15 December 2019

Rizal Ramli: Presiden Jokowi Tidak Neko-Neko dan Bekerja Keras, tapi Ekonomi Melemah

KONFRONTASI- Tokoh nasional dan ekonom senior  Rizal Ramli menilai, sejauh ini Presiden  Jokowi   tidak neko-neko serta bekerja keras dengan program infrastrukturnya, namun sayangnya ekonomi cenderung melemah lebih lanjut sehingga mengurangi ekspektasi dan kepercayaan publik.  Berbagai kalangan juga melihat tidak ada terobosan dan kreatifitas dari tim ekuin di Kabinet Jokowi, sehingga menyulitkan Presiden untuk memecahkan masalah riil di sektor ekonomi rakyat yang kian melemah.
Rizal Ramli mengakui, Presiden Jokowi berusaha menjaga integritasnya, tidak neko-neko dan terus bekerja keras, tapi ekonomi yang melemah, mengalami kontraksi, makin membuat ekspektasi masyarakat menurun, bahkan  banyak rakyat yang kecewa. ''Presiden tidak neko-neko, bekerja keras dan berusaha menjaga integritas, namun ekonomi yang kian melemah dan ketidakpastian hukum, membuat ekspektasi rakyat menurun, bahkan banyak yang kecewa,'' ujarnya, kemarin.
Dalam berbagai dialog dan pertemuan dengan masyarakat madani, Mantan Menteri Koordinator Bidang Ekuin era Gus Dur dan mantan Menteri Kemaritiman dan Sumber Daya  itu mengingatkan  kebijakan ekonomi selama 40 tahun terakhir sering dianggap tidak adil karena kebijakan ekonominya yang Neoliberal. '' Di masa lalu terlalu banyak mengurus kepentingan kelompok elite. Kebijakan ekonomi negara sangat menguntungkan mereka,” kata Rizal .
Padahal, kata Rizal Ramli, keberpihakan pemerintah seharusnya lebih pada kelompok menengah dan bawah. “Inilah konsep ekonomi kerakyatan yang harus dipraktikkan pemerintah,” tuturnya.
Dengan menggunakan ilustrasi piramida terbalik, Rizal mengatakan semestinya kebijakan ekonomi bergerak dari atas ke bawah. “Dalam piramida terbalik itu jelas bagian atas merupakan kelompok mayoritas rakyat. Sementara bagian bawah adalah kelompok elite,” tegas Rizal.
Perekonomian negara, tegasnya, akan kuat jika berpihak pada ekonomi kerakyatan. (kf)

 

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...