21 July 2019

Rizal Ramli Kritik Ahok: Gus Dur Itu Pembela Minoritas yang Tertindas, Bukan Minoritas Penindas

KONFRONTASI- Rizal Ramli menyindir Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang membawa-bawa nama Gus Dur saat melakukan pembelaan diri dalam kasus dugaan penistaan agama. Rizal menilai, dalam kasus itu, Ahok telah menciderai nilai-nilai toleransi yang selama ini diajarkan mendiang almarhum Gus Dur.

"Jangan salah mengartikan pemikiran Gus Dur, Gus Dur itu dikenal membela minoritas, tapi minoritas yang tertindas, bukan minoritas yang menindas yang sombong," kata Rizal menyindir Ahok disela-sela acara peringatan Haul Gus Dur ke 7 di Kantor DPP PKB, Jakarta Pusat, Selasa 27 Desember 2016.

Rizal menilai, situasi kebangsaan akhir-akhir ini sudah sangat mengkhawatirkan. Mantan Menteri Ekonomi era Gus Dur itu menegaskan, pasca gelombang aksi 411 dan 212, masyarakat bawah sudah terpengaruh dengan isu sektarian, sehingga ia menilai pemerintah harus berani bersikap tegas dengan kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Ahok.

"Ini berbahaya loh, dampaknya ini, pemerintah bisa turun, dan yang lebih bahaya lagi perekonomian bisa mundur 8 tahun kecelakaan," ujarnya.

Rizal mengisahkan, pada tahun 1986 di Situbondo, Jawa Timur pernah terjadi kasus serupa. Ketika itu seorang Pria asal Mossul yang bernama Abdul telah menistakan Tuhan. Dalam kasus itu, pengadilan sempat memvonis Abdul dengan hukuman lima tahun penjara, namun rakyat yang ketika itu tidak terima dengan putusan pengadilan justru merangsek balik dan menyerang aparat keamanan.

Bahkan, kasus itu sempat melebar hingga perusakan tempat-tempat ibadah non muslim, gereja dan menyebabkan 22 gereja dan sekolah sekolah Kristen dibakar massa.

"Ini contoh bahaya kasus seperti ini. Saya minta Muhaimin dan teman teman PKB, ambil alih leadership dalam kondisi seperti ini. Selamatkan pemikiran Gus Dur yang saat ini sudah mulai hilang," ujarnya.[mr/viva]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...