16 December 2017

Rizal Ramli Minta Pemerintah Naikkan Permodalan Program Mekaar: Page 2 of 2

Rizal mengatakan, peningkatan bantuan modal usaha itu harus dilakukan karena kredit macet program Mekaar sangat kecil, yaitu hanya mencapai 0,21 persen. Hal itu sangat kecil bila dibandingkan dengan kredit macet Kupedes yang mencapai 0,31 persen, bahkan di bank yang kredit macetnya jauh lebih besar.

“Program ini sukses karena bayarnya tepat waktu. Jadi kredit macet kecil. Ini usaha kecil yang paling bagus,” kata ekonom senior ini penuh semangat, walau berpeluh keringat.

Rizal Ramli optimistis program itu bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat prasejahtera di seluruh Tanah Air. Karena itu, dia berharap agar program Mekaar menjangkau hingga daerah-daerah terpencil yang belum tersentuh perbankan. “Saya harap Presiden Jokowi bisa meningkatkan program ini,” ujarnya.

Mewakili Direktur Utama PNM Parman Nataatmadja, Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko PNM Arief Mulyadi mengatakan, berterima kasih atas semangat para ibu rumah tangga tersebut untuk terus meningkatkan usaha dan mengembalikan pinjaman.

Arief menginformasikan bahwa hingga kini program Mekaar sudah menjangkau sebagian besar provinsi. Program tersebut kini beranggotakan 2 juta orang, dengan pinjaman bervariasi dari Rp2 hingga 3 juta. Dia berharap para ibu tetap teratur menyicil pinjaman dan juga terus menambah pundi-pundi tabungan.

Arief juga membawa kabar gembira kepada para ibu yang mengikuti program Mekaar, yaitu janji bantuan modal dari Presiden Jokowi. Namun, bantuan itu baru dipenuhi jika mereka berhasil meningkatkan jumlah tabungan. “Pak Jokowi berjanji untuk menambah ke setiap tabungan sebesar 200 ribu rupiah jika ibu-ibu berhasil meningkatkan jumah tabungan dalam jumlah tertentu,” ujarnya.

Strategic Advisory PPM Mekar Hendrik Riwu Kore menyambut gembira usulan Rizal Ramli terkait peningkatan modal usaha bagi program Mekaar. “Kami menyambut gembira usulan Bang Rizal Ramli karena dengan itu kami bisa meningkatkan bantuan dan juga bisa menurunkan bunga,” ujarnya.

Hendrik mengatakakan, program Mekaar telah menjangkau 29 provinsi di Indonesia. “Tahun 2018 kami menargetkan semua provinsi bisa terjangkau,” ujarnya di sela-sela acara.

Ikut dalam acara tersebut yaitu Sekretaris Perusahaan PT PNM Errinto Pardede,entrepreneur Rio Sarwono, para undangan, dan pers.

Acara diselingi dengan kuis berhadiah dengan pertanyaan yang diajukan Rizal Ramli. Demi meraih hadiah, para ibu berebut menjawab pertanyaan. (mr/indonews)

Category: 

SCROLL KE BAWAH UNTUK MEMBACA BERITA LAINNYA


loading...

Related Terms



loading...

Baca juga


Loading...