mengenai pengganti (JK) ke depan dari Golkar banyak kader-kader potensial yang bisa kita siapkan dan dorong. Tentunya dengan tidak mengesampingkan faktor aspirasi publik dan juga kriteria-kriteria utamanya harus yang sesuai dengan kebutuhan Pak Jokowi dalam membawa bahtera besar Negara Indonesia," kata Maman kepada wartawan, Rabu (24/5/2017).

Namun, kata Maman, tidak menutup kemungkinan Golkar juga akan mendorong figur dari luar partai. Misalnya dari kalangan TNI, Akademisi, Birokrat dan profesional.

Untuk kandidat dari internal, Golkar telah menyiapkan mekanisme untuk menentukan dan menyeleksi kader yang akan diajukan. Soal nama-nama, Maman, menyebut bahwa hal itu masih jadi rahasia dan akan membuat kejutan bagi rakyat Indonesia.

"Ada mekanisme internal partai nanti yang menentukan serta menseleksi namun untuk siapa nama-namanya itu masih jadi rahasia, Golkar akan membuat kejutan buat rakyat Indonesia dan ini akan menjadi kado terindah buat Rakyat Indonesia," papar Maman.

Seperti diketahui, kemarin Wapres JK menyatakan niatnya untuk pensiun di 2019. Wapres JK menyatakan hal tersebut menanggapi dinamika di Rapimnas Golkar yang menyinggung soal calon wakil presiden untuk Jokowi di Pilpres 2019.

JK mengingatkan bahwa untuk penetapan pendamping Jokowi pada 2019 biasanya melalui mekanisme koalisi partai.

"Tapi belum waktunya diajukan. Golkar perlu mengevaluasi kader yang cocok untuk itu. Yang jelas bukan saya," kata JK.

Pernyataan JK membuat jurnalis tersenyum dan kaget mendengarnya. Hal ini membuat wartawan bertanya lebih lanjut alasannya.
"Kenapa Pak? tanya wartawan.

"Saya kan mau istirahat setelah ini, pastilah itu ingin menikmati dengan cucu dan sebagainya," jawab JK sambil tertawa.(Juft/Dtk)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...