19 August 2019

Rizal Ramli Terharu, Kaum Ibu Dorong dan Dukung RR ke Pilpres 2019

KONFRONTASI- Mengharukan, ibu-ibu yang tergabung dalam gerakan #thepowerofemakemak secara resmi mendeklarasikan mendukung Mantan Menko Ekuin/Menko Kemaritiman  Rizal Ramli  (RR) sebagai calon presiden untuk periode 2019-2024. RR pun terharu, ternyata kaum ibu resah, galau dan gelisah dengan memburuknya ekonomi dewasa ini.

Kelompok yang diisi oleh berbagai kalangan ibu-ibu dari berbagai latar belakang profesi tersebut langsung mendeklarasikan dukungaannya diharapan mantan Menko Perekonomian era Presiden Abdurrahman Wahid itu.

"Kami #thepowerofemakemak dengan ini mendeglarasikan akan mememilih calon presiden rakyat yang amanah yang akan menjalankan kebijakan ekonomi yang menjehterakan rakyat, terutam berpihak pada kaum perempuan. Calon presiden rakyat pikihan #thepowerofemakemak adalah Dr Rizal Ramli," ujar Inge Mangundap, Ketua #thepowerofemakemak, di Kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (20/7/2018).

Gerakan #thepowerofemakemak melihat sosok Rizal Ramli dapat berubah sistem ekonomi yang berpihak kepada kaum perempuan.

"Kita ingin kebijakan ekonomi ya itu berpihak kepada perempuan," ujar Inge.

Selain itu Inge mangatakan pihaknya tidak ingin memilih sosok yang selama ini hanya mencari pencitraan ke masyarakat.

Baca: Jaksa Agung: Butuh Waktu Pengungkapan Kasus Pelanggaran HAM Masa Lalu

"Dan saya kenapa pilih Pak Rizal Ramli, karna saya kenal baik benar beliau dan seperti yg pak Rizal bilang dia itu enggak suka KKN," ujar Inge.

Ditemui usai deklarasi, Rizal Ramli mengatakan keberadaan ibu-ibu sangatlah penting, sebab setengah dari penduduk Indonesia adalah perempuan.

Selain itu sosok perempuan dimata Rizal Ramli dinilai memiliki loyalitas yang tinggi.

"Enggak plintat-plintut kalo laki dibujuk ini, dibujuk itu bisa geser pilihannya, kalo ibu-ibu itu loyal sekali dia jelas pemempin itu memang amanah ikhlas berprestasi dia akan pilih," ujar Rizal Ramli

EKONOMI ERA JOKOWI PAYAH

Ekonom senior Rizal Ramli menilai sistem perekonomian yang selama ini dijalankan Presiden Joko Widodo (Jokowi) payah.

Hal itu lantaran harga kebutuhan pokok di Indonesia jauh lebih mahal dibandingan harga internasional.

 

Bahkan terbaru nilai tukur Rupiah sudah menembus angka 14.519 per dolar AS.

"Mohon maaf Pak Jokowi dalam bidang ekonomi payah, dalam bidang infrastruktur hebat sekali," ujar Rizal, dikawasan Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (20/7/2018).

"Kan enggak masuk akal, harga-harga di Indonesia dua kali daripada di luar negeri, padahal rakyatnya miskin. Misalanya harga gula dua kali dari harga internasional, harga daging dua kali, harga bawang putih dua jali, harga segala macem dua kali nya," sambung Rizal.

Rizal melihat hal itu bisa terjadi lantaran kebutuhan pokok yang menjadi perioritas impor tersebut kini dikuasai pemegang kuota kartel.

Oleh karna itu, Rizal yang juga mencalonkan diri sebagai capres 2019 bertekat bila dirinya terpilih akan menghapus sistem kuota tersebut.

"Kita ubah sistem nya, kita sikat ini, kartel ini," ujar Rizal.

Baca: Tarif Tol Semarang-Solo Bersiap Naik Mulai 24 Juli

Selain itu Rizal melihat permasalahan tersebut menciptakan ketergantuangn impor yang permanen bagi Indonesia.

"Itulah kenapa dari impor bawang putih aja pengusaha untung nya bisa 19 Triliun, sogok pejabat, ini kita akan berantas semua," ujar Mantan Menko Perekonomian itu.

Menurut Rizal ketergantungan impor sulit dihilangkan lantaran selama ini pejabat negara masih doyan "sogok sana sogok sini".

"Ini lah sistem yang merusak bangsa kita. Sayangnya pemerintah enggak berani sama mereka, karna keuntungan besar, dan dibagi tokoh-tokoh, pejabat, dan sebagainya," ujar Rizal. (FF)

 

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...