17 October 2019

Rizal Ramli Tantang Prabowo dan Jokowi Singkirkan Kartel Pangan. Prabowo Siap Berantas Kartel demi Kepentingan Rakyat banyak

KONFRONTASI- Ekonom senior Rizal Ramli memberikan tantangan kepada kedua calon presiden, yakni Joko Widodo dan Prabowo Subianto, untuk menyingkirkan para mafia kartel pangan apabila salah satu dari mereka terpilih di Pilpres 2019 nanti.

Rizal mengaku pernah bertanya langsung kepada Prabowo, mengenai apa yang akan dilakukannya jika sebagai presiden dirinya didatangi oleh para taipan kartel pangan, dan ditawari uang triliunan demi memuluskan impor di sektor pangan.

"Dia (Prabowo) bilang, 'Rizal, setelah saya tidak jadi tentara, saya ketua HKTI. Seandainya saya terima uang itu, saya mengkhianati cita-cita kedaulatan pangan. Sama saja saya tembak kaki saya sendiri'," kata Rizal menirukan jawaban Prabowo, saat ditemui di Jakarta, Selasa 15 Januari 2019. Itulah jawaban dahsyat dari Prabowo. 

"Menurut saya jawaban Prabowo itu jawaban yang bagus," ujarnya menambahkan.

Kepada media ini, Prabowo menyatakan bertekad wujudkan kemandirian pangan dan energi, serta siap berantas kartel demi kaum tani dan rakyat kecil yang makin menderita oleh naiknya harga pangan,energi dan sebagainya.

Karenanya, Rizal berharap Prabowo benar-benar bisa konsisten pada perkataannya itu, dan mengingatkannya agar bisa belajar dari pemerintahan saat ini. Sedangkan Jokowi selama ini malah biarkan Mendag Enggar  impor pangan sehingga banjir protes rakyat dan kaum tani.

"Mudah-mudahan pak Prabowo belajar dari pengalaman ini. Visinya sudah bagus, strateginya sudah jelas, tetapi kalau nanti personalianya terbalik-balik, itu sama saja tidak ada perubahan," kata Rizal.

Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman itu pun mengaku ingin mempertanyakan hal serupa kepada Presiden Jokowi sebagai calon petahana. Rizal bahkan menantang, apabila Jokowi terpilih lagi di Pilpres nanti, apakah dia tetap akan mempertahankan oknum-oknum kartel pangan yang saat ini memang sudah ada di pemerintahannya.

"Saya juga mau tanya kepada Pak Jokowi apabila terpilih lagi bulan April (2019), apakah masih akan meneruskan dominasi dan pengaruh dari kartel pangan yang merugikan rakyat kita," kata Rizal.

"Rakyat Indonesia ini ingin ada perubahan, supaya hidupnya lebih baik. Untuk itu harus ada konsistensi antara visi, strategi, kebijakan dan personalia," ujarnya.

Ini berbeda dengan Jokowi yang selama ini malah biarkan Mendag Enggar  impor pangan sehingga banjir protes rakyat dan kaum tani.

(ff)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...