29 April 2017

Rizal Ramli: Fokus Jokowi Indonesia Sentris, untuk Keadilan dan Pemerataan Pembangunan

JAKARTA-Menko Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli menjamin, pemerintahan Jokowi mendambakan terwujudnya pembangunan yang adil dan merata. Sehingga arahnya Indonesia sentris, bukan Jawa sentris.

"Stategic shift (pengalihan strategis) APBN biasanya untuk pulau Jawa (Jawa sentris), namun sampai lima tahun akan datang kita mau Indonesia sentris," kata Menko Rizal di Jakarta, Jumat (22/1/2016).

Dijelaskan mantan menko perekonomian era Presiden Abdurraman Wahid ini, alokasi anggaran akan banyak disebarkan untuk pembangunan di luar Jawa. Salah satu fokusnya adalah pembangunan infrastruktur untuk transportasi, berbentuk bandara, pelabuhan marina dan kereta api.

Kata Menko Rizal, saat ini, pendapatan serta pertumbuhan ekonomi di Pulau Jawa sudah cukup pesat. Seharusnya, bisa membiayai proyek infrastruktur secara mandiri. "Kebanyakan provinsi di Pulau Jawa sudah high income (pendapatan tinggi) dan high growth (pertumbuhan tinggi). Seharusnya sudah bisa membiayai proyek infrastuktur sendiri, tapi di luar Jawa kan belum begitu," papar Rizal.

Selain memeratakan pembangunan, lanjut Rizal, pola Indonesia sentris juga bisa menekan biaya logistik yang saat ini masih dikeluhkan kalangan pengusaha. "Apabila pembangunan merata dan industri berkembang di seluruh wilayah Barat dan Timur, maka sektor pelayaran akan hidup," ungkapnya.

Keterjaminan barang di seluruh wilayah, menurut Menko Rizal, akan mengurangi disparitas harga yang tinggi, sehingga daya saing bisa meningkat. "Sekarang itu kapal ke Timur, pulangnya kosong, apabila sudah bangkit, kapal pulang enggak kosong lagi, itu cita-cita poros maritim tercapai," katanya. [tar]

Category: 

loading...


News Feed

Berita Lainnya

loading...