22 August 2019

Rizal Ramli: Daripada Denny JA/LSI Umumkan Survey Ngasal dan “Voodo Statistics”, umumkan saja Jokowi unggul 99,9% atas Prabowo

KONFRONTASI- Tokoh nasional Rizal Ramli meminta Denny JA/LSI sekalian saja mengumumkan 99,9% Joko widodo unggul atas Prabowo Subianto, daripada  umumkan survei-survei asal-asalan dan ''voodo statistics'' yang mengelabui dan membohongi publik..

''Mas Denny JA , daripada umumkan survey asal-asalan dan “voodo statistics”, lebih baiik umumkan JKW unggul 99,9%,  kepalang basah,'' kata RR, Menko Ekuin Era Presiden Gus Dur, dalam twiternya (08/3/19).. 

''Prediksi kerap meleset, Masih percaya Lembaga Survei?,'' RR bertanya seraya menyentil/mengingatkan Denny JA yang sudah kebablasan karena survei manipulatifnya sudah keterlaluan..

RR sudah sering mengingatkan agar lembaga-lembaga survei tidak menjustifikasi kecurangan dan  karena selain tidak etis, tidak patut dan tidak bermoral, hal itu juga merusak dan mendistorsi kepercayaan publik kepada lembaga survei. Isu kecurangan makin meluas karen  survei-survei menggiring opini publik dan secara telanjang terkesan melegitimasi kecurangan.

Mantan Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Rizal Ramli memperkirakan gerakan masyarakat akan terjadi kembali apabila penyelenggara dan peserta Pemilu berlaku curang dalam Pilpres 2019

Menurut Rizal gerakan masyarakat bisa hidup kembali seperti terjadi di masa lalu apabila terjadi kecurangan dalam perhitungan suara Pilpres mendatang. 

"Jadi kalau ada yang coba super curang, kalau curang dikit-dikit ya namanya politik. Tapi kalau super curang, itu akhirnya akan menantang people power," kata Rizal Ramli dalam diskusi publik Refleksi Malari: Ganti Nakhoda Negeri? di Sekretariat Nasional Prabowo-Sandi, Selasa (15/1).

Rizal Ramli menghimbau lembaga survei di Indonesia sama seperti lembaga survei di Amerika Serikat yang terbuka memberi tahu masyarakat pemberi dana mereka. Menurutnya, hal itu dapat membuat masyarakat benar-benar mengerti maksud pelaksanaan survei.(FF)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...