25 August 2019

Rizal Ramli: Terkait Korupsi E-KTP, Presiden Jokowi Punya Kesempatan Sejarah Berantas Total Korupsi !

KONFRONTASI -  Presiden Jokowi memiliki kesempatan sejarah untuk melakukan total crackdown (pemberantasan total) terhadap  korupsi massal e-KTP.  Skandal ini amat memalukan dan sangat menghancurkan kepercayaan publik.

Demikian penegasan tokoh nasional Rizal Ramli (RR)  yang juga mantan menko ekuin era Presiden Gus Dur dan Menko Kemaritiman Presiden Jokowi, Senin ini (13/3/17). Menurutnya, Presiden Jokowi mempunyai kesempatan sejarah saat ini untuk mengubah situasi dan mentransformasikan keadaan menuju tatanan yang lebih baik dan kredibel.

Dalam dakwaan jaksa KPK di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis pekan lalu banyak nama politisi DPR dan pejabat negara yang disebut dalam proyek senilai Rp 5,9 triliun dan diduga merugikan negara sebesar Rp 2,3 triliun. Artinya, hanya Rp 2,6 triliun saja yang dipakai untuk pembiayaan proyek ini

Sementara JPU sebut Setya Novanto terima Rp574,2 miliar dari kasus e-KTP.

‘’A game changer diperlukan untuk mengubah karakter elite  yang korup,’’ tutur Rizal Ramli. maksudnya, diperlukan sosok reformis yang mampu berperan dan bekerja profesional untuk mengubah karakter elite yang korup tersebut.

‘’Kalau ini namanya sudah system failure, kegagalan system, rusak berat. Perlu total crackdown,’’ imbuh RR.

KPK sudah didesak publik agar  segera menetapkan tersangka-tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi e-KTP. Ini penting, untuk menghindari tuduhan KPK ditunggangi kekuatan politik.

KPK menyatakan bakal ada tersangka baru dalam skandal KTP elektronik atau e-KTP. Bukti aliran dana dan keterlibatan pejabat dan politisi DPR akan menjadi penentu, apakah kasus korupsi e-KTP akan menambah daftar panjang pihak yang akan terjerat hukum.

Dalam penyidikan KPK, setidaknya minimal dua alat bukti telah dikantungi untuk menuliskan keterlibatan seseorang. Bukti tersebut cukup untuk menetapkan mereka sebagai tersangka. Apalagi, jika bukti dalam persidangan menguatkan dakwaan itu.

Dalam dakwaan, ada beberapa nama pejabat dan  anggota DPR yang beberapa kali namanya disangkutkan dalam kasus korupsi. Namun, beberapa kali lolos.(kf)

 

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...